Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Godaan si Petani Tampan

Godaan si Petani Tampan

Pada tahun 1970-an, aku mengikuti kebijakan nasional dan menjadi bagian dari program anak muda terpelajar yang dikirim ke pedesaan. Demi mencari sensasi baru, aku diam-diam tertarik pada seorang pria berotot dan maskulin. Di tengah malam, aku memanjat jendela untuk naik ke ranjangnya yang dipenuhi hormon maskulin. "Adri, kamu keras sekali. Sini kubantu." Pria itu mencengkeram pinggangku dan menekannya dengan kuat. "Ini pilihanmu sendiri, ya." Selain bekerja di ladang, hal yang paling sering kulakukan adalah "menunggangi" Adri dan mengayunkan tubuhku dengan lembut bersamanya. Baik itu di pegunungan yang sunyi maupun tempat-tempat terpencil di desa, jejak cinta kami tertinggal di mana-mana.
3.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 85 kali sebagai kawat jendela
Baca
+Pustaka
Cinta Lama Ditinggalkan, Cinta Baru Bersambut

Cinta Lama Ditinggalkan, Cinta Baru Bersambut

Sehari sebelum pernikahan, suamiku, Lewis, tiba-tiba berkata kepadaku, "Pernikahan ditunda seminggu. Aku harus pergi dinas." Aku memandang suamiku yang bersikap dingin, lalu tanpa sadar teringat pesan yang dikirim asistennya kemarin malam. [ Pak Lewis ingin menemaniku keliling dunia sebelum nikah. Kakak seharusnya nggak keberatan, 'kan? ] Aku menyetujui permintaan suamiku dan diam-diam membatalkan pernikahan. Keesokan harinya, Lewis dan Mary berpelukan mesra di bawah Menara Eiffel. Aku pergi sendirian ke rumah sakit untuk menggugurkan kandungan. Hari ketiga, Lewis dan Mary saling menyatakan cinta di depan jendela kaca Burj Khalifa. Aku pun memberi tahu ibu Lewis bahwa mulai sekarang aku tidak akan bertemu dengan anaknya lagi.
7.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 257 kali sebagai kawat jendela
Baca
+Pustaka
Bukan Salesman Biasa

Bukan Salesman Biasa

Duarta
Mata adalah jendela hati. Karena membantu seorang pria tua misterius, Ardhan Aji Pradiptio mendapatkan imbalan sebauh benda misterius yang mengubah hidupnya menjadi lebih baik. Selama ini nasib buruk selalu menghantuinya mulai dari karir yang jalan di tempat, dihina dan diremehkan atasannya hingga pernikahan yang sebentar lagi terlaksana justru batal. Akibat benda itu ia bisa tahu seberapa baik dan jahatnya seseorang dari bola matanya. Suatu hari ia bertemu dengan pria yang memiliki warna mata berbeda dari yang lain. Ardhan kesulitan menebak kepribadian orang itu. Lalu apa yang akan ia lakukan? Ke manakah dia mencari jawabannya? Mari ikut Ardhan mencari tahu siapa orang itu lewat kisahnya di buku Bukan Salesman Biasa.
2.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 69 kali sebagai kawat jendela
Baca
+Pustaka
Wanita Malam Presdir Kejam

Wanita Malam Presdir Kejam

AREA DEWASA 21+ Di dalam sebuah kamar apartemen mewah dan begitu megah dengan fasilitas lengkap, seorang wanita tengah memandang keluar dari jendela menatap butiran air hujan yang membasahi kaca. Ia termenung sesekali menghela nafas seolah tengah memikirkan sesuatu. Tok... Tok... Tok.... Lamunannya terhenti kala terdengar suara ketukan pintu. ia bergegas berlari ke arah sumber suara. Clek... Dengan gembiranya wanita bernama Sofia Andaresta 27 tahun itu membuka pintu, tampak seorang laki-laki berusia 30 tahunan langsung memeluknya. "Aku merindukanmu!" "Aku merindukan tubuhmu" Bisik pria itu di kuping Sofia, membuatnya sedikit geli. *** Penasaran dengan Kelanjutannya? yuk Lanjut di baca...
494 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 11 kali sebagai kawat jendela
Baca
+Pustaka
Terjerat Cinta Duda Ting-Ting

