Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Senja itu belum redup

Senja itu belum redup

"Gak papa kan?" "It's oke." jawab Nana dengan senyuman. Mereka keluar dari gerbang sekolah dan terpisah disana. Dela langsung memasuki mobil Senia berwarna hitam yan merupakan mobil ibunya. Ternyata ibunya sudah menunggu. "Bye Na," ucap Dela sembari melambaikan tangannya. Kirana membalasnya dengan senyuman dan lambaian tangan. Lalu ia meneruskan perjalanannya menuju halte Bus.
102.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 68 kali sebagai ketika senja
Baca
+Pustaka
Godaan Memikat Lelaki Penguasa

Godaan Memikat Lelaki Penguasa

Senja, begitu mempesona, indah tidak terkira. Senja membawa sejuta rasa, kekaguman. Bak rasa cinta yang bertengger di hati, gelayar rasa ibarat bianglala, tidak mampu terlukiskan dalam kata, kekaguman senja. Ibarat memupuk duka lara, ketika indah senja tidak mampu terukir sempurna di langit, akan berganti malam, lalu menyisakan kenangan. Senja ibarat rasa, dimana hal indah itu terlihat menawan namun, tidak dapat kita miliki, hanya dapat kita nikmati sementara. Gelebah dalam atma, itulah senja, bagi secuil rasa yang masih tersisa, menyiksa, tanpa mampu kita genggam. Rinai melanda hati, mengepung, semakin lama semakin membludak, meruap timbul ke permukaan, itulah rindu. Sisa dari senja yang te
1046.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.8K kali sebagai ketika senja
Tampilkan Ulasan (59)
Baca
+Pustaka
KarRa
Assalamu'alaikum, halo buat para pembaca Godaan Memikat, jangan lupa ikuti giveaway Godaan Memikat menuju tamat ya, dengan cara ... -Subscribe Godaan Memikat -Share Vote Gem -Share komentar Akan ada souvenir jam dinding & Walldecor Godaan Memikat buat yang beruntung diumumkan saat tamat ya ......
Kiki Sulandari
Hampir saja Aarav tak bisa menahan gejolak dirinya ketika bersama Maya.... Tapi bayang bayang wajah Larisa selalu ada dipelupuk mata Aarav... Semoga Larisa bisa segera membuka hati untuk Aarav,sehingga Aarav tak memendam hasrat... Axelle Zeroun afa disini juga,ya.........
Baca Semua Ulasan
THE FRAPPUCINO MURDER

THE FRAPPUCINO MURDER

“Kataware-doki[2].” Aku masih nggak ngerti. “Senja, itu bukan siang ataupun malam,” jelas si kakek. “Itu adalah waktu di mana dunia terlihat samar-samar. Kau mungkin bertemu sesuatu yang bukan manusia.” “Astaga, itu membuatku merinding!” gerutuku. “Karena itu, masuklah segera,” perintah si kakek.
3.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 77 kali sebagai ketika senja
Baca
+Pustaka
Bukan Pernikahan Biasa

Bukan Pernikahan Biasa

Persendiannya terasa dilolosi satu per satu dan terasa ngilu. "Hai, Sayang. Sudah bangun." Sabda menunduk dan mengecup kening istrinya. "Jam berapa, Mas?" tanya Senja. "Jam delapan pagi." Sabda kembali kembali berbaring dan membenahi selimut mereka. "Kita pulang jam berapa?" "Nunggu mereka siap semua. Sekarang pun mereka masih tidur." Senja turun dari pembaringan dan berdiri dekat jendela. Di luar sana tampak mendung hitam menggantung di angkasa. "Kayaknya mau turun hujan ini, Mas."
10404.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 10.9K kali sebagai ketika senja
Tampilkan Ulasan (92)
Baca
+Pustaka
Zizizaq
Baca karya orang buat belajar, DNA ini karya yang keren! Baca juga karya Zizizaq. 1. Antara mencintai dan melupakan (tamat 2. Nikah Kontrak berbuah cinta (tamat 3. Wanita ketiga duda kaya (tamat 4. Siksaan dari tunangan kakakku
Endah Ariyani
kak Lis, kalau boleh tahu asli darimana yaa? Blitar kah? Jatuh cinta nta sama karya kakak Bukan Pernikahan Biasa, bener bener bagus...... ga ada rencana buat season 2 kak? aku baca maraton, sampai beberapa kali top up...
Baca Semua Ulasan
Maukah Kau Jadi Pacarku, Lagi?

