Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Pengasuh Kesayangan Tuan Duda

Pengasuh Kesayangan Tuan Duda

“Maaf atas kekurangajaran saya, Nona, tapi apa Nona yakin untuk minum kopi pahit? Nona tidak pernah suka sesuatu yang pahit, setidaknya itulah yang saya ketahui.” Claudia mengerjap pelan. Ia memang tidak pernah minum kopi hitam, apalagi yang tanpa gula. Claudia lebih suka sesuatu yang manis atau kalau harus minum kopi, tentu saja yang ditambah susu dan krim. Hanya saja entah kenapa tiba-tiba Claudia mengingat kopi yang pernah Malven minum saat mereka di Jepang beberapa bulan lalu dan sepertinya baunya sangat harum. “Tidak apa-apa, bawakan saja.”
10120.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.7K kali sebagai kedai kopi nona manis
Tampilkan Ulasan (24)
Baca
+Pustaka
Agura Senja
Gaes, kmarin aku kena writer block, dan ini prtama kli ada bnyak pkiran negatif brseliweran. Slah stunya aku tkut cerita ini gak mnghibur dan gk bsa menghilangkan sedikit 'lelah' orang lain. Tpi, makasih bgt karna masih stay, makasih untuk komentar2nya juga, aku jdi tau kalau ada yg baca cerita ini.
TnaBook's
hello kak, numpang nih hehe, jangan lupa ya mampir juga ke "Godaan sang tante" , seorang pemuda yg cari pekerjaan, tapi malah dapat simpanan, bos nya sendiri, bahkan sampai memiliki anak, dan lagi, bos itu sudah memiliki pasangan hidup, gimana? penasaran kan, yuk mampir. ...
Baca Semua Ulasan
Pesona Panas Tuan Idol

Pesona Panas Tuan Idol

Kaori memilih kursi berhadapan dengan Kento. “Aku akan memesan kopi. Kamu mau minum apa Nona…?” Asuki menggantung ucapan, melirik Kaori berpura-pura tidak tahu siapa namanya. “Kaori,” sahut Kaori tersenyum tipis. “Americano saja,” singkatnya. “Baik Nona Kaori. Aku permisi sebentar,” Asuki menyentuh lengan Kento lagi yang diperhatikan Kaori.
101.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 41 kali sebagai kedai kopi nona manis
Baca
+Pustaka
Cinta Tanpa Tapi

Cinta Tanpa Tapi

Sekitar sepuluh menit, Ratna sudah kbali dengan dua cangkir kopi yang wanginya sangat menggoda. "Wangi banget ini, Non. Pakai kopi apa?" tanya pak Wook yang menyeruput kopi ya sedikit demi sedikit. "Pakai kopi yang di dapur la, Pak!" "Tapi kok beda, ya?" tanya pak Wook seolah sedang bermonolog "Beda tanganlah pak Wook." Aldo mencoba menggoda pak Wook. "Wah, ternyata kopi buatan Non mantap banget, kalah kopi buatan bik Nah. Ini seperti kopi bikinin ...."
9.856.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.2K kali sebagai kedai kopi nona manis
Baca
+Pustaka
Jebakan Manis

Jebakan Manis

Saat aku masih belum puas, Liam mendekat dan menyodorkan segelas minuman. "Aku nggak minum lagi. Hari ini sudah terlalu banyak minum, kalau lanjut lagi aku nggak bisa pulang," tolakku sambil menahan sensasi aneh di bawah sana. "Ini bukan alkohol, ini jus pereda mabuk. Minum sedikit saja agar perutmu lebih nyaman.” “Apa kamu merasa nggak enak badan? Aku melihatmu terus duduk di pojok sendirian. Bagaimana kalau kuantar pulang saja sekarang?"
3.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 70 kali sebagai kedai kopi nona manis
Baca
+Pustaka
Istri Cantik Pilihan Mamaku

