Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Janda Kembang Milik Polisi Perjaka

Janda Kembang Milik Polisi Perjaka

Tanpa berpikir dua kali, Tria pun men-dial panggilan tersebut, sembari menanti dengan harap-harap cemas. Berharap bahwa tidak ada hal buruk yang menimpa Senja ... Berharap bahwa semuanya baik-baik saja ... 💕 Di sujud terakhir pada sepertiga malam, air mata Senja tumpah ruah diatas sajadah, namun Senja tetap menguatkan hati untuk menuntaskan sholat tahajudnya hingga selesai. Ada begitu banyak doa yang terucap ... Segudang keluh kesah berurai air mata ...
102.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 84 kali sebagai ketika senja
Baca
+Pustaka
Senja di ufuk barat

Senja di ufuk barat

jawab Junos. Junos kembali kemejanya dan menatap danau yang berkilau memancarkan cahaya dari matahari senja dan mulai bercerita. "Beberapa tahun yang lalu, aku sering kemari dengan seseorang." "Siapa ?" tanya Glyn. "Tunanganku.." jawab Junos singkat. "Oh..." mendengar jawaban Junos, Glyn agak sedikit kecewa. "Lalu, dimana dia sekarang ?" tanya Glyn lagi.
9.92.8K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 60 kali sebagai ketika senja
Baca
+Pustaka
Di Bawah Langit Senja

Di Bawah Langit Senja

Dhani belum sempat menyelesaikan kata-katanya, namun Carine sudah keburu memotongnya. “Emang iya tadi aku bilang gitu?” Dhani hanya tersenyum. “Mungkin aku salah dengar.” Dhani kembali menyiram telapak tangan Carine yang terluka, kali ini Senja hanya diam membiarkan tangan lembutnya berada dalam kekuasaan Langit.
106.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 169 kali sebagai ketika senja
Baca
+Pustaka
Suatu Senja di Tanah Senja

Suatu Senja di Tanah Senja

Sedang apa dan di mana mereka sekarang? Tanpa peringatan Parta tiba-tiba menghentikan langkah kakinya. Dia mendongak. “Sebentar lagi malam tiba,” ujarnya. “Tapi sebelum benar-benar malam, lidah-lidah api akan bermunculan dari balik bumi sebelah barat menghamparkan kemilau cahaya kemerahan di cakrawala. Orang-orang menyebutnya dengan senja. Tapi aku lebih senang menyebutnya petang. Karena jika kau tak berhati-hati, kegelapan bisa merampas sebagian dari dirimu, dan menawarkannya kepada sang malam yang mengentalkan waktu. Coba lihat ke angkasa, Kawan. Lihat petang.”
105.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 142 kali sebagai ketika senja
Baca
+Pustaka
Sebening Senja

Sebening Senja

Menyebrangi jalan utama ring road utara, di arah timur berjajar kendaraan menunggu lampu hijau menyala. Setiap kali melewati jalan ini, pasti akan terlintas tentang Senja. Namun, entah kenapa malam ini terasa begitu lain. Hatinya terasa panas, menjalar hingga kulit pipinya. "Aku seperti melihat Senja. Ataukah mungkin Senja mengingatku saat ini? Kenapa tiba-tiba aku merasa dia ada? Ya Allah, sebegitu terobsesikah aku padanya?" Darah memompa jantung Bening naik turun. Beristigfar, mengusir kegusaran yang begitu menyedot energi.
3.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 75 kali sebagai ketika senja
Baca
+Pustaka
Sepuluh Senja Terakhir Asa

Sepuluh Senja Terakhir Asa

Regan melingkarkan tangannya ke pinggang Sei. "Tergantung dulu waktu senja aku lagi sama siapa. Kalo sama kamu ya ga buang-buang waktu. Kalo sama yang lain liatin senja kaya gini ya buang-buang waktu aku." Jelas Regan panjang. Sei tersenyum pahit, cewek cantik itu menyampirkan rambutnya ke telinga. "Kalo suatu saat kamu lihat senja bukan sama aku, gimana?" Sei memeluk lengan Regan.
101.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 65 kali sebagai ketika senja
Baca
+Pustaka
Allea, Anak yang Dirahasiakan

Allea, Anak yang Dirahasiakan

** Senja menyapa sore ini dengan warna oranye pekat dari jendela kamar Kinan. Menetes air matanya saat ia memandang langit berselimutkan senja oranye yang hangat. "Aku rindu kamu, Mas. Ternyata tidak ada yang sebaik dirimu orang yang sabar dengan segala sifat kerasku. Tidak ada yang setia sepertimu, Mas."
108.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 224 kali sebagai ketika senja
Baca
+Pustaka
Pembalasan Istri yang Kehilangan

Pembalasan Istri yang Kehilangan

"Aku setuju padamu. Tidak ada kekurangan dalam diri Nyonya. Dia benar-benar malaikat. " Senna belum sepenuhnya pergi. Dia tersenyum saat mendengar kata-kata pujian yang di tunjukkan untuknya. "Sekarang, aku berhasil menghilangkan kemungkinan kehancuran di masa depanku," ucap Senna dalam hati .
105.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 112 kali sebagai ketika senja
Baca
+Pustaka
Anak Jenderal & Ajudan

Anak Jenderal & Ajudan

Untung Bang Adam cepat meminta maaf, jadi Mama cepat adem dan hanya meminta Bang Adam menjaga jarak dengan Senja. Harus aku akui, Senja benar-benar ibarat Mentari, di senja hari. Teduh dan menenangkan. Mama suka sekali, bepergian bersama Senja. Yang katanya, suka membuat celetukan-celetukan lucu dan konyol. Entahlah, aku tidak pernah melihatnya secara langsung. Karena saat ada diriku, maka Senja akan kembali memberi ekspresi batu.
1.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 56 kali sebagai ketika senja
Baca
+Pustaka
KETIKA AKU SELINGKUH

KETIKA AKU SELINGKUH

Tapi untuk menggantikan sosok Angga di dalam hatinya, sampai detik ini Mita belum menemukannya. Senja menguning di tepi langit barat. Pemandangan persawahan menjadi hal menarik yang bisa Mita nikmati untuk membunuh rasa bosan. Mita menyandarkan tubuhnya pada bangku kereta. Khayalannya mengembara jauh berkelana membayangkan pertemuan indah bersama Sifa dan Angga. Apa kabar Angga sekarang?
1013.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 377 kali sebagai ketika senja
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status