Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Terjebak Gairah Siluman

Terjebak Gairah Siluman

"Teman? Kafe ini milik temanku, tapi yang mengurus semuanya ya cuma aku. Barista, pelayan, tukang bersih-bersih, sampai kasir. Semua aku yang pegang." "Hebat juga. Jadi kalau aku minta menu makanan, kamu juga yang masak?" Doni tertawa kecil, matanya melirik liar ke arah pinggang Wulan yang sedikit terekspos karena potongan celana jeansnya yang rendah. "Itulah sebabnya kafe ini tidak punya menu makanan. Aku cuma ahli meracik kopi, bukan bumbu dapur. Jadi kalau perutmu lapar, aku hanya bisa menawarkan simpati."
5.3K viewsCompletedAdded to Library 208 Times as komandan cafe
Read
+Library
Penyesalan Seorang Komandan

Penyesalan Seorang Komandan

Jari-jarinya sedikit gemetar, entah karena lelah perjalanan atau gugup. "Saya Komandan Resimen 716, Jevan Ferdinan. Saya mencari Ibu Sheila Santoso. Dia … mantan istri saya." Setelah memeriksa identitasnya, sikap penjaga itu sedikit melunak, tetapi tetap tegas. "Komandan Jevan, maaf. Proyek Rahasia Bunga Api sangat tertutup. Semua peneliti tidak diperbolehkan berhubungan dengan dunia luar. Itu sudah aturannya."
7.6K viewsCompletedAdded to Library 151 Times as komandan cafe
Read
+Library
Paman Untuk Ibuku

Paman Untuk Ibuku

Gumamnya pelan. Sebastian menyerahkan ponsel itu kembali. “Perusahaan apa itu?” “Dari yang saya dengar dengan kabar yang beredar di internet, Perusahaan Bramana Group membuka beberapa cabang bisnis dari Indonesia. Seperti Diaspora dan juga Kuliner Pak. Dan ada berbagai macam cafe kuliner yang terbuka di berbagai macam daerah Jepang. Seperti Cinta Jawa Cafe, tempatnya ada di Omnya dan juga Saitama. Mahameru Coffee, sebuah kedai kopi yang menjual produk Indonesia di Okubo, Tokyo. Dana masih ada banyak lagi Pak.”
1.0K viewsOngoingAdded to Library 35 Times as komandan cafe
Read
+Library
Terjebak Cinta Waitress

Terjebak Cinta Waitress

Karena mendapatkan pandangan yang sedikit mengintimidasi dari pria tampan macam Daffa. "Benarkah pemilik cafe ini adalah seorang wanita dengan seorang bayi lelaki?" tanyanya mencoba untuk memastikan. "Apakah yang anda maksud adalah Bu Mila?" tanya pelayan itu. "Mungkin," "Ya, mungkin yang anda maksud memang Bu Mila, beliau memang pemilik cafe ini, memiliki seorang bayi lelaki. Untuk saat ini beliau belum datang, mungkin masih sibuk dengan baby Azzam. Biasanya hari-hari beliau disini kok. Permisi Tuan, pekerjaan saya menunggu," pamitnya dengan sopan, berusaha untuk tidak mengecewakan pelanggan, Daffa sendiri hanya mengangguk mempersilahkan pelayanan tadi untuk melanjutkan tugasnya.
107.2K viewsOngoingAdded to Library 157 Times as komandan cafe
Read
+Library
Tukang Pijat Tampan

Tukang Pijat Tampan

“Seharusnya, kalian sudah tahu siapa dia…” "Aku mau tahu lebih dari itu." Bayu menyandarkan diri ke kursi. "Siapa yang mendanai? Siapa yang membayar tiga ratus orang untuk menutup sebuah cafe?" Komandan itu menggeleng, bukan dengan gaya orang yang menolak menjawab, tapi dengan gaya orang yang benar-benar tidak tahu. "Itu bukan levelku. Aku dapat amplop, aku dapat perintah, aku berangkat. Siapa yang mengisi amplop itu bukan urusanku dan bukan hakku untuk tanya."
10581.6K viewsCompletedAdded to Library 20.9K Times as komandan cafe
Read
+Library
My Sugar Mommy

