Don't Be Silly. It's Precious
ujar ayahku.
"Ok yah, terima kasih."
"Apa kau masih memikirkan tentang masa lalu ayah?" tanya ayahku.
"A-ah, tidak," jawabku terbata-bata.
"Apa kau kecewa?"
"Ah ayah, aku tidak marah, kecewa, ataupun takut denganmu, aku malah merasa kalau ayah sangat hebat, keadaan memaksa ayah untuk melakukannya, namun, sekarang ayah sudah menjadi orang yang lebih baik, itu sungguh luar biasa," jelasku.
Hot Chapters