Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Tawanan Pria Setengah Dewa

Tawanan Pria Setengah Dewa

Dan kata ‘akan menikahi’, tidak lebih dari sebuah kebohongan besar. Bisikan sensual serupa gelombang deras menerjang ketenangan yang beberapa saat lalu sulit digapai. Belum pula situasi dapat dipahami dengan baik. Gerakan menggoda dari jemari lentik menarik netra spektrum itu untuk memerangkap remang situasi kamar hingga senyum seorang wanita membuat pemilik manik mata tersebut terkesiap. Dorongan secara tidak langsung dia berikan menghindari rayuan bibir yang nyaris berbisik lebih panas. Hal demikian membuat wanita yang tengah merayu melengkingkan suara setelah sekian meter terjerembab jatuh.
1042.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.0K kali sebagai kata penenang hati wanita
Baca
+Pustaka
Ditalak Setelah Melahirkan

Ditalak Setelah Melahirkan

Beberapa wanita yang pernah mengincar suaminya, Diandra, Risa, dan Putri terbukti telah gagal menggoda suaminya. "Kurasa memang benar apa kata Kanaya. Perawatan itu juga penting. Memanjakan diri di tempat seperti ini membuat pikiran lebih rileks." Wanita itu tersenyum saat seorang karyawan wanita membuka penutup kepalanya, karena ia akan melakukan creambath.
1083.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.1K kali sebagai kata penenang hati wanita
Baca
+Pustaka
Sang Penari Pujaan Hati

Sang Penari Pujaan Hati

Happy Reading ***** "Tenanglah, Sayang. Tenang," kata Wandra mempengaruhi sang kekasih. Dia juga merengkuh Jelita dalam pelukannya. Mengusap kepalanya lembut. Beberapa kali juga memberikan kecupan pada puncak kepala. "Mas, kalau aku nggak bisa jalan gimana? Terus aku nggak bisa nari?" Jelita tergugu dalam pelukan sang kekasih.
104.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 146 kali sebagai kata penenang hati wanita
Baca
+Pustaka
Jerat Cinta Wanita Pengganti

Jerat Cinta Wanita Pengganti

"Aku harus puasa lagi? Berapa lama? Astaga, Nya. Selain kamu berhasil membuatku hampir gila, kamu juga benar-benar perempuan paling jahat sedunia!” Pradnya terkekeh. "Maaf, Mas." Perempuan itu lantas mencium bibir Antasena dengan lembut, lalu kembali melanjutkan ucapannya. "Tapi aku masih punya ini," katanya sembari memperlihatkan telapak tangannya, dan detik itu pula Antasena menangkap maksud dari ucapannya. "Dasar nakal!" ***
3.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 129 kali sebagai kata penenang hati wanita
Baca
+Pustaka
Pembalasan Wanita Terhina

Pembalasan Wanita Terhina

"Kau lah yang diam, Kak Melda! Semua orang terdiam mendengar wanita cantik bak kesuma bidadari surgawi itu menaikkan nada suaranya, wanita seindah purnama itu hampir hilang kesabaran lalu diam beberapa detik, lirih Nirmala berucap kata 'istighfar' sadar jika emosi tersulut maka bukannya menyelesaikan masalah malah menambah masalah.
520.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 528 kali sebagai kata penenang hati wanita
Baca
+Pustaka
Ketika Hati Mulai Lelah

Ketika Hati Mulai Lelah

"Mas, aku bukan perempuan hebat yang memiliki hati seluas samudra. Aku hanya perempuan biasa, yang mudah marah, cemburu dan curiga. Baru saja kemarin aku ribut dengan Weni. Aku membelamu mati-matian. Ternyata yang aku bela malah seperti ini. Kalau Weni tahu, pasti ia akan menertawakan kebodohanku." "Kenapa kamu ribut dengan Lia?" tanya Ahmad. "Weni bukan Lia. Ia berkata kalau ia akan mendapatkanmu. Apapun caranya. Melihat tipe Mas yang mudah tergoda, aku nggak yakin kalau Mas sanggup menahan godaan dari Weni. Berapa banyak perempuan yang pernah berselingkuh dengan Mas? Begitu hebatnya Mas yang digandrungi banyak perempuan."
14.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 290 kali sebagai kata penenang hati wanita
Baca
+Pustaka
Dijadikan Istri Kedua Karena Insiden

Dijadikan Istri Kedua Karena Insiden

Obat yang lebih cenderung memberikan penenang itu pun memasuki tubuhnya dengan mudah. Duduk ia di sofa, membuka laman media sosial. Mencari-cari informasi tentang cara menangani masalahnya. Cukup lama ia mencari sumber informasi yang dianggap tepat. Seketika senyum simpul tampak di bibirnya melihat sebuah artikel yang menunjukkan sesuatu yang menarik. “Kalau kalian masih bermesraan dan melupakan aku, terpaksa aku akan melakukan sesuatu.” Wanita itu menutup laman media sosial. Mulai merancang siasat yang berseliweran di kepala.
102.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 77 kali sebagai kata penenang hati wanita
Baca
+Pustaka
Hanya Wanita Pengganti

Hanya Wanita Pengganti

"Kau tidak mau mengakui mencintai istimu, tapi jika kau mendengar ada pria yang mengharapkan istrimu kau bagaikan singa yang lepas dari kandang dan siap membunuh musuhmu. Well, tanpa harus kau mengakuinya sebenarnya aku sudah tahu. Ingatlah satu hal, didunia ini wanita memiliki batas kesabaran. Jika dia mulai lelah maka dia akan pergi dan menyerah." Mateo membuang napas kasar. "Banyak hal yang kau tidak mengerti, Arsen." "Jangan katakan kau masih memikirkan tentang Heera." Arsen mendengkus tak suka. "Kau memikirkan wanita yang sudah tidak lagi ada. Kalau kau masih tidak sanggup, kau menyusul saja! Menyusahkan sekali! Jika aku menjadi Miracle, aku akan meracunimu agar kau menyusul wanita itu!
1025.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 525 kali sebagai kata penenang hati wanita
Baca
+Pustaka
Saat Cinta Menyapa Lagi

Saat Cinta Menyapa Lagi

Pemimpin mereka adalah seorang wanita bernama Selene, mantan psikolog yang pernah bekerja untuk proyek Archivist. "Kalian menawarkan luka sebagai seni," ujar Selene saat Lia menemuinya di sebuah gedung tua yang sunyi. "Tapi manusia butuh istirahat. Kami menawarkan 'Keheningan Mutlak'. Sebuah keadaan di mana pikiran tidak perlu lagi memproses emosi, sebuah halaman kosong yang tidak akan pernah ternoda oleh tinta kesedihan."
769 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 17 kali sebagai kata penenang hati wanita
Baca
+Pustaka
THE RIFTER: BOOK 1 CHILD OF THE PROPHECY

THE RIFTER: BOOK 1 CHILD OF THE PROPHECY

kata Susan dengan suara yang di tahan. “Ssshhh jangan berisik,” balas Katya seraya menutup pintu kamar perlahan, “Siren memiliki pendengaran 100 kali lebih tajam dari manusia, lo,” ujarnya dengan menepuk pundak Susan yang menunduk dengan bergemetar. “Saya hanyaa, anu ....” Dia bingung harus berkata apa, ketika semua emosi bercampur aduk. “Sudah, sudah, aku mengerti dari tindakanmu saat di ruang keluarga, aku dengar kau pernah tinggal bersama adik perempuanmu di panti asuhan?”
105.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 147 kali sebagai kata penenang hati wanita
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status