Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Ku Tentukan Takdirku

Ku Tentukan Takdirku

Di tangannya, secangkir teh sudah dingin. Ia tak merasa puas, tapi juga tak sedih. Yang ia rasakan hanya ketenangan aneh—seolah semua yang selama ini ia tahan akhirnya menemukan jalannya sendiri. > “Karma itu tidak butuh undangan,” gumamnya pelan. “Ia datang ketika waktunya tepat.” Ponselnya bergetar. Pesan masuk dari nomor tak dikenal. “Terima kasih atas informasinya, Bu Alya. Kami akan melanjutkan penyelidikan lebih dalam.”
102.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 70 kali sebagai kata-kata takdir mempertemukan kita
Baca
+Pustaka
Kamu adalah takdirku

Kamu adalah takdirku

"Ikuti kata hatimu." "Kata hati?" Tyo mengangguk. "Ikuti kata hatimu yang terdalam. Karena ia tak pernah bohong." Tyo mengecek arlojinya. Sudah pukul delapan lewat dan ini sudah masuk waktu tidurnya. "Baiklah, aku ikuti kata hatiku. Aku akan menolaknya." "Terserah."
2.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 76 kali sebagai kata-kata takdir mempertemukan kita
Baca
+Pustaka
Takdir Cinta yang Malang

Takdir Cinta yang Malang

Mendengar kata-kata kejam yang diucapkan Anna, Rio tampak sangat tertekan. Dia membungkukkan badan dan berusaha untuk memperbaiki keadaan. "Anna, kita bicarakan ini lain hari, oke? Kasih aku kesempatan, kita bicarakan baik-baik." Sayangnya, Anna menolak usulannya. Anna dapat memprediksi apa yang akan dikatakan oleh Rio. Namun, Anna tidak ingin mendengarnya dan tidak perlu mendengarnya. Anna berulang kali mengabaikan permohonan Rio, lalu berkata dengan lugas, "Sampai jumpa besok pagi di Kantor Catatan Sipil."
9.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 341 kali sebagai kata-kata takdir mempertemukan kita
Baca
+Pustaka
Kebangkitan Pendekar Amnesia

Kebangkitan Pendekar Amnesia

Beberapa hal seolah sudah ditentukan sejak awal. "Bagus kalau begitu." Acharya tersenyum, "Segala sesuatu di dunia ini tidak lepas dari satu kata, yaitu takdir." "Bertemu adalah takdir, berpisah adalah habisnya takdir." "Terlalu memaksakan hanya akan menjadi keterikatan, dan keterikatan yang tertanam dalam jiwa akan menjadi iblis hati." Keterikatan? Yunda, Syamsul, dan kedua orang tuanya yang masih tidak diketahui nasibnya ... tampaknya semuanya adalah keterikatannya. Jimmy memang ingin menggenggam semuanya, tapi tidak satu pun yang bisa dia pertahankan.
9.689.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.3K kali sebagai kata-kata takdir mempertemukan kita
Baca
+Pustaka
MENYESAL MENDUAKANMU

MENYESAL MENDUAKANMU

"Jangan pernah menyalahkan takdir atas apa yang terjadi pada kita! Semua yang hidup pasti akan mati. Di mana ada pertemuan, pasti ada perpisahan. Siap tidak siap, mau tidak mau, semuanya pasti akan berakhir." "Maksud kamu apa?" Aku menatapnya sekilas dengan kening berkerut dalam. Sungguh. Setiap kata yang keluar dari mulutnya membuat hati ini semakin tidak nyaman. "Dari tadi, kok, kata-katamu aneh begitu." "Ini tidak aneh, kok, Mas. Aku hanya sedang mengutarakan apa yang ada di pikiranku sekarang." "Sudahlah. Kamu istirahat saja. Nanti aku bangunkan kalau sudah sampai," tukasku sedikit kesal.
9.8239.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 5.0K kali sebagai kata-kata takdir mempertemukan kita
Tampilkan Ulasan (32)
Baca
+Pustaka
pepee.rahmah
Dikira Malik dah tobat beneran, ehh...ternyata masih tukang bo'ong. Duhhh klo sampe Karin beneran balikan ma Malik, artinya ni cerita g jauh beda ma cerita2 translate yg lain. Tokoh utama balikan lg cowok pengkhianat. Semoga bedaa...
Uli arta
Author bagus banget ceritanya.air mata ku trus mengalir,Thor pengen ada extra part smpai Kamal merid.klo bsa bikin cerita baru utk ayesa dan Faisal. ini novel y harus di baca ya guys,nyesel klo g baca.trimakasih author Airi Mitsukuni,telah berhasil membuat aku menangis.
Baca Semua Ulasan
Takdir Jodohku

