Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Memikat Hati Pangeran Kelas

Memikat Hati Pangeran Kelas

“Ini hujan dan bisa-bisanya lo nggak nyari tempat berteduh.” “Gerimis doang. Gue juga nggak ngeh tadi kalo hujan udah turun soalnya gue terlalu sibuk mikirin ….” “Mikirin apa sampe nggak ngeh kalo hujan?” “Mikirin … elo.” Kenzo tersenyum sinis. “Nggak masuk akal. Sini!”
105.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 192 kali sebagai kata-kata terjebak hujan
Baca
+Pustaka
Janda Lumpuh Milik CEO

Janda Lumpuh Milik CEO

Vote dan komen oghey😉 Malam ini, entah sampai kapan hujan akan mengguyur kota. Membuat jalanan becek dan aktivitas-aktivitas di luar sana tertahan sementara. Sama dengan tertahannya seorang pria yang sedang menyesap kopi sambil duduk menaikkan satu lutut di sofa ruang keluarga.
1013.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 417 kali sebagai kata-kata terjebak hujan
Baca
+Pustaka
Nature Squad

Nature Squad

“Rain kalau ada hal yang bikin lo sakit lo cerita sama gue, lo harus ingat gue akan selalu siap jadi pendengar." Awalnya Rain tetap diam, tetapi tatapan Samudra benar-benar membuat pertahanannya goyah dan pada akhirnya ia berani untuk menceritakan semuanya. Tentang kenapa ia membenci hujan, tentang sahabat kecilnya yang merenggang nyawa saat bermain hujan-hujanan, tentang mimpi buruknya yang selalu datang setelah hujan turun. Samudra tersenyum lalu menarik tangan Rain untuk menerobos air hujan. "Sama seperti nama lo, hujan itu gak buruk."
105.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 148 kali sebagai kata-kata terjebak hujan
Baca
+Pustaka
Broken Wings

Broken Wings

Mengistirahatkan tubuh yang lelah. Mobil yang menjemputku melaju membelah jalanan Jakarta yang diguyur hujan. Aroma petrichor yang dihasilkan hujan, seolah membangkitkan kembali rindu akan kehadiran Keanu. Terlalu drama memang, tapi siapa yang mampu menolak rasa yang tiba-tiba saja muncul bersama hujan.
107.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 228 kali sebagai kata-kata terjebak hujan
Baca
+Pustaka
Terjebak Hasrat  Duda Cerewet

Terjebak Hasrat Duda Cerewet

Mata Laura terbeliak lebar mendengar ucapan itu. 'Apa katanya barusan? Memangnya tampang gue ini kayak pengemis....' Laura tak melanjutkan pikirannya karena pintu hampir tertutup. Teringat dengan tujuannya ke sini, kakinya bergerak refleks menahan pintu itu yang sedikit lagi hampir tertutup.
1.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 37 kali sebagai kata-kata terjebak hujan
Baca
+Pustaka
Suamiku Berandalan Sekolah

Suamiku Berandalan Sekolah

Cowok botak, menggigit bibir bawahnya. "Gue emang cantik, tapi lo pada jelek!" jawabku, masih berusaha menahan diri di halte. "Ikut kita!" Akhirnya aku tertarik, saat hujan deras, menimpa. "Lepasin gue!" aku tidak tau lagi, nasibku mungkin buruk. Aku minta maaf, kepada semua keluarga terutama Adelio. Tidak disangka, ada suara motor menerobos hujan.
1010.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 388 kali sebagai kata-kata terjebak hujan
Baca
+Pustaka
BANDIT GUNUNG BERBUDI LUHUR

BANDIT GUNUNG BERBUDI LUHUR

Sluurp. "Cobalah ingat-ingat lagi, Tuan Muda. Tahun-tahun belakangan ini, bahkan tidak ada dua kali hujan yang layak di musim hujan. Semuanya kacau. Mungkin saja sang Debata Raja Mula Jadi Nabolon sedang menghukum kita dan ingin kita semua mati kelaparan. Lihat saja semalam, bukannya air yang turun, malah hujan air beku."
101.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 24 kali sebagai kata-kata terjebak hujan
Baca
+Pustaka
Gelora Hasrat Terlarang

Gelora Hasrat Terlarang

“Dalam perjalanan kemari aku sempat terjebak banjir bandang dan harus menyelamatkan anak kucing yang disimpan di dalam kardus oleh orang tak dikenal dari kematiannya yang tragis.” Luna hanya menatap datar ekspresi sebal masih jelas dari air mukanya. “Aku tidak akan tertipu lagi,” celetuknya. “Bagaimana bisa banjir? Hari ini dan kemarin saja tidak hujan,” ujarnya lagi sambil menunjuk ke arah langit yang cerah.
104.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 127 kali sebagai kata-kata terjebak hujan
Baca
+Pustaka
Pendekar Salah Zaman

Pendekar Salah Zaman

Jalu menyandarkan kepala ke batu sambil ngumpat pelan. “Harusnya mereka lewat sini.” “Tapi malah gak ada.” Hujan makin deras. Angin dingin masuk sampai tulang. Jalu akhirnya makin kesal. “Kita ini sembunyi dari macan…” “…tapi gak sembunyi dari hujan sama angin.” Karta langsung nyaut santai. “Ya tahan aja pake prana.” “Segini doang ribet amat.”
10600 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 19 kali sebagai kata-kata terjebak hujan
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status