Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
7 HARI SEBELUM REUNI: Misi Mantan Terindah

7 HARI SEBELUM REUNI: Misi Mantan Terindah

Tapi pikirannya masih terpaku pada pesan itu. "Fokus pada ceramahmu dulu," Ustadz Hanan mengingatkan dengan lembut. "Maya bisa menunggu sebentar lagi, setelah sepuluh tahun." Rizky mengangguk, menarik napas dalam-dalam untuk menenangkan diri. Dia berjalan menuju mimbar, menyapa jamaah dengan senyum, meski pikirannya masih berkecamuk. "Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh," dia memulai, suaranya sedikit bergetar. "Tema kajian kita hari ini adalah... kesempatan kedua."
101.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 31 kali sebagai khutbah kedua
Baca
+Pustaka
WANITA KEDUA

WANITA KEDUA

WANITA KEDUA Oleh: Kenong Auliya Zhafira “Thifa, kamu itu bego atau bodoh sih?! Kamu itu cantik, pekerjaan pun lumayan! Kenapa harus terjebak sama pria yang bukan milikmu?! Kalau aku jadi kamu, aku enggak akan takut kehilangan pria macam Aksa Gautama! Cinta boleh, tapi logika juga harus ada. Kamu itu cuma dijadikan wanita kedua yang kebetulan hadir tanpa sengaja! Kamu itu bukan akhir muaranya!”
105.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 160 kali sebagai khutbah kedua
Baca
+Pustaka
Khair dan Khaira

Khair dan Khaira

Dia masih berpikir keras tentang apa yang musti dijelaskan kepada sang adik tentang niatnya untuk kembali menjalani konseling dengan dokter Huda nanti. Khaira menimbang banyak hal. Sambil menunggu tumpukan bingkisan yang nanti akan dibagikan, dia pun larut dalam alunan shalawat dan surat Yassin yang dilantunkan bersama-sama di dalam masjid hingga tiba waktunya tausiyah disampaikan oleh ummi Latifah. *** “Assalamualaikum warahmatullahi wa barakatuh,” ucap ummi Latifah membuka tausiyah. Kali itu dia berbicara tentang cobaan dan ujian yang harus dihadapi setiap manusia dalam hidupnya.
1011.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 410 kali sebagai khutbah kedua
Tampilkan Ulasan (85)
Baca
+Pustaka
Eneng Susanti
Siapapun yang membaca cerita ini, tolong berikan tanda dengan komen atau ulasan. Walau hanya sepatah dua patah kata, itu sangat berarti bagi penulisnya 🥲 Terima kasih buat semua yang sudah memberikan ulasan ...
Agatha Orchidas
ternyata cerita ini manis kak... ... aku suka alurnya, aku gak paham ttg bahasa yg bagus baik dan benar itu seperti apa... sejauh ini bagiku bahasa hanya penghantar penyampaian kata... intinya aku suka... ... semangat terus kak... lanjut ya... ...
Baca Semua Ulasan
Suami Kedua

Suami Kedua

“Yang tidak mungkin bisa jadi mungkin. Contohnya Anin. Kalian semua percaya kalau Anin melakukan hal bodoh, tapi pada akhirnya kalian tahu kalau Anin tidak salah. Tidak jauh berbeda dengan selingkuhanmu. Dia kamu anggap baik, tapi ternyata dia yang busuk.” Degh! Bagas membeku diam. Masih berdiri, tapi tatapan Bagas menunduk dengan tatapan kosong lurus pada lantai. “Makanya, sebelum menuduhkan sesuatu, mikir dulu pakai nalar! Kalian semua orang berpendidikan kan? Gunakan pikiran kalian secara bijak!” Kalimat Jonan lagi-lagi membuat semuanya bungkam. ***
1016.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 324 kali sebagai khutbah kedua
Baca
+Pustaka
MENJADI ORANG KEDUA

