Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Kenangan Rindu

Kenangan Rindu

Lalu, dia juga melihat ada beberapa pesan dari nomor yang tidak di kenalnya. Hai, Andre. Gimana kabar kamu? Andre, maaf kalau aku lancang. Tapi aku ga bisa bohongin perasaan aku selama ini ke kamu. Aku kangen kamu, Ndre.. Andre di buat terheran-heran dengan isi pesan tersebut karena dia tidak mengetahui dari mana asal pesan tersebut berasal. Sejenak dia tidak menghiraukan pesan tersebut, dia lebih memilih untuk segera menelepon kembali Sarah yang sedang berada dalam perjalanan menuju ke Bandung.
104.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 86 kali sebagai kening berdenyut
Baca
+Pustaka
Dompet Tak Terbatas

Dompet Tak Terbatas

Headline-nya berkilau: "SIXTUBE MELEDAK: 12 JUTA PENGGUNA DALAM 4 HARI." "APAKAH INI HAL BESAR BERIKUTNYA SETELAH YM?" "DARI JAKARTA, DENGAN KODE: LEDAKAN SOSIAL YANG TAK TERDUGA." Bukan cuma anak kampus lagi. Karyawan kantoran di Sudirman, backpacker yang lagi di Bali, ibu-ibu rumah tangga di Depok, sampe trader saham di BEI semua pada ngobrol, share foto, ketagihan.
4.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 88 kali sebagai kening berdenyut
Baca
+Pustaka
SENYAWA

SENYAWA

Kesal dengan diri sendiri ia pun menepuk keningnya lagi beberapa kali. Tiba-tiba telepon di mejanya berdering, dengan segera ia angkat agar sang penelepon tak lama menunggu jawaban. “Ya, halo,” ucapnya dengan suaranya yang lembut. “Ehm, yang buat besok pagi di map hijau ada lima belas halaman. Yang buat besok siang di map merah ada sepuluh halaman. Ingat, yang map hijau di copy lima belas bundle. Jangan terbalik, ya, Meer,” ucap Varo dari seberang telepon.
2.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 43 kali sebagai kening berdenyut
Baca
+Pustaka
KUNJUNGAN MENANTU

KUNJUNGAN MENANTU

Kemudian tubuhnya sedikit goyah, dan berlahan dia kehilangan tenaga. Claudia melihat setengah gelas anggur di meja, dan dia langsung mengerti apa yang di maksud Bang Debu, Dengan segera dia kehilangan toleransi dan berkata dengan marah, " Kamu, kamu Debu, kamu sangat berani melakukannya, kamu benar benar memberiku obat. " Bang Debu dengan cabul berkata, " Keberanianku yang besar juga tidak sebanding dengan dadamu yang besar itu hahahah."
8.56.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 189 kali sebagai kening berdenyut
Baca
+Pustaka
Penghancuran yang Berbahaya

Penghancuran yang Berbahaya

Hal itu membuat Tuan Denham ingin menutup telinganya, tapi juga membuat tenggorokannya gatal. Tuan Denham berdehem. Dia buru-buru mengeluarkan dompetnya dari sakunya. Cek yang sebelumnya sudah basah dan tidak berguna. Setelah ragu-ragu sejenak, dia ingat jika wanita jelek ini sepertinya memiliki sesuatu dengan Sean Stewart. Pikiran itu membantunya mengambil keputusan, dan dia mengambil sebuah kartu dari dompetnya, giginya terkatup rapat. "Nona Dunn, semua ceknya basah kuyup, jadi ambillah kartu ini dan..."
9.9370.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 11.5K kali sebagai kening berdenyut
Tampilkan Ulasan (101)
Baca
+Pustaka
danbo
Cerita ini mengandung bawang, bikin mata bengkak n sesak napas. Kenyataan tersembunyi yg akhirnya terungkap bikin terkaget2, adakah yg lebih malang drpd jane dunn? meskipun diakhir cerita mengharu biru ttp aja krg puas karena dr sekian banyak bab, kisah manis sean&jane cuma di bab terakhir ajah...
vlaha kurashiki
balik ke sini cuma mo ninggal komen. ini novel yg bikin mewek n terasa rindu berat. happy ending tp koq terasa nyesek banget liat hari tua mereka. best pokoknya. walo ada versi drachinnya..tetap g bisa nandingi novelnya.
Baca Semua Ulasan
Lenyap Bersama Kenangan