Maukah Kau Jadi Pacarku, Lagi?

tanya Kenta menghampiri Senja, lelaki yang terlihat menyedihkan juga stres. “Hm.” “Ck. Kau tau kan Sey tak akan membiarkan ku tidur di rumah kalau kita sampai mabuk di tempat ini?” cibir Kenta pada Senja, sahabat karibnya sedari SMA. “Aku melihatnya lagi tadi, tertawa lepas,” ucap Senja. Lalu, dia meneguk minuman merah di tangannya.
102.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 72 kali sebagai ketika senja
Baca
+Pustaka
ISTRI SENILAI SAHAM

ISTRI SENILAI SAHAM

Dia hanya tahu liburan selalu berhubungan dengan permainan. "Ya, banyak. Disana banyak permainan yang tidak akan kamu temukan di kota," jelas Senja. Bola mata Bumi berbinar cerah. Dia jadi penasaran permainan seperti apa yang ada disana. Setelah memastikan barang yang akan dibawa sudah terkemas dengan baik. Senja mendatangi kamar Laura Dimana ada Ririn dan juga Laura di dalam sana. Tapi sebelum itu, dia mengingat jam tangan yang sudah terlalu biasa bertengger di pergelangan tangannya. Dia membuka jam tangan itu, dan menggantikan dengan jam tangan dia yang dulu. "Mungkin aku terlalu berharap kamu akan mencariku. Tapi sepertinya itu tidak akan pernah terjadi," ucap Senja.
102.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 88 kali sebagai ketika senja
Baca
+Pustaka
Cinta Zuddilla: Izzuddin and Arsyilla

Cinta Zuddilla: Izzuddin and Arsyilla

Senja adalah bagian waktu dalam hari atau keadaan setengah gelap di bumi sesudah matahari terbenam dan tenggelam. Banyak yang menyukai waktu ini karena di waktu senja kita bisa menikmati pemandangan langit yang dihiasi warna orange atau jingga yang menenangkan. Senja juga bisa menjadi waktu panorama yang paling istimewa, banyak anak manusia menjadikan senja teman kesendirian mereka.
1011.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 254 kali sebagai ketika senja
Baca
+Pustaka
TEROR SINDEN GHAIB

TEROR SINDEN GHAIB

“Sampai selesai.” Di luar, angin kembali berhembus, kali ini lebih lembut. Aroma bunga semakin menipis, digantikan bau tanah basah yang menenangkan. Seolah malam itu sendiri memberi mereka jeda—waktu singkat untuk bersiap. Pak Seno melipat kain putih, menyimpannya kembali. “Isih ana wektu,” katanya. “Gunakake kanggo ngresiki ati.”
1.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 27 kali sebagai ketika senja
Baca
+Pustaka
Di Antara Dua Senja

Di Antara Dua Senja

Batinya. Matahari telah menampakkan pesonanya. Embun membasahi bumi. Ayam jantan saling bersahutan berkokok. Menyambut pagi ini dengan penuh keceriaan. Perjalanan kali ini terlihat senggang. Mungkin, karena masih pagi. Fikir Raka. Mengemudikan mobilnya menuju bandara Soekarno-Hatta.
102.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 72 kali sebagai ketika senja
Baca
+Pustaka
SENYAWA

SENYAWA

Ada senyum tersungging di bibir Varo mendengar ucapan Meera. “Ga usah takut sama aku, Ra. Aku udah jinak,” ucap Varo sambil melihat Meera di pantulan pintu lift. “Iya, aku tahu, kok,” ucap Meera lagi. Ia sedikit mencengkeram tas sandang yang dipegangnya, rasanya sangat canggung di dalam satu lift dengan Varo. “Memang ada acara apa sampai harus pulang cepat, Ra?” tanya Varo penuh selidik, matanya pun ia picingkan demi melihat gerak gerik Meera dari pantulan pintu lift.
1.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 67 kali sebagai ketika senja
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status