Aku Istri yang Tidak Dianggap
ucapnya lagi, kali ini seraya menoleh ke kursi belakang dan menjulurkan tangan kanannya untuk mengusap lembut pipi cubby Ameera.
“Iya, Bu Dokter, tadi Ameera cuma takut dokter kenapa – nama, habis bu dokter diam aja pas papa panggil,”
“Iya, Sayang, nanti dokter terapi lagi deh, biar enggak takut sama hujan lagi, he he he”