MENJADI ORANG KEDUA

Pokoke', terimakasih sudah baca kakak-adek semua, maaf untuk segala typo yang nyatanya berterbangan dimana-mana. Sampai berjumpa lagi di lain kesempatan. May we all can find our own happiness and some place or people that we can call 'home' Aamiin.... See you when I can see you. 21.45 31-12-2024 PS. selamat menyambut tahun baru ya 🤣 terimakasih sudah mengikuti cerita "MENJADI ORANG KEDUA" sampai akhir. maturnuwon.
103.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 72 kali sebagai khutbah kedua
Baca
+Pustaka
Istri Muda Guru Alim

Istri Muda Guru Alim

jelasnya. “Lah, udah ganti nama apa gimana?” “Keduanya dua hal yang berbeda, Faezya,” jawab Gaffi. “Khitbah itu sama seperti lamaran. Sedangkan khotbah sendiri adalah kegiatan berdakwah, menyampaikan ayat-ayat Allah dan ajaran Rasulullah.” Faezya membulatkan bibir, tanda mengerti. “Jadi ... apa laki-laki itu sudah mengkhitbahmu?” Gaffi kembali bertanya, pandangannya masih lurus ke depan.
103.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 115 kali sebagai khutbah kedua
Baca
+Pustaka
Upik Abu jadi Nyonya

Upik Abu jadi Nyonya

"Serius lo mau ikut? Ya udah cepet. Sebenarnya udah lama gue mau ngajakin lo pergi ngaji, Ta, tapi gue tahu sikap lo yang susah kalau diajakin ke hal-hal yang berbau agama. Jadi gue diem aja." “Akhirnya, marilah kita tutup kajian kita pada hari ini dengan membaca Hamdalah, Alhamdulillahirabbil’aalamiin. Doa penutup majelis, Subhanakallahumma wabihamdika asyhadu’alaa illaha illa anta astaghfiruka wa'atubu ilaihi.”
107.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 191 kali sebagai khutbah kedua
Baca
+Pustaka
Wanita Kedua Suamiku

Wanita Kedua Suamiku

Aku tahu ini tidak sopan, tapi yang benar saja dia bertanya seperti itu. "Bagi Abang ini adalah takdir sayang," "Abang benar, ini takdir. Jadi biarkan aku mencoba untuk menerima takdir yang bagiku amat menyakitkan ini. Beri aku waktu untuk menerima semuanya Bang. Jangan paksa aku mendengarkan apa yang akan Abang jelaskan! Bagiku ada atau tidaknya penjelasan dari Abang tak akan merubah semua. Kenyataannya saat ini, aku adalah istri kedua Abang, dan istri pertama yang katanya tidak Abang cintai itu tengah hamil. Hamil anak Abang tentunya kan?"
104.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 158 kali sebagai khutbah kedua
Baca
+Pustaka
PERNIKAHAN KEDUA

PERNIKAHAN KEDUA

PERNIKAHAN KEDUA 14 (Selamat Ulang Tahun Keysha, Guru gue yang galak. Lo mau kado apa? Cepat balas sebelum gue berubah pikiran.) Aku menghapus air mata yang mengaliri pipi. Membaca pesan itu membuatku tertawa, tertawa sambil menangis. Begitu maha adilnya Allah hingga dia mengirimkan orang-orang baik di sekitarku, yang selalu menghapus setiap air mata yang menitik sebelum menjadi banjir.
9.721.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 816 kali sebagai khutbah kedua
Baca
+Pustaka
menjadi yang kedua

menjadi yang kedua

Bu nyai Halimah baru saja tiba dari perjalanan ziaroh bersama suami serta jama'ah pengajian kitab Al Mukhtar Min kalamil Akhyar, kitab tasawuf yang menjelas kan ucapan ucapan positif para waliyullah. "Bah!, Kenapa sepi sekali. Biasa nya jam jam segini Khoirul ngaji kitab di depan, naufal akan ngajar ngaji di masjid. Tapi, kenapa sepi ya, bah?" Bu nyai mengutarakan kegundahan hati nya, pada kyai Amir suami nya. "Mungkin, mereka lagi ada kepentingan." Kyai Amir menjawab dengan tenang dengan tangan tak berhenti memutari tasbih, serta hati yang senantiasa berdzikir.
2.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 46 kali sebagai khutbah kedua
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
34567
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status