Lenyap Bersama Kenangan

Dan di saat itulah, buku hariannya tersebar di internet, isi tulisannya adalah kenangan masa lalu kami berdua. Aku duduk di bangku luar ICU, ponselku terus bergetar. “Lovina, kamu sudah lihat berita? Buku harian Ridho viral!” “Ya ampun, ternyata kalian berdua punya kenangan yang begitu indah!” “Dia benar-benar mencintaimu ….” Aku membuka ponsel, di urutan pertama topik viral tertulis besar, [Kenangan Masa Sekolah Ridho!]
14.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 364 kali sebagai kening berdenyut
Baca
+Pustaka
AKU LELAH, MAS!

AKU LELAH, MAS!

Jeda lagi. "Bisa transfer uang 5 juta dulu ke rekening ibu? kata Dea, uang di rekeningnya cuma ada 3,5 juta, sedangkan uang ibu yang dikirimi Tyo setiap bulan, kemarin buat nambah beli mobil second untuk Deni kan, ibu kan tidak tahu butuh apa saja di sana," pinta ibu mertuaku memelas. Jeda agak lama. "Rencananya berangkat ke cirebon nunggu Deni yang berangkat dari Surabaya, oh gitu, iya iya, terimakasih ya Nir, Assalamu'alaikum," ibu menutup teleponnya.
8.520.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 647 kali sebagai kening berdenyut
Baca
+Pustaka
NAFKAH YANG TERBAGI

NAFKAH YANG TERBAGI

gumam Cherly, kemudian memasuki toilet umum. Setelah membuang beban itu, Cherly kemudian kembali menghampiri tukang ojek, yang menunggu di depan sebuah minimarket. Namun, saat dirinya hendak menyuruh tukang ojek itu jalan, Cherly melihat Denis baru keluar dari minimarket tersebut. Yang membuat Cherly terfokus, dompet Denis tak sengaja terjatuh. "Denis, dompetnya jatuh!" teriak Cherly.
1033.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai kening berdenyut
Baca
+Pustaka
Terlahir Kembali Di Tubuh Istri Buta Dan Lumpuh

Terlahir Kembali Di Tubuh Istri Buta Dan Lumpuh

Dari seberang telepon, suara Pak Deni terdengar helaan napas berat, mencoba tetap tenang meski ditekan. "Tapi masalahnya Pak Anton, uang yang Anda klaim sudah dikirim itu sama sekali tidak ada yang masuk ke akun saya. Saya tidak tahu nyangkut di mana uang itu. Logikanya, bagaimana saya bisa mengeksekusi rencana kita jika modalnya saja tidak ada?" tanya pak Deni
102.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 58 kali sebagai kening berdenyut
Baca
+Pustaka
Berebut Pantas

Berebut Pantas

ungkap salah satu karyawan. “Akan aku pesankan. Kalian cobalah untuk menawarkan menu yang lainnya, ya.” Zen menyarankan. Sebenarnya, uang tunai di dalam dompet teramat kurang untuk kembali mengadakan stok tebu-tebu pilihan dalam jumlah besar. Zen memutar otaknya, lantas menghubungi salah satu teman untuk meminjam sejumlah uang. “Syukurlah kau mau membantuku. Segera akan kukembalikan dalam sepekan ini,” janji Zen di ujung teleponnya.
1.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 42 kali sebagai kening berdenyut
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
45678
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status