Tanpa Ayah di Hari Terakhir
Di bangsal yang sederhana itu, dia menggenggam tanganku erat.
Matanya menatapku, lalu berkata dengan suara pelan, “Ma … kalau aku mati, jangan langsung bilang ayah, ya? Ayah itu pahlawan sejati. Aku nggak mau ayah sedih.”
Empat hari yang lalu, asma anakku kambuh.
Dengan panik, aku menarik tangan Yuda yang sudah bersiap keluar rumah, memohon agar dia segera mengantar anak kami ke rumah sakit.