Sidekick
sahut gue.
Dia mengendus-endus kemejanya sendiri. “Makanya saya deketin kamu yang wangi,” kata dia menggoda.
“Hehehe, maaf, Pak, saya lagi mau konsen baca kontrak. Boleh nggak, saya ditinggal sendiri aja?”
Pak Cokro cuma tersenyum-senyum. “Ya udah, saya juga mau ke bawah. Btw, namanya juga rooftop, kamu akan selalu ketemu asap rokok di sini. Kalau mau free ya ke lounge aja. Yuk?”
Hot Chapters