Istri Cantik Pilihan Mamaku

tukas Ardhan menatap gelas di depannya itu. “Itu bukan kopi tapi latte macchiato!” Alea mengoreksi walau memang sebenarnya ada kandungan kopi juga di dalamnya. “Aku tahu karena Kak Ardhan suka minta buatin kopi susu di rumah, karenanya mungkin itu cocok buat Kakak!” “Hemm, kau terlihat normal saat bicara kuliner?” Ardhan tidak tahan ingin mencandai Alea, walau sudah ditahannya karena takut gadis itu ngambek lagi dan tidak mendukung rencananya.
1056.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.7K kali sebagai kedai kopi nona manis
Baca
+Pustaka
Tetangga Kos Menawan

Tetangga Kos Menawan

jawab gw "..........." Rena terdiam "iya Han, kenapa gw ga kepikiran ya? kenapa gw ngerasa hidup gw harus manis hari ini?" Rena pun menyadarinya "iya, lo masih harus cari sisa gula buat kopi lo Ren. Tapi inget ya, jangan sampe kopi lo ini terlalu manis nantinya! kopi terlalu banyak gula juga malah jadi ga enak!" entah filosofi gila apalagi yang gw lontarkan ke Rena
8.918.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 546 kali sebagai kedai kopi nona manis
Baca
+Pustaka
Sampai Kau Ingat Aku

Sampai Kau Ingat Aku

Zea mengecup telunjuk dan ibu jarinya bersamaan, seraya berseru, “Mamamia lezatos parantos!!” Membuahkan cengiran lebar penuh kepuasan di wajah Nadya. “Emang paling bener udah, jodohnya pie itu ya kopi hitam. Nggak ada lawan,” timpal Vivid sambil mengaduk minumannya sendiri. “Rencananya mau gue bikin variasi, Vid. Beda hari, beda flavor. Biar pelanggan nggak bosan,” ujar Nadya, matanya berbinar antusias setiap kali membahas bisnis kecilnya ini.
101.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 50 kali sebagai kedai kopi nona manis
Baca
+Pustaka
HALCYON

HALCYON

Namara menerima segelas es kopi dari Ben seraya bersungut-sungut namun tetap melakukan apa yang diminta oleh rekan kerjanya tersebut. Saat melihat apa yang diberikan Ben gadis itu sudah menduga jikalau Kaivan tegah berada di La Casa, jelas saja karena tidak mungkin Azrico akan memesan es kopi karena minuman favoritnya adalah Ice Capuccino dengan dengan extra krim dan caramel. Tok tok.... Namara mengetuk pintu sebelum akhirnya membukanya dengan tangan kirinya. “Eh, lo anak IT ya kalau gak salah?” tanya Kaivan tiba-tiba.
103.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 69 kali sebagai kedai kopi nona manis
Baca
+Pustaka
Sentuhan Pembantu Seksi Sang Tuan

Sentuhan Pembantu Seksi Sang Tuan

Tapi dia tidak memiliki aura. "Pagi," jawab Arka singkat, meletakkan tas kerjanya. "Kopi Bapak sudah siap di meja. Black coffee, tanpa gula, suhu 85 derajat Celcius, menggunakan biji kopi Arabika Gayo. Sesuai instruksi Bu Bella," lapor Nana dengan suara yang jelas dan tegas, namun monoton. Arka melirik cangkir di mejanya. Uap tipis mengepul.
14.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 448 kali sebagai kedai kopi nona manis
Baca
+Pustaka
Terjerat Cinta Dosen Baruku

Terjerat Cinta Dosen Baruku

ujar Leena dengan nada yang dibuat semanis madu, tapi jelas beracun. Yang tidak Zayn ketahui, selama libur semester kemarin, Leena diam-diam terus mempelajari resep kopi mengikuti standar Zayn. Kini hasil latihan itu membuatnya cukup percaya diri untuk menyajikan kopi tanpa ragu. Manik mata Zayn melirik cangkir itu, lalu melirik Leena dengan sorot tak percaya. Zayn sadar kalau Leena menggunakan takaran kopi yang biasa ia pesan di resto.
101.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 57 kali sebagai kedai kopi nona manis
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status