Suami Premanku Ternyata Sultan
Riri berjalan dengan perasaan puas, walaupun masih ada sesuatu yang menjanggal di hatinya Riri tetap menikmati wajah kedua musuhnya yang sedang kesal setengah mati.
‘Benar kata Alden, seharusnya dari dulu aku berani untuk melawan.’
Riri melangkahkan kakinya menuju ke tempat dia akan bernaung bersama suaminya, meskipun masih kesal dengan jawaban Leon tadi, Riri tetap memutuskan untuk kembali dan berbicara baik-baik.
Riri menarik nafasnya dalam-dalam saat tangannya akan menekan beberapa angka yang ada di depannya. “Semangat Ry!... Di dalam sebuah hubungan harus ada yang namanya komunikasi.”