Terjerat Cinta Duda Ting-Ting

Gara-gara calon suami tiba-tiba kabur sambil membawa uang puluhan juta milikku seminggu sebelum hari pernikahan, Bapak mengusulkan agar mempelai prianya digantikan oleh Bayu, sahabatku dari orok yang jendela kamarnya tepat berhadap-hadapan dengan kamarku. Lebih mengejutkannya, Bayu yang sudah pernah gagal sekali dalam pernikahan itu setuju dengan ide di luar nurul tersebut. Bagaimana aku dan Bayu bisa menikah? Padahal selama ini kami tidak saling memandang satu sama lain sebagai lawan jenis! Ditambah lagi, rumornya Bayu bercerai karena dia tidak bisa menjalankan kewajiban sebagai suami Akankah pernikahan ini bertahan? Atau justru kami harus menelan pil pahit untuk yang kedua kali?
1.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 39 kali sebagai kawat jendela
Baca
+Pustaka
TOPENG MANIS SANG PEMBUNUH

TOPENG MANIS SANG PEMBUNUH

Langkah Hera terdengar pelan di lorong hotel. Sepatu hak pemberian tamu ke-2 ini terlalu sempit, itu sudah 5 tahun lalu, tapi ia belum mampu mengganti sepatu prada yang seperti itu . Bagi orang lain, gaun merahnya mungkin tampak mewah. Bagi Hera, itu cuma seragam. Topeng. Tangannya menggenggam erat tas kecil Hermes pemberian tamu ke-3. Di dalamnya hanya ada dompet tipis, lipstik murahan, dan kartu mahasiswa yang hampir jatuh tempo. Mahasiswa. Ya, itulah Hera di siang hari. Mahasiswi Sastra tahun akhir. Tapi di malam hari… ia menjual dirinya. Ia tidak pernah menyangka akan sejauh ini. Semua karena satu hal, uang. Adiknya butuh operasi, dan orangtuanya bahkan tak mampu bayar listrik. Hera belajar terlalu dini bahwa cerita di buku-buku tak pernah menyelamatkan orang miskin. Dan malam ini, ia harus menghadapi klien yang berbeda. Klien yang bahkan manajer tempat “kerjanya” tadi berulang-ulang, mengingatkannya, “Jangan macam-macam. Dia bukan orang biasa.” "hmm memangnya tamu seperti apa dia?" Hera menghitung jemarinya "oh, pria ini adalah tamu yang ke-9" Hera menghitung mereka untuk meyakinkan dirinya sendiri bahwa dia tidaklah semurahan itu. Managernya selalu bilang " Jangan banyak pilah pilih, untung cantik kalau tidak mah bisa gawat!" Pintu kamar 1705 terbuka otomatis. Sosok pria duduk di kursi dekat jendela, punggungnya menghadap Hera. Gelas anggur di tangannya berkilau diterpa cahaya lampu kristal. Pria itu bahkan tidak menoleh ketika Hera masuk. “Duduklah.” Suaranya berat, dalam, tapi tenang. Hera menelan ludah. Biasanya klien akan langsung tersenyum, meraba atau yang paling ekstrim langsung menerkamnya tanpa busana. Tapi pria ini? Ia hanya memandang keluar jendela, seolah keberadaan Hera bukanlah hal penting.
572 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 20 kali sebagai kawat jendela
Baca
+Pustaka
Rasa Tanpa Tatap

Rasa Tanpa Tatap

Yuendha
Liburan musim panas kali ini, Ayers memilih berkunjung ke sebuah desa kecil bernama Mittelbergheim di Alsace, Prancis. Untuk merasakan langsung kehidupan pada abad pertengahan, Ayers menyewa salah satu rumah penduduk desa, di mana dirinya selalu mendengar suara nyanyian dari seorang gadis yang tinggal di sebelah rumah tersebut. Suaranya bagus dan Ayers sangat menyukainya. Tapi anehnya gadis itu tidak pernah kelihatan saat siang hari. Dia hanya muncul saat malam untuk bernyanyi di depan jendela kamarnya yang kebetulan bersebelahan dengan kamar Ayers. Beberapa kali Ayers menyapanya, namun jangankan merespons, melihat Ayers saja pun gadis itu enggan. Siapa sebenarnya gadis itu? Kenapa dia tidak pernah keluar rumah seakan tak ada yang boleh melihat dirinya, dan kenapa dia selalu mengabaikan Ayers?
1.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 41 kali sebagai kawat jendela
Baca
+Pustaka
Hati yang Remuk dan Mati

