Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Kembalinya Sang Pewaris yang Terbuang

Kembalinya Sang Pewaris yang Terbuang

“Bar, CH4!” seru Kael, ada kepanikan yang berusaha disembunyikannya saat menyerukan perintah aneh itu pada tangan kanannya. “Heh? CH4? Metana?” Alis El terangkat keheranan. Kael berdecak tak sabaran. Dari seberang sana, Nyonya Pranata meneriaki anak buahnya. “Tangkap yang perempuan!”
798 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 19 kali sebagai kembang sekar
Baca
+Pustaka
Gadis Kembar Membuat Cinta Kembali Berlayar

Gadis Kembar Membuat Cinta Kembali Berlayar

"Maaf sebelumnya, Tuan El. Apakah ada yang perku dibicarakan lagi, sehingga anda bela–belain datang kemari?" "Ini terkait permintaan customer. Mereka ingin konsepnya sedikit terkesan elegant, jadi bunga bugenvil yang warna terang sebaiknya diganti dengan bunga warna agak gelap." "Ohh, baiklah. Nanti saya akan menggantinya dengan bunga lavender dan mawar merah. Agar terkesan lebih mewah. Ada lagi?" Sementara Sabrina dan Elvano berbincang mengenai masalah bisnis mereka, Erlangga malah asyiik menikmati kopinya dan sepiring makanan ringan. Sampai kedua rekan bisnis itu selesai.
102.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 72 kali sebagai kembang sekar
Baca
+Pustaka
Keris Bunga Bangkai

Keris Bunga Bangkai

Jeritan histeris dari dalamnya keluar lewat celah di atasnya, menghasilkan suara yang bagaikan siulan kematian dari dunia bawah. “Sudah kukatakan, jangan pernah dekati bunga iblis itu,” ujar Tarendra lirih bercampur ngeri. “Semua sudah terlambat. Tak ada satupun yang bisa keluar dari sana hidup-hidup, kecuali orang yang menguasai Keris Bunga Bangkai yang ada di dalamnya?” balas Tarendra. Rangkahasa pun mulai hilang kesabaran. Di saat Dharma sedang diselimuti kebimbangan itu, Rangkahasa memelintir tangannya, dan mendorong dada Dharma dengan kakinya.
1043.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.6K kali sebagai kembang sekar
Tampilkan Ulasan (26)
Baca
+Pustaka
Rytíř
Pembaca budiman, kali aja ada yang tertarik dengan cerita urban/realistis tema keluarga dan juga bisnis, boleh kunjungi juga buku berjudul "Pembalasan Mantu Kampungan", juga terbit ekslusif di platform ini.
Flashblue Iori
Untuk pembaca yang sempat saya janjikan lanjutan buku kedua, secara pribadi saya benar-benar mohon maaf karena saat ini masih dalam proses review. Namun jika berkenan, ada buku lain tema Lit-RPG fantasy yg sudah publish, "The Loser No 1 : Trapped Inside Alorexa" Mohon berkenan untuk mampir.
Baca Semua Ulasan
Kembang Desa di Lubang Buaya

Kembang Desa di Lubang Buaya

"Hmm, apa sekarang kau percaya kalau kau dan Andrea adalah kembar?" "Apa di dunia ini ada yang kembar sangat identik seperti kami berdua tanpa memiliki hubungan darah?" "Ah, ya! kencangkan sabuk pengamanmu! kita akan segera ke tempat itu!" "Kemana?" Wina tak memperoleh jawaban, Darius langsung menginjak gas dan mobil melaju dengan kencang. ***
1.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 27 kali sebagai kembang sekar
Baca
+Pustaka
Bukan Bunga Bakung

Bukan Bunga Bakung

ucap Maryamah kembali membuka pembicaraan. “Wuih, betul mba. Di kita biasa dikenal dengan Bakung kan mba ya? Itu bunga kesayangan kedua orang tuaku mba,” Diandra mencoba mengkonfirmasi bunga Lili yang disebutkan Maryamah sebagai bunga Bakung. “Iya Di. Bunga cantik ini di Jakarta biasa dikenal sebagai bunga Bakung. Selain itu, varian bunga ini juga banyak betul dan hampir semuanya cantik-cantik,” tambah Maryamah menjelaskan.
965 DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 20 kali sebagai kembang sekar
Baca
+Pustaka
Kekasihku, Jodoh Saudara Kembarku?

