Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
BERGANTI PASANGAN

BERGANTI PASANGAN

saran Nayyara. "Gak bisa, neng. Susah lewatnya nih!" tunjuk ibu pemilik warteg kepada pintu setengah badan di dekat beliau, fungsinya memang untuk keluar masuk. Tetapi pintu itu memang kecil, sedangkan si ibu badannya eum maaf lumayan berisi, yah tentunya pasti sulit baginya untuk keluar masuk. Dengusan sebal keluar dari bibir tipis Nayyara, setelahnya, "DOYAM!" teriaknya teramat keras seperti tidak ingat dunia. ***
1010.4K viewsCompletedAdded to Library 383 Times as kening berdenyut
Read
+Library
Ceo Menikahi Gadis Desa

Ceo Menikahi Gadis Desa

sapa Husna sembari membantu Ibunya berkemas " Iya Sayang, Oh ya Bima!Ini Mas beliin Kamu jajan untuk stock di kampung" " Banyak sekali Mas, terimakasi ya" " Iya sama-sama!Oh ya Pak, Buk, ini ada sedikit dari Saya dan Husna!tolong di terima Ya" Denta memberikan amplop tebal kepada mertuanya, mungkin ya...kaisaran sepuluh jutaan. " Eh Nak Denta, tidak usah repot-repot!Bapak sama Ibuk masih ada kok" Ibu Husna menolak secara halus
1.2K viewsOngoingAdded to Library 33 Times as kening berdenyut
Read
+Library
Ibu Susu Bukan Pengganti

Ibu Susu Bukan Pengganti

Keran ini beda, berbentuk pipih, mengilap, dan terlalu modern. Wanita itu menekan pelan tapi tidak keluar air. Digeser sedikit justru menyemprot ke arah dinding. "Astaga. Ya, ampun ... astaga!" kata Denada berseru dan tersentak kaget. Dia segera menutup kembali keran itu. Jantungnya berdetak cepat lalu menarik napas dalam dan menyapu seluruh ruangan itu.
101.4K viewsCompletedAdded to Library 28 Times as kening berdenyut
Read
+Library
Dirty Office

Dirty Office

] Nando berteriak kegirangan, terdengar suara gaduh kertas-kertas yang berantakan di latar belakang. [Bukan hanya itu, pesanan untuk polimer kontrasepsi terbaru kita mengalami lonjakan dari distributor negara A Utara. Mereka minta stok tambahan dua kali lipat! Cepat datang ke kantor!] ​Keenan mendengus, meskipun sudut bibirnya terangkat membentuk senyum tipis. [Aku akan datang seperti biasa, Nando. Jangan seperti orang yang baru pertama kali melihat uang.]
1036.3K viewsCompletedAdded to Library 1.0K Times as kening berdenyut
Read
+Library
Rahim Sewaan Sang CEO

Rahim Sewaan Sang CEO

Ia masih saja bertanya-tanya, rumah sakit sebesar ini mengapa tidak bisa membayar tagihan dengan debit? Saat melewati lorong tempat mereka duduk tadi, Gerald sekilas melihat Dena tengah membuka dompet kulit berwarna merah yang serupa dengan milik Felicia. Pikiran buruknya tentang wanita itu semakin kuat. Firasatnya tidak mungkin salah, Dena bukan berasal dari kalangan wanita baik-baik seperti pemikiran Felicia. “Benda itu milik Felicia, bukan?” Gerald menegur seraya mengambil alih dompet.
108.9K viewsOngoingAdded to Library 319 Times as kening berdenyut
Read
+Library
Semalam Dengan Sepupumu

Semalam Dengan Sepupumu

“Rama benar Pah, apa yang kita miliki ini sudah cukup untuk masa depan anak cucu kita nanti. Kita sudah tua, jangan menyiksa diri memikirkan hal yang tidak akan kita rasakan. Mama tidak yakin bekal kita cukup untuk di akhirat nanti.” “Kalian … Arghh.” Denis mengerang sambil memegang dada kirinya. Malika dan Rama langsung menghampiri, riwayat penyakit Denis adalah jantung dan hipertensi. “Pah, duduk dulu.” Malika mengarahkan suaminya untuk duduk. “Aku hubungi dokter,” usul Rama langsung mengeluarkan ponselnya. Denis masih meremas dadanya sambil memejamkan mata dan mengatur nafasnya.
105.3K viewsCompletedAdded to Library 149 Times as kening berdenyut
Read
+Library
Pembalasan Tuan Muda Terkuat

