MENANTU IMPIAN IBU
"Pikirkan Bapak/Ibu sekalian, adakah wanita baik-baik dilingkungan sana, lingkungan pesantren, yang juga mereka adalah seorang santri, yang malam-malam keluar menemui seorang lelaki, di bumi perkemahan, yang kita juga tau, di sana tempatnya para muda mudi memadu cinta."
"Cukup!" teriak Ajeng. "Kamu mengarang cerita. Anak saya bukanlah orang seperti itu."
"Tenang, Bu. Dimohon tenang, kalau tidak, Anda akan kami keluarkan dari sini," ucap Hakim yang disertai petugas pengadilan mengamankan Ajeng yang berusaha mendekati pembela.
Gemuruh kembali memenuhi ruang sidang.
"Tenang, tenang!" ucap Hakim Ketua menenangkan. Hinggah suara gaduh itu kembali diam. Ajeng pun dengan oleh Ibra dibimbing duduk k
Bab Populer