Selir Yang Terlupakan
Hongwu berdiri di hadapan mereka, dan untuk pertama kalinya dalam hidupnya, ia berbicara bukan sebagai Kaisar, melainkan sebagai seorang pria yang pernah berdiri di tempat yang sama dengan mereka.
"Kita sering berpikir bahwa kekuatan itu ada di tangan kaisar, di tangan jenderal, di tangan orang-orang berkuasa," katanya pelan namun lantang. "Tapi bencana ini mengajarkan kita kebenaran yang berbeda. Kekuatan yang sesungguhnya tidak ada di atas takhta. Ia ada di tangan orang biasa yang saling mengulurkan bantuan. Ia ada di hati orang yang berbagi makanan meski perutnya sendiri lapar. Ia ada di jiwa anak-anak yang tetap tersenyum meski dunia di sekitar mereka runtuh."