Posessive Husband
“Ohya, dan satu hal lagi. Please, jangan labil. Kalau mau panggil saya perjelas, jangan bentar-bentar 'Mas' bentarnya lagi 'Pak'!”
“Bukan labil, Pak! Tapi panggilan untuk anda sesuai dengan mood saya aja, jadi suka-suka saya.”
Sagara menghela napas panjang, lalu ia hembuskan dengan perlahan. Mau sampai kapanpun, ia tak akan ada menangnya. “Terserah, deh!”
“Buruan pakai, saya udah terlambat nih,” ujar Sagara sambil menyingkap lengan bajunya, dan melirik jam tangannya.
Hot Chapters