Hati yang Remuk dan Mati

Di tahun kelima pernikahannya dengan Dave, Sheila menerima pesan suara provokatif dan foto mesra di ranjang dari mantan pacar Dave, yang dikirim melalui ponsel Dave. "Baru enam bulan kembali, dengan mudahnya dia terpikat padaku lagi." "Dia siapkan kembang api biru malam ini untukku. Aku nggak suka biru, jadi daripada mubazir, aku berikan padamu saat ulang tahun pernikahanmu." Sebulan kemudian, ulang tahun pernikahan kelima mereka. Sheila melihat kembang api biru di luar jendela, dan menatap kursi kosong di depannya. Mantan pacar Dave memprovokasi lagi, mengirim foto makan malam romantis mereka. Melihat foto itu, dia tidak nangis atau marah, melainkan diam-diam menandatangani surat cerai, dan meminta sekretarisnya menyiapkan pernikahan. "Nyonya, siapa nama pengantinnya?" "Dave dan Steph." Tujuh hari kemudian, dia terbang ke Veridia, merestui pernikahan mereka.
35.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.4K kali sebagai kawat jendela
Baca
+Pustaka
Sistem Dimensi sang Permaisuri untuk Terlahir Kembali

Sistem Dimensi sang Permaisuri untuk Terlahir Kembali

Menikah selama bertahun-tahun, Alice sangat mencintai suaminya. Dia bahkan mempercayakan tahta kepada sang suami. Alice percaya suaminya hanya mencintainya seorang, meski kini dia menjadi ratu yang cacat. Namun, kebenaran tiba-tiba terungkap. Rupanya sang suami telah meracuninya selama bertahun-tahun. Tidak hanya itu, suami Alice juga berkhianat, berselingkuh dan bekerjasama dengan sahabat baik Alice demi menguasai seluruh Kekaisaran. Mereka ingin membuat Alice tiada! Namun, di ambang kematian, sebuah jendela sistem terbuka dan menawarkan kontrak pada Alice. Tak ingin menyia-nyiakan kesempatan kedua yang diberikan, dia menerima kontrak tersebut dan menjalankan tugas untuk mendapatkan bayaran berupa kelahiran kembali. "Suatu saat aku akan kembali untuk menuntut balas. Aku akan membuat kalian menderita, hingga kalian lebih memilih kematian. Kalian akan tahu seberapa buruk neraka di dunia ini."
9.37.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 280 kali sebagai kawat jendela
Baca
+Pustaka
Cintai Aku Sepanjang Malam, Pak Dosen

Cintai Aku Sepanjang Malam, Pak Dosen

(Area Dewasa!!! 21+) "Ahh, pelan-pelan, Pak!" Suara itu membuat bulu kuduk Ivy meremang. Saat melihat dari balik jendela, Ivy melihat seorang mahasiswi dan dosennya sedang bercinta! Ivy segera mengangkat ponsel, dan merekam adegan itu. Jika beruntung, Ivy bisa mengancam dosennya dan mendapat uang untuk menutupi hutang ayahnya! Tapi, siapa sangka, takdir bergerak ke arah yang tidak terduga. Damian, dosen dingin yang Ivy tuduh telah melanggar etika di wilayah kampus, malah tersenyum miring dan menantang. "Kamu pikir, kamu bisa menjebak saya dengan trik murahan seperti ini?" Sebelum Ivy sadar, mendadak keadaan berbalik, dan Ivy malah terjebak dalam situasi tidak terduga dengan dosen tampan itu. "Pak, mohon ampuni saya! Saya akan melakukan apapun untuk Bapak!" "Apapun?" Pria itu menyeringai. "Kalau begitu, saya punya pekerjaan yang cocok untukmu."
23.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 731 kali sebagai kawat jendela
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status