Godaan Mama Muda
Aku mengangguk pelan.
"Iya, Dok."
"Dan selama ini... kamu pernah memproses trauma-trauma itu gak?"
Aku terdiam.
"Gak pernah, ya?"
Aku menggeleng.
"Saya cuma... berusaha move on. Berusaha lupa. Berusaha sibukkan diri dengan kerja."
Dr. Maya tersenyum sedih.
"Radit, trauma gak bisa dilupakan. Trauma harus diproses. Kalau gak, dia akan terus ada di bawah permukaan, dan suatu saat akan muncul lagi, seperti yang terjadi sekarang."