여기 komik naruhina love와 관련된 100개의 소설이 있습니다. 일반적으로 komik naruhina love와 같은 이야기는 Rumah Tangga, Romansa 및 Fantasi 등의 다양한 종류에서 만나볼 수 있습니다. GoodNovel에서 Menyala Istri Sah! 부터 시작해보세요!
“Aku main bola sama teman-teman. Shaila tadi nari di kelas.”
Shaila terkikik, lalu menyodorkan gambar yang ia buat. “Ini gambar Bunda sama Ayah. Aku kasih love besar di atasnya.”
Hati Nayara mencelos. Ia meraih kertas itu, menatap gambar sederhana dengan coretan hati merah muda di atas dua sosok yang digambar seadanya. Andai saja semuanya semanis ini, batinnya getir. Namun ia tetap tersenyum. “Bagus sekali. Bunda bangga.”
Tapi kelihatannya ia sedang tersenyum pada lawan bicaranya.
"Kekasihmu pernah menerbitkan komik? Apa judulnya?" Ragu, kedua alis Jihyun saling bertautan dan bibirnya kembali meluncurkan sebuah pertanyaan.
Myungsuk terkekeh pelan. "Komik berjudul Busan In Action." Jihyun kembali terperangah mendengar ucapan Myungsuk. Itu kan komik berseri favoritnya satu tahun yang lalu.
Raina melirik sedikit ke arah Tama, hatinya bahagia setiap melihat Tama terlihat kesal.
__________
Halo, reader One Sided love tersayang
Mohon maaf kalau up lama sekali
Semoga tetap mendukung cerita aku ya
Kalau boleh minta sedikit waktu untuk menulis review dari cerita One Sided Love ya..
Happy reading
Rendra pun mencoba untuk mendengarkan cerita dari Adam tersebut.
Adam menceritakan soal kisah dirinya, cinta yang sudah mendarah daging. Cinta yang tak peduli harta atau apapun, cinta yang berasal dari kejernihan dan kesucian. Adam yang jatuh cinta pada Naura.
Adam tidak menutupi kisahnya, dia menceritakan kebahagiaan saat Ahad menyapa. Adam menceritakan indahnya cinta itu hingga Danau yang ada di depan mereka adalah sebuah surga.
Gumaman kecil keluar dari bibir mungilnya, membuat Marvel semakin mendekat.
Dada Marvel berdetak kencang saat melihat wajah polos Nana yang masih tertidur dalam jarak dekat.
‘Ini pasti nggak bener! Pikir Marvel dalam hati.’
Detakannya semakin kencang tatkala Nana melenguh dan mengerjapkan kedua matanya.
“Ahhhhhh....” pekik Nana yang langsung terduduk dengan nafas menurut dan memeluk dirinya sendiri.
Yurine senang melihat adegan YAOI
>> Yurine sebenarnya pecinta Komik YAOI xD... <<
“...” Lerry menjadi trauma.
“Nina Chan...” Nijiro tidak berani menatap Wajah Nina xD. Dia juga trauma. Kedua pria tersebut tampak menjadi sangat suram...
“Aku sepertinya pernah mendengar nama itu.” Ucap Nina tampak berpikir.
“Eh... Benarkah?” Tanya Yurine.
Dari posisi sedekat itu ia bisa melihat jari-jari cowok itu penuh hansaplast dan mata panda yang terlihat jelas di kulit putihnya.
Gadis dengan name tag Rimba buana itu terkejut dengan darah kental yang keluar dari lubang hidung cowok itu. Dengan sigap ia langsung mengulurkan sapu tangan yang selalu ia bawa.
Cowok itu terlihat bingung dengan sikap tiba-tiba cewek asing dihadapanya.
Rupanya dirinya tak sadar akan darah yang mulai mengucur deras hingga menetes ke layar hp-nya.
duh kak thor..ada typo nama si talitha galau ...........
ya si arlita emang anjing penurut kamu..secara dia mau morotin harta kamu ..beda sama ayu yg bisa cari duit sendiri dan udah kaya juga..sana sama anjing peliharaan kamu aja..jangan usik ayu yg lagi jalan sama mantan nya ...
Vella Nine
Hai ... hai ...!
Salam kenal dari author yang sering galau...
Semoga suka sama cerita pertamaku di Goodnovel...!!
jangan lupa kasih komen, ya!
Kritik pedas juga gak masalah karena aku suka yang pedas2... hehehe.
.
Ambil pelajaran hidup dari tulisan-tulisanku, ya!
semoga bahagia dan bermanfaat!
"Walaupun Keluarga Winarta nggak sebesar Keluarga Ginanjar atau Keluarga Kinanta, kami juga bukan keluarga kecil yang remeh. Kamu rela jadi selingkuhan demi dia?"
Nayla bersandar pada meja dapur, mengambil gelas dan meminum air hangat.
"Waktu pertama kali baca komikmu, aku langsung jatuh cinta sama karakternya. Sifat kamu yang keras kepala itu nggak cocok sama dia. Aku yang lebih cocok untuk menyelamatkannya."
dilema Syila.
Syila terus meneteskan air matanya. Ia tidak tahu harus bagaimana ia menangani rasa cinta di hatinya. Cinta pada orang yang hampir sepuluh tahun membersamainya. Cinta yang tumbuh disaat yang dicintainya justru menjalin kedekatan dengan gadis lain. Parahnya gadis lain itu adalah sahabatnya sendiri. Haruskah ia egois mengutarakan perasaannya dan menghancurkan hati sahabatnya atau memilih memendam dalam-dalam rasa di kalbunya?
“Syila,” suara Hanif mendadak menginterupsi lamunannya. Kakaknya masuk ke kamar tanpa mengetuk. Syila buru-buru menyeka air matanya, tapi terlambat. Hanif sudah melihat semuanya.