My Sugar Mommy

Raut muka yang terlihat tegang lambat laun kembali normal. "Ada apa dengan restoran, Mom?" Aku hanya diam mendengarkan percakapan ibu dan anak. Sementara Atta dan Arsya sudah meninggalkan meja makan dan menuju ruang keluarga untuk menonton televisi. "Mommy buka sebuah Caffe di daerah Kebayoran Baru. Kamu pemiliknya Aska. Mas Pram yang handlle nanti. Dia kan seorang Chef," kata Sarah akhirnya.
9.2210.3K viewsCompletedAdded to Library 5.9K Times as komandan cafe
Show Reviews (56)
Read
+Library
Felix Mantiri
cerita bagus penuh Drama, Romantis.. tapi sayang tidak selesai.. masukan aja.. kalau novel belum selesai jangan di posting.. membuat pembaca kecewa karena tidak sampai Ending ceritanya.. Terima kasih.
Septy
Wah, semoga sukses Pram MP nya... aq ngakak ngebayangin cicak ny ngetawain si Pram...minta ajarin cicak dong ... Semangat kk,Kren ceritanya.. diawal dh dibikin panas dingin Ama adegan nya.........️...️
Read All Reviews
SWEETHEART MAFIA

SWEETHEART MAFIA

Kafe kecil itu didominasi warna cokelat kayu dengan aroma kayu bercampur dengan wangi dari roti yang baru dipanggang. Satria memesan segelas teh dan sepotong roti bakar, sedang Aiza memesan kopi dengan krimer serta dua potong donat lengkap dengan gula yang banyak. Satria lalu mengobrol dengan pemilik kafe yang merupakan seorang pria jepang muda berambut dicat merah gelap. Mereka bercakap-cakap dalam bahasa yang tak dimengerti Aiza. "Aiza-San?" Pria itu menyapa Aiza dengan lembutnya. "Welcome to Tokyo."
1015.4K viewsCompletedAdded to Library 537 Times as komandan cafe
Read
+Library
Foto di Dalam Mobil Suamiku

Foto di Dalam Mobil Suamiku

kata Lina penuh hormat, “seperti biasa semua pelanggan merasa puas dengan pelayanan dan menu cafe disini.” Aku hanya mengangguk saja, aku bersyukur mengikuti keinginan terakhir Almarhum Ayah dan Ibu, yaitu tidak memberitahukan tentang bisnis yang aku kelola sendiri sejak masih remaja. Kami pun melanjutkan pembahasan mengenai perkembangan cafe tersebut. Sedangkan diluar cafe seorang wanita hamil dan wanita paruh baya baru saja tiba, “Diana! jangan terlalu cepat jalannya, kehamilanmu harus dijaga, itu cucuku.”
3.4K viewsOngoingAdded to Library 123 Times as komandan cafe
Read
+Library
Kau Campakkan Aku, Kunikahi Komandanmu

Kau Campakkan Aku, Kunikahi Komandanmu

Teman-teman Yudha yang lain datang berturut-turut mengucapkan selamat. “Kapten kita akhirnya menikah,” seru salah satu dari mereka. Lalu disahuti oleh yang lain. “Oh, jadi ini Ibu Danki kita.” Vina mengernyit bingung. “Danki?” gumamnya tanpa sadar. “Iya, Ibu Komandan, ‘kan?” Ah, Vina jadi teringat dengan ucapan Awan tadi. “Komandan? Maksudnya?” Vina masih heran. “Bukannya Om Yud—maksudnya Mas Yudha itu dari tamtama?”
9.8129.6K viewsCompletedAdded to Library 3.8K Times as komandan cafe
Read
+Library
KEMATIAN MISTERIUS KELUARGAKU

KEMATIAN MISTERIUS KELUARGAKU

Di cafe Top city, yaitu cafe yang terkenal dengan makanan enak, namun sangat murah meriah dan suasananya yang klasik dengan hiasan kayu bambu dan tanaman rambat plastik yang sangat indah. furqon dan Pangeran duduk menunggu pesanan mereka. “Pangeran, kamu harus secepatnya kembali ke Sinaboi Raya” Perintah furqon sambil menatap tajam pada pangeran.
107.3K viewsOngoingAdded to Library 255 Times as komandan cafe
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status