Kekasihku, Jodoh Saudara Kembarku?

"Ternyata kamu." "Enggak sabar banget kamu nungguin Sky, kangen?" tanya Gema. "Kok kangen?" tanya Aneska. "Enggaklah. Buat apa juga aku kangen sama Sky, orang dia calonnya Nana. Ngambek nanti Nana kalau pacarnya dikangenin sama aku." "Bisa aja," kata Alnaira sambil tersenyum. "Oh ya, ini aku bawa bunga nih," kata Gema. "Wangi lho, asli."
63.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 84 kali sebagai kembang sekar
Baca
+Pustaka
Kembalinya Ayah Milik si Kembar

Kembalinya Ayah Milik si Kembar

Wanita itu juga berjanji akan menjaga janinnya dengan baik. Ben datang dengan membawa camilan yang mengenyangkan karena pastinya si kembar akan kelaparan setelah keluar dari kolam. Apalagi ini sudah dua jam mereka berenang. Ketika Ben keluar, si kembar menyambutnya dengan antusiasme yang heboh. Ternyata mereka benar-benar kelaparan setelah beraktivitas kegiatan yang tidak mengeluarkan keringat. Si kembar melahap cake coklat seperti red velvet yang dibawa oleh Ben.
105.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 162 kali sebagai kembang sekar
Baca
+Pustaka
Kembalilah Padaku

Kembalilah Padaku

Setelah beberapa saat, mengetahui bahwa Melanie akan pulang saat itu di sore hari, dia mengeluarkan ponselnya dan mengirimkan sebuah pesan: “Kapal cintanya tiba lebih cepat hari ini, naiklah ke kereta menuju langit (teras) dan ikuti jalan yang paling cantik hanya untuk wanita paling cantik di dunia (jalan dari kelopak mawar merah), dan datang dan nikmatilah momen bersama cinta sejatimu. Catatan: Terimalah permintaan maafku ….”
9.286.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.6K kali sebagai kembang sekar
Baca
+Pustaka
Kembalinya Sang Pewaris

Kembalinya Sang Pewaris

"Aku hanya ingin menjaga nama baik perusahaan dengan tidak memperkerjakan seseorang yang memiliki reputasi buruk. Hal itu bisa menghancurkan citra perusahaan yang telah susah payah dibangun oleh kakekku dan semua pihak yang terlibat." Dante menunjuk pada layar putih di sampingnya. Di dalam layar yang besar itu terlihat beberapa lembar foto yang memperlihatkan wajah Emily cukup jelas. Dalam foto itu Emily tidak sendirian, melainkan bersama banyak laki-laki yang berbeda dan dia tampak mesra dengan mereka. Dante tersenyum dalam hati. Ini adalah pukulan keras sekaligus terakhir yang dia berikan pada Emily sehingga wanita itu tidak akan pernah berani muncul di hadapannya lagi. "Yang terakhir. Seb
3.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 120 kali sebagai kembang sekar
Baca
+Pustaka
Jatuh Cinta Pada Adik Musuh

Jatuh Cinta Pada Adik Musuh

Dia kemudian merangkul Sekar lagi. "Lo harus mandi. Nanti gue suruh John cari kembang tujuh rupa. Tuh bibir lo juga harus digosok seratus tujuhpuluh tiga kali. Dah kagak suci lagi!" Sekar memonyongkan bibirnya. Apanya yang tidak suci. Orang ciuman Shaka enak kok. Eh? Sekar melototkan matanya. "Itu kenapa mata lo melotot-melotot gitu?" Kayden melirik Sekar sinis. "Baru sadar sama kebegoan lo sekarang lo? Udah telat!"
3.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 110 kali sebagai kembang sekar
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status