Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Kali Kedua

Kali Kedua

Damar tertawa, "Iya. Kalau sekarang, udah tambah umur, jadi mulai butuh asupan kopi." "Boleh minum kopi. Tapi jangan terlalu sering." "Iya Rina." Setelah meminum beberapa teguk matcha greentea kesukaanku yang dibawakan oleh Damar, akhirnya tujuan kami berdua bertemu hari ini mulai dilaksanakan.
1019.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 426 kali sebagai kopi kedua
Baca
+Pustaka
Tak Ada yang Kedua

Tak Ada yang Kedua

Bibir tipisnya bergerak tanpa suara, “Kau kalah.” Aku memang kalah. Aku telah kalah dalam seluruh hidupku, itulah sebabnya sekarang aku tak ingin kalah lagi. Beberapa saat kemudian, layar ponselku menyala. Itu pesan dari Anto. [Hari ini pasti membuatmu merasa tertekan, Elsa. Maaf.] [Setelah semua ini berlalu, aku akan memberimu pesta pernikahan yang megah. Kita akan menikah lagi.]
27.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 935 kali sebagai kopi kedua
Baca
+Pustaka
Suami Kedua

Suami Kedua

Anin tersenyum bahagia menatap wajah Jonan. Setiap orang pasti hanya ingin menikah satu kali seumur hidup. Namun, jika keadaannya tak sejalan dengan harapan, mungkin pernikahan kedua menjadi pilihan. Pun dengan apa yang dialami Anindhiya Saputri. Pernikahan kedua bisa jadi adalah jodoh yang sudah ditentukan sang pencipta. ***
1016.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 552 kali sebagai kopi kedua
Baca
+Pustaka
BUNGA KEDUA

BUNGA KEDUA

ucap Reno “Kalian berdua sangat egois, kalian hanya memikirkan diri kalian sendiri, apa kalian pernah berpikir, bagaimana pendapat orang-orang tentang diriku. Bagaimana jika keluargaku mengetahui semua ini.?” Bunga menangis terisak. Reno berdiri dari tempat duduknya, dan mendekati Bunga.
2.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 64 kali sebagai kopi kedua
Baca
+Pustaka
ISTRI 365 HARI

ISTRI 365 HARI

Kara melihat langit yang berbeda dari terakhir kali ia melihatnya. Kara melangkah menyeret koper kecil yang di packing sembarang oleh Nadine menuju Coffee Shop tempat pertama ia dan Bagas bertemu. Ia berdiri di depan bar memesan es caramel machiato extra whipped cream kesukaannya. "Decaf please," tukas Kara yang baru tahu jika ia bisa mengkonsumsi kopi decaf alih-alih menghilangkan kebiasaan mengopi nya.
1015.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 358 kali sebagai kopi kedua
Baca
+Pustaka
Kursi Panas di Kantor

Kursi Panas di Kantor

terang Leo. “Ya, udah putus sama Andin hampir enam bulan lalu,” jawab Akira seraya menyesap espresso-nya. Memang kopi pilihan kedai Morning Mist ini memiliki kualitas terbaik. “Kopi apa ini Leo, kok enak banget sih?”Akira terdistraksi dengan rasa kopi dan harumnya yang benar-benar menggugah indra penciumannya. “Oh, ini kopi Flores Bajawa. Gue dapet satu supplier yang oke banget. Mereka juga sudah mulai ekspor ke beberapa negara.” ujar Leo bangga.
1029.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 863 kali sebagai kopi kedua
Baca
+Pustaka
Terjebak Sandiwara Bos Besar

Terjebak Sandiwara Bos Besar

Aku perlu distraksi… ‘ Lamunan Lita buyar begitu pintu mobil dibuka. Ardan datang lalu menyodorkan dua gelas kemasan kopi dengan rasa yang berbeda. Rasa kantuknya hilang dan berganti dengan rasa penasaran yang memenuhi pikirannya. Tatapan mata Lita memandangi dua kopi di tangannya dalam waktu lama. “Ardan…” “Ya?” “Dari semua jenis kopi, kenapa kamu membeli yang ini?”
104.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 124 kali sebagai kopi kedua
Baca
+Pustaka
Hati yang Kau Sakiti

Hati yang Kau Sakiti

sapa Arga kepada pemilik kedai saat mereka tiba. "Deux cafés, s’il vous plaît," lanjut Arga memesan dua kopi hangat. Pemilik kedai mengangguk sambil tersenyum, lalu mulai menyiapkan pesanan mereka. Setelah kopi selesai, Arga mengambil dua gelas kertas yang mengepul hangat dari meja. "Merci," ucap Arga dengan sopan sebelum beranjak dari kedai. Ia menyerahkan satu gelas kopi kepada Kiran. "Ini kopinya."
1051.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.3K kali sebagai kopi kedua
Baca
+Pustaka
TAKDIR KEDUA

TAKDIR KEDUA

ujar Diandra lagi. Dirga terkekeh. “Ga apa-apa Mom, es aja.” “Ini kopinya produknya si Davi. Arabika Kintamani. Beda lho dengan rasa kopi yang lain. Davi ngambil dari petaninya langsung.” “Oh, Davi sekarang jualan kopi juga Mom?” tanya Andien. “Iya. Masih kopi kemasan sih, lagi nyari lokasi dia, mau buka café kecil katanya.”
1025.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 940 kali sebagai kopi kedua
Baca
+Pustaka
Tetangga Kos Menawan

Tetangga Kos Menawan

protes gw "dah ah bawel, sana bikinin kopi gw dulu" Rena duduk di sebelah gw sambil kucek-kucek matanya. Mau ga mau daripada si Rena tambah cerewet akhirnya gw bikinin kopi buat dia, dan itulah pertama kalinya gw bikinin Kopi buat Rena "nih Ren kopi lo....." sambil gw ulungkan segelas mug kopi hitam panas made by Reyhan
8.918.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 440 kali sebagai kopi kedua
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
45678
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status