Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Gundik Bangsawan Belanda

Gundik Bangsawan Belanda

Tidak heran bangsa ini hancur, melihat pemimpin mereka saja membuat Jiwana merasa jijik. Pikirannya yang entah kemana seolah masih menghantui ketika malam menjelang. Semilir angin yang dingin menusuk tulang menjadi temannya malam ini. Ia terus menghisap rokok dari tembakau dengan lapisan kulit jagung untuk menemani malamnya. Kepulan asap disertai aroma kopi seolah mengobati sedikit keresahan di dalam hatinya.
1012.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 495 kali sebagai kopi malam dan rokok
Baca
+Pustaka
Menantu Pahlawan Negara

Menantu Pahlawan Negara

"Ardika, kamu benar-benar keji!" Irvy dan yang lainnya mulai melontarkan kata-kata kasar terhadap Ardika, menuduhnya tanpa dasar. Hanya Rafael dan Ginto yang sudah menyadari sesuatu. Rokok dan alkohol ini tidak ada bedanya dengan rokok dan alkohol yang dipasok khusus untuk mereka. Satu-satunya perbedaannya dengan agen khusus militer adalah, adanya seekor naga kecil berwarna hitam pada kemasan rokok dan alkohol tersebut.
8.82.7M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 85.3K kali sebagai kopi malam dan rokok
Tampilkan Ulasan (624)
Baca
+Pustaka
Adelia
Ijin promosi novel judul: Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasihku. Sialnya, pria yang kutemui di bar dan hampir tidur denganku semalam adalah Arkana Wijaya, eksekutor perusahaan yang dikirim untuk memecat seluruh departemenku
Klan Qing
Izin promosi ya, Thor. Judulnya: Murid 3 Dewa Novel ini adalah kisah Petualangan Lin Chen hingga menjadi Penguasa Semesta. Selain reinkarnasi Jenderal Perang dari Alam 9 Surga, dia juga memiliki Tubuh Kaisar Langit yang Legendaris. Bahkan para Dewa Kuno mengangkatnya sebagai Murid mereka.
Baca Semua Ulasan
My Incredible Man

My Incredible Man

Menikmati kopi, mie rebus, dan rokok. "Tempat seperti ini ternyata cukup nyaman." balas Ferran dengan mengihisap rokoknya kembali. Axel tersenyum, matanya menatap asbak yang sudah penuh. "Jangan terlalu banyak merokok, itu tidak baik." peringat Axel dengan lembut. "Rokok di jual untuk di hisap." "Sayangnya merusak kesehatan pengonsumsi, tapi memperkaya si produsen."
108.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 219 kali sebagai kopi malam dan rokok
Baca
+Pustaka
Surga Reinkarnasi

Surga Reinkarnasi

“Investigator Kelas Dua White Night, tolong jangan merokok. Rokok mengandung lebih dari 4.000 zat kimia, 60 di antaranya sangat berbahaya bagi tubuh—termasuk nikotin, tar, karbon monoksida, dan senyawa iritan lainnya. Selain itu, asap rokok pasif juga merusak kulitku.” Di tengah kepulan asap, Su Xiao berkata: “Bisakah kamu menemukan sebuah bar bernama helterskelte? Seharusnya tidak jauh dari sini.” Akira Mado menghela napas pelan. “Tidak masalah.” Ia mengeluarkan komputer kecil dan mulai memeriksa peta sekitar. “Ketemu. Lokasinya tepat di—” Sebelum Akira Mado sempat menyelesaikan kalimatnya, Su Xiao tiba-tiba menegakkan tubuh dan menatap seorang pejalan kaki di jalanan.
101.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 38 kali sebagai kopi malam dan rokok
Baca
+Pustaka
Dua Sisi Menantu

Dua Sisi Menantu

Sudah seperti lagu pengantar tidur saja. Bau alkohol dan asap rokok menguar memenuhi ruangan. Dua tahun lalu bau alkohol terlebih asap rokok adalah hal yang aku benci. Tapi sejak bekerja entah mengapa kini dunia malam, alkohol dan asap rokok menjadi teman-ku sehari-hari.
105.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 158 kali sebagai kopi malam dan rokok
Baca
+Pustaka
My Husband's Secret

