Balada Asmara Biduan Dangdut
Siang ini warung kopi Mbok Bariyah sementara dinyatakan: Tutup!
“Ayok hitung dulu uangnya,” kata Kang Bambang kemudian menumpahkan semua sisa-sisa isi karung ke atas meja.
Pecahan nominal uangnya bermacam-macam. Ada pecahan seratus ribu rupiah, bergambar Plokamator Republik Indonesia, merah-merah dan yang palling menyala. Ada juga yang berwarna biru tua, pecahan lima puluh ribuan. Ada pula yang berwarna hijau, dan pecahan ini jumlahnya yang paling banyak. Sebab itulah mengapa kusebut uang-uang ini lebih mirip bayam, sebab warnanya didominasi warna hijau.