Aku Istri yang Tidak Dianggap
“Kalau kamu di rumah, aku enggak bisa melihatmu, merawatmu, Zah!”
“Ada bik Minah yang merawatku di rumah, Mas, kamu enggak perlu khawatir,”
“Tapi aku kan mau ketemu kamu,” ucapnya dengan pandangan jahil.
“Mas Essa! Jangan genit! Aku sudah jadi istri orang,” tegurku.
“Istri yang tidak dianggap tapi,” sindirinya, membuatku meringis mendengarnya. Dia benar, aku memang istri yang tidak dianggap.
Bab Populer