Takdir Jodohku

Chan membela diri. "Okay and thank you untuk ikat rambutnya." Chan meluruskan posisi tubuhnya dan memberi jalan untuk Rossie. Kemudian ia berkata, "ternyata takdir menginginkan pertemuan kita secara berulang. What's next?" Chan menolehkan kepalanya pada Rossie. "I don't know, kita ikuti saja bagaimana takdir kita akan berjalan," ucap Rossie lirih.
6.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 226 kali sebagai kata-kata takdir mempertemukan kita
Baca
+Pustaka
Takdir bukan Milik Kita

Takdir bukan Milik Kita

“Hari Minggu gimana? Pukul 10-an gitu di kafe Vresteck.” “Dih enak banget lo asal buat jadwal, dimana-mana nih kalau ajak ketemuan harus menyamakan jadwal kedua belah pihak.” “Halah, gue tahu jadwal rakyat jelata kayak lo semua jam segini mah nggak ada kegiatan apa-apa.”
102.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 70 kali sebagai kata-kata takdir mempertemukan kita
Baca
+Pustaka
Pertemuan Adalah Alur Takdir

Pertemuan Adalah Alur Takdir

Setiap melihat orang lewat, mereka bertanya, “Kenal Ayu? Kenal empat orang di foto ini?” “Kalau bertemu mereka… tolong bilang… pulanglah makan malam.” Warga Kota Jemberang hanya bisa menggeleng. Keluarga itu… ada yang meninggal,ada yang gila. Tidak ada satu pun yang normal. Ada yang berkata, itu hukuman dari langit. Ada sebab, ada akibat. Inilah buah yang harus dituai keluarga itu.
4.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 132 kali sebagai kata-kata takdir mempertemukan kita
Baca
+Pustaka
Takdir Bukan Lagi Milik Kita

Takdir Bukan Lagi Milik Kita

Sudut Pandang Icana. Hari ini menandai tiga bulan sejak aku dan Kevin mulai berkencan dan dia bersikeras untuk merayakannya. “Setiap hari-hari kenangan kecil itu penting,” katanya dengan senyum menawan. “Baik itu pertemuan pertama, bulan pertama, atau tahun penuh, semuanya bagian dari cerita kita.” Jadi kami berpakaian rapi, makan di bawah lampu-lampu kecil, berbagi makanan ringan, dan dia mengantarku pulang seperti pria sopan yang selalu dia lakukan.
6.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 159 kali sebagai kata-kata takdir mempertemukan kita
Baca
+Pustaka
Mendadak Dijodohkan dengan CEO Tampan

Mendadak Dijodohkan dengan CEO Tampan

kata Kinara sambil menangkup wajah Raka dengan kedua tangannya. “Apa yang sudah menjadi takdir Tuhan, pasti adalah yang terbaik untuk kita. Mungkin Tuhan mempertemukan kita kembali untuk suatu alasan, dan aku berharap ... tidak ada lagi yang akan memisahkan kita, kecuali kematian,” balas Raka dengan bijak.
101.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 57 kali sebagai kata-kata takdir mempertemukan kita
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
45678
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status