Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Perempuan Yang Kalian Remehkan

Perempuan Yang Kalian Remehkan

“Dia siaran langsung! Jualan baju-baju murah, sepertinya dari supplier garmen lokal. Rambutnya diikat, bajunya sederhana banget, dan dia manggil penonton ‘bestie’ segala. Aku sampai gak percaya itu istri anakmu yang ganteng dan punya perusahaan besar itu.” Suasana meja tiba-tiba berubah. Tawa-tawa kecil berganti dengan pandangan terkejut bercampur geli. “Serius? Istri Arga jualan online?” sahut Bu Lestari dengan nada tak percaya. “Katanya keluarga Baskara itu terpandang sekali. Masa menantunya jualan seperti... pedagang kaki lima digital?” “Lucu ya, Ratna. Kamu selalu bilang menantumu pendiam dan sederhana, ternyata memang ‘sederhana’ betulan,” tambah yang lain dengan tawa sinis.
861 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 32 kali sebagai kelemahan mustika merah delima
Baca
+Pustaka
Karma Perselingkuhan

Karma Perselingkuhan

Karma Perselingkuhan Bab 24 Dia Pergi Kabar tentang kecelakaan Mas Ahmad terus mengganggu pikiran. Apalagi sejak musibah itu, Fitri jadi lebih sering menghubungiku. Tanpa kuminta, dia mengabarkan bagaimana keadaan Mas Ahmad. Katanya, luka yang diderita mantan suamiku itu cukup parah. Tangan dan kaki kanannya mengalami patah pada tulang. Fitri tidak menjelaskan detailnya. Dia hanya mengatakan bahwa kemungkinan untuk pulih itu memakan waktu cukup lama.
4.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 155 kali sebagai kelemahan mustika merah delima
Baca
+Pustaka
Di Balik Topeng Menantu Lemah

Di Balik Topeng Menantu Lemah

kata Gia "Tidak... biar aku yang mengantarmu," tawar Marco. "Tidak boleh!" seru Helena, tangannya bergelayut ke lengan Marco namun segera ditepis oleh Marco. "Kenapa kau manja sekali?!" protes Marco pada Helena
1.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 31 kali sebagai kelemahan mustika merah delima
Baca
+Pustaka
Lelaki untuk Deline

Lelaki untuk Deline

Beruntung mereka masih dalam ruangan, sehingga suara Deline yang lumayan kencang tidak terlalu jelas bila didengar dari luar. Namun, tidak semua ucapan Deline itu benar! Sudah dikatakan, 'kan? Ia sendiri tidak tahu, semua perkataan itu tidak sepenuhnya dari hati. Deline mengarang agar tidak terlihat lemah. Pasal hati nyatanya ia rapuh. "El ... saat itu Aku tidak tahu apa yang harus kulakukan, apa kau tidak mencoba mengerti?" El tersenyum remeh. "Mencoba mengerti? Mencoba mengerti dirimu lalu mengabaikan rasa sakitku? Mengapa kau sangat egois?"
102.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 64 kali sebagai kelemahan mustika merah delima
Baca
+Pustaka
SANG PENDEKAR LEMBAH NAGA

SANG PENDEKAR LEMBAH NAGA

Meskipun demikian, kecantikan wajahnya tidak luntur dengan sikap emosinya itu, Delima Wulan masih saja terlihat cantik dan anggun dengan balutan kain merah terang menutupi keindahan lekuk tubuhnya. "Oh ... kau ini memang keras kepala, aku datang ke bukit Mura semuanya sudah terjadi. Aku tidak tahu menahu tentang kematian Bargowi dan anak buahnya." Ramandika semakin dibuat emosi saja oleh sikap Delima Wulan.
1032.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 838 kali sebagai kelemahan mustika merah delima
Baca
+Pustaka
KELAMBU MERAH JAMBU

KELAMBU MERAH JAMBU

Lebih baik terlambat kan ya, dari pada nggak sama sekali? Oooh, ooohhh, my God! Bagaimana bisa, si Batu Karang masih berada di tempatnya semula? Haha. Haha. Sedang bermain patung-patungan? Haha. Haha. Seperti anak kecil saja! Putih-putih melati, Ali Baba Merah-merah delima, Pinokio Siapa yang baik hati, Cinderela Tentu disayang Mama Mama Mama jadi patung
1020.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 614 kali sebagai kelemahan mustika merah delima
Baca
+Pustaka
Cinta dan Dilema

Cinta dan Dilema

Bahkan Adri telah duduk manis di kursi sampingnya. “Tidak juga. Kamu saja yang jalannya terlalu pelan.” Ingat konsep pertama, wanita itu tidak pernah mau disalahkan, begitu juga dengan Nana, ia langsung membantah Ucapan Adri. Tak ada yang berbicara lagi, Membuat suasana itu terasa sunyi. Hanya terdengar suara musik di ponsel Nana yang masih mengalun indah. Adri yang mendengar lagu Melayu itu memandang wajah Nana Dengan penuh makna. Ia sadar dari tatapan itu ada banyak makna yang dipancarkan, rindu, patah hati, kecewa, kesedihan mendominasi disana, apa terjadi sesuatu?
102.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 65 kali sebagai kelemahan mustika merah delima
Baca
+Pustaka
CINTA DALAM DUSTA : AKU BUKAN WANITA LEMAH

CINTA DALAM DUSTA : AKU BUKAN WANITA LEMAH

“Aku tidak boleh istirahat sus, besok aku akan ikut pertunjukkan museum.” Alinta berjalan perlahan-lahan, dengan kakinya yang mengecil karena penyakit kelemahan otot di bagian pinggul dan lengan. Penyakit ini adalah penyakit langka, wanita yang sedang terapi berputar melawan arah tidak mau istirahat.
107.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 197 kali sebagai kelemahan mustika merah delima
Baca
+Pustaka
Delia (Gadis Pengagum Senja)

Delia (Gadis Pengagum Senja)

Ia menunduk malu menatap ke bawah betapa perasaan aneh ini membuat anak laki-laki itu keheranan. “Damar, wajah Kamu merah banget! Kamu sakit?” Ujar Delia menatap wajah Damar seperti udang rebus yang baru masak. Delia menempelkan tangan lentiknya pada dahi Damar yang membuatnya salah tingkah.
106.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 204 kali sebagai kelemahan mustika merah delima
Baca
+Pustaka
Dilema Sang Gadis

Dilema Sang Gadis

Rasa malu, marah dan sedikit… sensasi nikmat karena merasa sepenuhnya berada dalam kendalinya. “Justin! Dasar bajingan!” Aku mengerahkan seluruh sisa tenaga untuk meneriakkan kalimat itu. Namun sialnya, suara yang keluar malah terdengar seperti sedang bermanja. “Aku bajingan?” Justin seolah baru saja mendengar lelucon paling lucu sedunia.
1.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 57 kali sebagai kelemahan mustika merah delima
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
456789
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status