Kutunggu Jandamu
Aku berdiri mengamati tanpa kedip, siapa gerangan yang ditunggunya?
Lalu, aku terperanjat saat wanita itu menyambut seorang lelaki tua yang baru datang dan memeluknya erat. Sosok yang sangat kuhapal walau sudah bertahun-tahun berlalu, wajahnya tetap sama, hanya fisiknya yang terlihat lebih kurus dan menua. Lelaki yang dengan kehadirannya sekarang membuatku benar-benar yakin, jika wanita itu adalah Bulan Berlianku. Lelaki itu adalah ayahnya, Pak Makkatutu.
Mendadak aku berkeringat dingin, kurasakan bola mataku menghangat dan berair, ada yang terasa perih di dalam sini, mungkin ini yang dimaksud patah hati sebelum memiliki.
Hot Chapters