PACAR ABANGKU SAKIT JIWA
"Siapa bilang? Kau sangat cantik sayang, tanpa alis dan segala macam yang membuatmu repot itu. Dan ingat, istriku tak boleh cemberut seperti ini, bagaimana kalau bayi kita di dalam sini nanti ikut-ikutan suka cemberut juga?"
Mau tak mau aku tersenyum, meski di dalam cermin senyumku tampak aneh akibat alis yang miring sebelah itu. Entah kapan aku bisa pandai berdandan sendiri. Padahal Mas Arfan menawari ku agar memanggil MUA, tapi aku menolak. Dengan percaya diri aku mencoba merias wajah berbekal tutorial di youtube. Hasilnya lumayan, kecuali alis tak punya adab yang kini lebih mirip golok ketimbang bulan sabit.
Mas Arfan memutar tubuh agar menghadapnya. Dia meraih kotak tisu, dan dengan tela
Bab Populer