MENYESAL SETELAH MENDUA
"Sayang, sabar ya. Kamu harus kuat, mungkin ini yang terbaik untuk kita. Allah pasti mempunyai rencana lain untuk kita."
Tangis Alya pecah, rasanya sakit harus kehilangan untuk kedua kalinya. "Apa salah aku, Mas. Apa dosaku, kenapa harus terjadi padaku. Apa aku salah jika menginginkan seorang anak, kenapa .... "
"Kamu harus kuat, ada aku di sini, ada mama juga. Kamu tidak boleh lemah," Reyhan memotong ucapan istrinya. Tak lupa memberikan kecupan di kening dan kepala Alya.