My Husband's Secret

Ya, di samping jendela kaca yang bersebelahan dengan taman. Entahlah, sudah berapa banyak batang rokok yang dibakarnya sejak malam hingga dini hari ini. Beberapa gelas bekas kopi hitamnya juga teronggok di beberapa tempat. Sepertinya memang Ian berniat sekali tidak tidur di malam lajang terakhirnya ini.
1028.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 843 kali sebagai kopi malam dan rokok
Baca
+Pustaka
Jimat Tali Mayat

Jimat Tali Mayat

--------------------- o0o --------------------- Mbah Jarwo menyulut sebuah udud kawung[1] sebelum meneguk nikmat kopi hitam kesukaannuya. Selinting rokok yang terbuat dari daun aren kering, berisikan campuran tembakau taning dan cengkeh, dengan rasa serta aroma menyesakkan. Sebentar kemudian, kepulan candu asap putih pun mengalun dari mulut dan hidung sosok tua tersebut penuh kenikmatan. Usai beberapa kali mendeham, tiba-tiba dia diam termenung. Menatap kosong hamparan langit siang Kampung Sirnagalih yang biru bersih, tapi penuh dengan bayang-bayang berbagai persoalan di pelupuk mata.
8.512.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 513 kali sebagai kopi malam dan rokok
Baca
+Pustaka
WARUNG TENGAH MALAM

WARUNG TENGAH MALAM

Dan hal itulah yang menyebabkan orang tuanya mati secara mendadak pada akhirnya. Rokok yang Pak Ardi hisap kini sudah hampir habis, dan Pak Ardi pun menyimpan sisa rokok itu di dalam asbak yang ada di atas meja warung. dan tak terasa, waktu berlalu semakin larut. Bersamaan dengan suasana malam di warung yang semakin malam semakin mencekam. Pak Ardi kemudian meminum kopi yang aku sediakan, kopi hitam tanpa gula yang kini sudah dingin. Karena dari tadi dia tidak menyentuh kopi itu sama sekali.
9.8683.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 14.3K kali sebagai kopi malam dan rokok
Tampilkan Ulasan (174)
Baca
+Pustaka
Astri Kurniasih
saya sudah tamat baca ini ya sama kutukan leluhur juga, buka pake koin berbayar Dannnn, setelah beberapa lama(berbulan2) saya mau nostalgia baca ulang, tau ga mas othor saya mesti buka lagi pake koin, semua kekunci lagi... plis atuh lah saya waktu itu buka koin pake uang bukan pake daun... KECEWA
pujangga manik
jangan lupa baca karya terbaru saya ya SEHARUSNYA KAU IKUT MATI ekslusif di Goodnovel baca juga karya saya yang lain WARUNG TENGAH MALAM (tamat) KUTUKAN LELUHUR (tamat) KAMPUNG HALIMUN (tamat) support terus ya, Terima kasih
Baca Semua Ulasan
DILEMA KARENA CINTA

DILEMA KARENA CINTA

Kebiasaan siap makan merokok, tapi rokoknya bukan yang beli jadi. Bapak racik sendiri pakai tembakau dan cengkeh, kalau di desa seperti itu. Gadis itu membuatkan kopi hitam untuk menemani Bapak duduk santai di malam hari. "Pak besok Ririn ikut borongan tempat wak," katanya sambil duduk di tangga karena rumah kami panggung. "Iya nanti bisa buat ongkos kamu ke kota," jawabnya sambil menyesap kopi hitam yang masih terlihat panas.
104.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 111 kali sebagai kopi malam dan rokok
Baca
+Pustaka
Why Him?

Why Him?

Malam semakin larut, namun suasana kelab malam itu semakin menyesakkan. Kepulan asap rokok mengepul ke udara. Merambat di antara lautan manusia yang tengah sibuk mencari kenikmatan sesaat. Ada yang sibuk menari di lantai dansa, ada pula yang sibuk dengan gelas alkohol dan wanita seksi di sampingnya.
102.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 73 kali sebagai kopi malam dan rokok
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status