Pembalasan Tuan Muda Terkuat

Tanpa disadari, bahkan cara wanita itu menyapanya telah berubah dari 'adik kecil' menjadi 'Tuan'. Ryan mengangguk. "Namun, aku tidak yakin apakah Keluarga Jeager mampu membelinya," ujarnya, nada suaranya sedikit menantang. Lucy segera mengeluarkan kartu debit Bank Central Nexopolis dari tasnya dan berkata kepada Ryan dengan hormat, "Tuan Ryan, kartu ini berisi 200 miliar Nex. Nomor pin kartu tersebut adalah 123654. Kartu ini mewakili semua aset saya saat ini, dan saya akan menggunakannya untuk membeli keempat pil ini dari Anda. Tentu saja, ini masih jauh dari cukup, jadi saya akan menambahkan syarat lain."
9.71.3M viewsOngoingAdded to Library 26.2K Times as kening berdenyut
Show Reviews (80)
Read
+Library
Raden Arya
Salam Kak Rionir, semoga selalu diberikan kesehatan dan rezeki yang berlimpah. untuk pembaca setia juga semoga sehat selalu. izin promosi ya kak. untuk teman-teman yang suka novel action, mafia, balas dendam, dan identitas rahasia. pokoknya wajib baca novel Balas Dendam Putra Mafia Terkuat. ...
Adelia
maaf mengotori kolom komentarnya izin promosi cerita aku, aku harap kakak dapat membaca cerita aku dan memberikan nilai kepada cerita aku terimakasih kak Judul: Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasihku.
Read All Reviews
365 Hari Bersama Sang CEO

365 Hari Bersama Sang CEO

Berry merapikan kemejanya yang keluar dari roknya, ia kemudian mengambil beberapa lembar tisu dan mengusapkannya pada wajahnya yang sangat berkeringat dan berminyak. Bu Dinan menggelengkan kepalanya heran, apa yang dilihat para wanita di kantornya dari Kim Seok Hoon. Padahal aktingnya sangat buruk, ia hanya mengandalkan wajahnya saja dalam industri ini menurutnya. Berry mengeluarkan sebuah sapu tangan dari dalam bajunya, ia sembunyikan benda itu di dalam branya. Mata Bu Dinan terbelalak melihat itu, “Benda apa yang kau sembunyikan disitu?”
102.6K viewsOngoingAdded to Library 99 Times as kening berdenyut
Read
+Library
AKIBAT HASRAT TAK TERBENDUNG

AKIBAT HASRAT TAK TERBENDUNG

jawabku. "Iya, honey, kemarin salah pencet kode PIN jadi ya terblokir. Mau ke bank kok males sekali. Maaf ya honey merepotkan kamu," ucap Andrean. "Gak apa-apa honey, tenang. Uang saku dari Reno Banyak buatku tiap bulan. Belum lagi uang kebutuhan belanja dapur bulanan, uang untuk beli make up dan pakaian. Masih sisa banyak," ucapku.
1061.2K viewsOngoingAdded to Library 1.3K Times as kening berdenyut
Read
+Library
Penguasa Negeri Jin

Penguasa Negeri Jin

Dadanya sesak turun naik Sambil usap-usap perutnya dia memandang ke arah keranjang. "Aku sudah menelan tujuh puluh empat kibul ayam jantan. Tinggal tiga ekor itu. Huh ... aku akan sembuh! Pasti sembuh! Kalau tidak, pemuda asing itu akan kucabut duburnya, akan kubetot ususnya! Tiga ekor lagi... Tapi aku benar-benar kenyang! Rasanya mau muntah!" Ruhkentut alias Nenek selaksa Kentut usap-usap perutnya yang gembul. Lalu
1032.0K viewsCompletedAdded to Library 769 Times as kening berdenyut
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status