Isela: Putri yang Terbuang
Dahlia, apa yang terlihat pada dirinya memancarkan sosok wanita yang berkelas dan bermatabat, siapapun yang melihatnya pasti akan menatap kagum dan tertunduk hormat.
Berbanding balik dengan Catelyna yang setiap menjelang malam, telah berkostum tidak senonoh untuk menari di rumah bordil. Tubuhnya dijajakan untuk menjadi objek hiburan, dipandangi penuh nafsu, disentuh tanpa cinta, dan dibayar demi uang untuk bertahan hidup.
Isela menarik napasnya dengan berat, merasakan sesak yang begitu kuat menghadapi kesenjangan dari dua wanita yang hidup saling bertolak belakang.