Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Petualangan Sukma Harum: Darah Sang Raja

Petualangan Sukma Harum: Darah Sang Raja

Dari ciri-cirinya ini Sukma Harum mengenal mereka. Empat Kembang Berduri. Berbaju merah adalah Mawar. Baju putih adalah Melati. Baju ungu adalah Dahlia. Yang paling muda adalah Alamanda, yang berbaju kuning. Mereka adalah pemburu hadiah.
101.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 65 kali sebagai kembang sekar
Baca
+Pustaka
DIMADU TANPA RESTU

DIMADU TANPA RESTU

Mereka berjalan perlahan menuju pintu rumah, langkah mereka penuh semangat. Sementara itu, Sekar baru saja kembali dari halaman belakang. Di tangannya tergenggam sebuah gembor kosong yang hendak ia isi ulang, karena belum semua tanaman yang ia siram. Saat pandangannya jatuh pada sepasang paruh baya yang sangat ia kenali itu, Sekar langsung menghentikan langkah. Ia meletakkan gembor di pinggir teras dan segera berjalan cepat menghampiri mereka.
103.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 77 kali sebagai kembang sekar
Baca
+Pustaka
After We Married

After We Married

Dia bukan orang hebat atau sebaik yang ada dalam gambaran Sekar kepadanya. Sekar tersenyum sekali lagi sebelum mulai berjalan menyusuri jalan tamannya. Dia terkadang berhenti sejenak didepan sekumpulan jenis bunga dan mulai memperkenalkan kepadanya nama bunga itu, dari mana dia mendapatkannya, kapan waktu mekarnya, bagaimana cara menanamnya, hingga manfaatnya. Sekar menjelaskannya hingga sedetail mungkin yang membuat Arya secara tidak sadar terpana akan pengetahuanya dan kecintaannya kepada bunga. Jarang dia melihat perempuan yang memiliki pengetahuan tinggi seperti dirinya.
9.515.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 538 kali sebagai kembang sekar
Baca
+Pustaka
Bahagia Setelah Terusir

Bahagia Setelah Terusir

"Nah, ini dia anak kami namanya Kembang. Dia kuliah satu fakultas kan dengan Arbain?" Tera menguping pembicaraan di luar. "Iya, Bu. Kak Arbain ini kakak senior aku di kampus dulu." Suara Kembang terdengar sangat bersemangat. "Iya, Mbak. Tanpa basa-basi, Kembang juga pasti sudah cerita kedatangan kami ke sini untuk melamar Kembang." Deg. Tera tersentak. Tubuhnya tersandar ke dinding. Badannya gemetaran, tetapi tetap bertahan, barangkali ia salah dengar.
109.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 356 kali sebagai kembang sekar
Baca
+Pustaka
Mencintai Memori Terkelam

Mencintai Memori Terkelam

jawab Seika sambil tersenyum melihat kembang api berwarna-warni tersebut. "Kembang apinya sangat indah Kenichi" ujar Seika menoleh ke arah Kenichi sambil tersenyum takjub. Kenichi memegang wajah Seika dan mengecup bibir gadis itu dengan pelan. Sang gadis membulatkan matanya, terkejut dengan ciuman tiba tiba tersebut namun beberapa detik kemudian terbuai oleh ciuman lembut yang Kenichi berikan.
105.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 113 kali sebagai kembang sekar
Baca
+Pustaka
Dewi Ambigu

Dewi Ambigu

Penjelasan Lestari cukup gamblang dan bisa dimengerti. Ambigu turun dari balai-balai itu, dan menyimpan keris itu baik-baik. Tubuh kecil itu kemudian menimba air dari sumur dan menuangnya pada sebuah ember. Lalu bagaimana dia bisa mendapatkan kembang setaman malam-malam begini? Kemudian gadis itu kembali pada neneknya untuk bertanya. “Bunga setaman itu apa saja nek?” “Kenanga, mawar merah, mawar putih, melati, Cempaka putih (kanthil),” jawab Lestari
105.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 193 kali sebagai kembang sekar
Baca
+Pustaka
KEMBARAN DEWA PERANG

KEMBARAN DEWA PERANG

Di tengah kerumunan ras iblis, sebuah suara muncul, "berani sekali kau menghabisi para kesayangan baruku..? " Seorang ras iblis berwarna merah, dengan kedua gigi tajam yang panjang dan mata yang sangat besar berjalan dan keluar dari kerumunan. Dia adalah Cecar, salah satu kepercayaan dari iblis merah. "Oh ternyata Cecar," tanpa rasa takut Luhan kembali berkata, "bukankah aku sudah pernah bilang jangan mengganggu dunia yang aku jaga, dan kalian masih saja merusak dunia yang aku jaga."
101.7K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 34 kali sebagai kembang sekar
Baca
+Pustaka
Ajari Cinta Jatuh Cinta

Ajari Cinta Jatuh Cinta

Kalau lagi tercerahkan dia kadang bicara soal akherat saat asyik dugem bareng kawan maksiat nya. "Ah, segar banget ya aromanya." Lubang hidung Kinan kembang kempis. Terus membesar dan mengempis menikmati aroma lavender, rose, jasmine, dan bunga-bunga terapi yang menggelitik moncongnya.
103.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 137 kali sebagai kembang sekar
Baca
+Pustaka
Selir Sang Pangeran

Selir Sang Pangeran

jawab Sekar. Dia sibuk memotong tangkai bunga. Jika kelopaknya tadi akan digunakan untuk taburan, maka yang ini akan disimpan di pot yang akan menghiasi ruangan. "Apa kamu ndak menaruh hati kepadanya? Bukannnya kalian dari kecil selalu bermain bersama?" Sekar tersenyum menjawab pertanyaan itu. Memang dia dan raden sejak dulu sangat dekat. Namun, menginjak usia remaja, putra ketiga dari raja itu dilarang bergaul dengan sembarangan orang.
1013.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 535 kali sebagai kembang sekar
Baca
+Pustaka
Dihamili Suami Saudara Kembarku

Dihamili Suami Saudara Kembarku

Tangannya yang tadi pagi diperban oleh Valeria sudah mengering, tapi nyeri itu tetap terasa — bukan dari luka fisik, melainkan dari pikiran yang tidak berhenti berputar. Ia menatap jalan di depannya dengan tatapan kosong, sampai matanya menangkap sesuatu di sisi kanan jalan, sebuah toko bunga besar, dengan etalase kaca yang dipenuhi warna-warna cerah — mawar merah, putih, dan kuning, semuanya disusun dalam bentuk buket indah. Di atas pintu kaca bertuliskan “Maison de Fleur – Love Speaks in Petals”.
103.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 113 kali sebagai kembang sekar
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status