Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Kesempatan Terlahir Kembali, Kesempatan Memilih Kembali

Kesempatan Terlahir Kembali, Kesempatan Memilih Kembali

Aku memandang semua itu dari kejauhan, hanya merasa semuanya terasa konyol. Di kehidupan sebelumnya aku benar-benar buta, sampai tidak bisa melihat hubungan terlarang mereka. Untungnya, Tuhan memberiku kesempatan untuk hidup sekali lagi. Kali ini, aku tidak akan mengulangi kesalahan yang sama.
2.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 88 kali sebagai kesempatan kedua
Baca
+Pustaka
Kesempatan Kedua untuk Sang CEO Dingin

Kesempatan Kedua untuk Sang CEO Dingin

“Happy birthday to you… happy birthday to you…” Suara nyanyian itu menggema di seluruh ballroom. Mata Manda membelalak. “Ini apa lagi?” bisiknya. “Jangan bilang ini juga salah?” Awalnya hanya salah ucapan. Lalu lagu yang diputar, yang seharusnya menjadi pengiring lamaran, ternyata juga keliru. Lampu-lampu di ballroom Hotel Mahakam Grand itu mendadak diredupkan, dan sebuah kue bertingkat didorong masuk oleh dua pelayan berseragam rapi. Semua terasa seperti perayaan ulang tahun, bukan momen sakral untuk melamar.
1025.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 553 kali sebagai kesempatan kedua
Baca
+Pustaka
Balas Dendam Sang Pendamping Setia

Balas Dendam Sang Pendamping Setia

Apakah ini kesempatan kedua, atau jebakan yang lebih dalam lagi? Yang pasti, satu hal mulai jelas baginya: permainan ini belum berakhir.
3.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 131 kali sebagai kesempatan kedua
Baca
+Pustaka
Istri Kontrak Sang Presdir

Istri Kontrak Sang Presdir

“Mama tahu kalau salah, manusia berbuat salah saja Tuhan memberikan kesempatan kedua untuk memperbaiki kesalahannya. Lalu, kenapa kamu tidak bisa memberi mama kesempatan kedua untuk memperbaiki kesalahan mama? Jika tidak bisa memberi, setidaknya biarkan mama mencoba.” Anna diam, kedua telapak tangannya terkepal erat.
9.665.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.3K kali sebagai kesempatan kedua
Baca
+Pustaka
PELAKOR YANG BERPENAMPILAN SYAR'I

PELAKOR YANG BERPENAMPILAN SYAR'I

POV Kanaya "Apa, Mas? Kesempatan kedua??" Bisa-bisanya Mas Abi mempermainkan perasaan seperti ini. Apa dia pikir wanita hanyalah mainan yang bisa dipungut dan dibuang sesuka hati? "Iya, Kan. Kalau kamu mau memberiku kesempatan kedua, aku akan meninggalkan Jamilah." Begitulah janjinya padaku sambil memohon. Sebodoh-bodohnya perempuan, mereka tidak akan mau memberikan kesempatan kedua untuk pria br3ngs3k sepertimu, Mas!
106.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 172 kali sebagai kesempatan kedua
Baca
+Pustaka
Menyala Istri Sah!

Menyala Istri Sah!

Ada kemungkinan untuk memulai kembali, perlahan, dengan hati yang lebih terbuka. Mereka duduk diam beberapa saat, hanya mendengar suara hujan di luar dan detak jantung masing-masing. Tidak ada kata-kata manis yang berlebihan, hanya kesungguhan, penyesalan, dan sedikit harapan. Malam itu menjadi saksi, bahwa meskipun luka lama sulit disembuhkan, ada kesempatan kedua—selalu ada kesempatan kedua—bagi mereka yang mau berusaha, untuk memperbaiki yang pernah rusak.
66.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 211 kali sebagai kesempatan kedua
Baca
+Pustaka
CEO Idaman Menikahi Sekretaris Rendahan

CEO Idaman Menikahi Sekretaris Rendahan

“Dunia benar-benar sedang menyembuhkan dirinya sendiri.” Sera berdiri di sampingnya, lalu berkata pelan, “Atau mungkin… dunia hanya butuh diberi kesempatan kedua.” Rafa menoleh padanya. “Dan kita orang-orang yang beruntung karena diberi kesempatan itu.”
1.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 30 kali sebagai kesempatan kedua
Baca
+Pustaka
Pernah Menyesal Menikah

Pernah Menyesal Menikah

"Tuhan kasih kesempatan kedua, Esta. Tentu ada maksudnya." Aku mengangguk sambil tersenyum. “Iya, Sha. Kadang aku merasa diberi kesempatan lagi setelah dulu sempat nyesel menikah. Sempat merasa nggak punya harapan buat bahagia lagi. Tapi sekarang ... malah aku dikasih kesempatan buat jadi istri dan ibu lagi. Semua ini rasanya surreal."
106.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 269 kali sebagai kesempatan kedua
Baca
+Pustaka
Kesempatan Kedua Sulis

Kesempatan Kedua Sulis

"Duh ... kapan nyampenya, sih?" Pak Toni menyondongkan tubuhnya, suaranya dipelankan sedikit, "Kalau Bapak masuk sekarang, kita bisa mulai dari cluster pertama. Targetnya bisa terjual lebih cepat." Om Indra menatap lurus adiknya, "Ini kesempatan emas, Dre. Jarang loh ada yang sejelas ini." Pak Andre mengetuk meja pelan dengan jarinya, ia masih terlihat ragu. "Kalau misalnya ada masalah di tengah jalan gimana?"
10545 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 13 kali sebagai kesempatan kedua
Baca
+Pustaka
menjadi yang kedua

menjadi yang kedua

Jelas nya halus, membenarkan. Mereka berdua pun akhirnya tertawa geli bersamaan. Mbok Narti mendekat kan telinga nya, sedang memfokuskan pendengaran nya. "Coba di ulang dari awal gimana, non?" Tawar mbok Narti sedikit meminta. "Yang penjelasan kiamat, mbok belum terlalu jelas hehe. Suara nya tadi balapan sama tukang bersih bersih." Ujar wanita tua itu memberi alasan.
2.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 91 kali sebagai kesempatan kedua
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status