Friend with Benefit (Bahasa Indonesia)
Dengan pelan Yogie bangkit kemudian menuju ke arah Elena yang masih berdiri di tengah-tengah ruangan.
“Seorang wanita menunjukkan padaku bagaimana dia menghabiskan malamnya dengan seks, bukan dengan bercinta.” Yogie menunduk, mendekatkan wajahnya pada wajah Elena, bibirnya bahkan hampir menyentuh permukaan bibir Elena. “Aku sudah mengajarinya tentang bercinta, tapi dia tetap kukuh jika dirinya hanya melakukan seks, apa kamu tahu kenapa pendapat kami berbeda? Karena aku melakukannya dengan perasaan sedangkan dia melakukannya hanya untuk kepuasan.”