Engkau Talak, Aku Tak Menolak
Tidak ada yang perlu ditakuti.
Sejak saat itu, Diah pun mengalihkan fokus kepada Qilla dan kehamilannya. Memang, kadangkala dirinya kangen kepada anak sulungnya. Tetapi dia yakin, semua baik-baik saja.
Yang tidak pernah putus dilakukan oleh Diah adalah, doa kebaikan untuk Mya, selalu dilantunkan di setiap penghujung malam.
“Semoga Kamu bahagia, di manapun dirimu berada,” kata-kata itu selalu dibisikkan menjelang tidur dan dalam sujudnya.