ANAK TUKANG CUCI PIRING
tanya Imas seraya melepas tas ranselnya yang berukuran kecil lalu meletakkannya di samping tubuh.
“Masih sama seperti kemarin. Belum masuk nasi.”
“Loh, terus makan apa, dong?” tanya Imas bingung.
“Paling makan buah-buahan atau roti, Imas. Kemarin sih suka minum susu juga, tapi sekarang malah jadi mual katanya kalau nyium bau susu.”
“Ya Allah,” tutur Imas khawatir.
“Teteh!” Kedua manusia itu menoleh bersamaan saat suara Abel memenuhi ruangan. Imas lekas berdiri, menyambut wanita itu dengan cara merentangkan tangan.