Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Pelet Kopi Darah Haid

Pelet Kopi Darah Haid

senyum dengan menyiratkan sesuatu yang hanya dia sendiri yang tau akan artinya. Sumi berjalan menjauh dari rekan kerja dan juga Tio, ia menjauh sampai benar-benar tidak terlihat oleh para rekannya. Sumi mulai mengeluarkan alat untuk membuat kopi, ya Tio memang sudah biasa meminta untuk dibuatkan kopi kepada sumi. Bahkan hanya Sumi yang tau selera minuman untuk Tio. Tidak ada yang curiga akan pembuatan kopi yang sedang Sumi lakukan namun, tak sedikit juga model wanita yang melirik kemana arah Sumi melangkah jauh bahkan hanya untuk membuat kopi.
10499 viewsCompletedAdded to Library 18 Times as kopi merah putih ui
Read
+Library
ASMARA RUSUN SIMPANG TIGA

ASMARA RUSUN SIMPANG TIGA

Dewi langsung bergerak ke dapur dan kembali beberapa menit kemudian membawa piring kue dan cangkir kopi hangat yang masih mengeluarkan asap tipis. “Ini kopi arabika yang aku beli dari teman di Toraja, rasanya kuat tapi tidak pahit,” ucap Dewi sambil menaruh piring di atas meja. “Coba deh dicoba, kalau kurang manis aku kasih gula aja ya.” Rio mengambil sendok kue dan memakannya dengan lahap. “Enak banget, Mbak! Bikin sendiri ya?”
10994 viewsOngoingAdded to Library 33 Times as kopi merah putih ui
Read
+Library
CINTA SATU MALAM DENGAN CEO

CINTA SATU MALAM DENGAN CEO

ucap pelayan dengan santun lalu meninggalkan Marvin dan Leah. Leah menghirup aroma kopi di cangkirnya, ia lalu menyesapnya perlahan. “Kopi apa ini, Marv? Enak banget,” ucap Leah. “Ini kopi favorit Tuan Aldric. Black ivory.” Wanita di depan Marvin sontak membulatkan mata. “Black ivory? Kopi termahal di dunia, bukan?” “Aku tidak tau. Yang pasti, ini kopi terbaik di kafe ini,” jawab Marvin.
10117.1K viewsCompletedAdded to Library 4.3K Times as kopi merah putih ui
Read
+Library
Ellipsis

Ellipsis

Sepertinya ia telah salah dalam memilih tema. Kompol Indri memeriksa laporan hasil uji lab dari barang bukti yang tertinggal di lokasi dengan seksama. Sesekali diseruputnya kopi tubruk Arabika yang dipesannya secara khusus dari Temanggung, kampung halamannya. Ia memang selalu memesan kopi itu setiap bulan, sebab ia kurang menyukai kopi asal pabrikan.
103.6K viewsOngoingAdded to Library 138 Times as kopi merah putih ui
Read
+Library
Rindu yang Lupa

Rindu yang Lupa

Lelaki itu berpendapat. "Hahaha. Adakah kursi dosen dan kursi mahasiswa yang bersisihan ketika mengurai materi? Jika ada, mungkin presiden dan rakyat pun bisa minum kopi bareng. Sayang, mereka berbeda. Jika terbentuk dalam susunan piramida, maka dosen dan presiden ada di garis atas, sementara mahasiswa dan rakyat ada di bawah. Kak Fira tak pantas dipamerkan di permukaan bawah." Caca menarik ulur kesimpulan dengan perumpamaan. Hujan pulang, kabut perlahan pudar. Cahaya matahari mulai menyorot wajah-wajah kesibukan. "Kopi bungkusan plastik dengan yang dihidangkan cangkir antik bernilai beda, meski memiliki ramuan sama." Lanjut Caca sembari membuka resliting tas ransel yang sedari tadi bersanda
105.0K viewsOn holdAdded to Library 169 Times as kopi merah putih ui
Read
+Library
Nobody Knows

Nobody Knows

Kirei tidak kuasa menahan senyumannya. “Jenis kopinya yaitu arabika, librika, robusta, excelsa.” Ujar Haru lagi dia menoleh melihat Kirei yang berada di samping atasannya dengan menyunggingkan senyum. Kirei mendengus kesal mendengar kata asing baginya dia menatap kesal Haru tapi langsung merubah ekspresi menjadi senyuman saat menatap atasannya dan berkata.
103.4K viewsOngoingAdded to Library 102 Times as kopi merah putih ui
Read
+Library
Istri yang Tak Diinginkan dan Kembaran Rahasianya

Istri yang Tak Diinginkan dan Kembaran Rahasianya

Kursi-kursi kulit yang telah usang terasa nyaman dan lukisan lokal menempel indah pada dinding. "Selamat datang di Kafe Bija Kuprum!" Antusiasme sang barista tampak begitu asli, tidak dibuat-buat. Papan nama yang dia pakai bertuliskan "Anwar". Senyumnya sangat lebar saat dia menatapku dan bertanya, "Pertama kali di sini?" Aku mengangguk, entah mengapa merasa tersentuh dengan sambutannya. "Kalau begitu, kamu harus coba kopi andalan kami yang dibuat dari biji kopi Kombula dengan sentuhan vanila dan kulit jeruk. Percaya padaku, rasanya pasti bikin kamu ketagihan."
109.1K viewsOngoingAdded to Library 338 Times as kopi merah putih ui
Read
+Library
Menjadi Istri Dadakan Guru Killer

Menjadi Istri Dadakan Guru Killer

ucap Ian dingin. Cafe Kopi Tanpa Kenangan terletak di sudut mall, tepatnya di lantai dasar. Sebuah kafe dengan konsep minimalis, didominasi warna putih dan cokelat muda. Jendela kaca besar memperlihatkan pemandangan orang-orang yang berlalu lalang. Viera memutuskan segera menuju lokasi. Langkahnya tergesa-gesa di antara keramaian pengunjung mall.
105.8K viewsCompletedAdded to Library 201 Times as kopi merah putih ui
Read
+Library
OTW Menjanda

OTW Menjanda

“Boleh. Kita coba yuk, seberapa aneh.” Mereka menuju kedai yang dimaksud. Letaknya di luar, di sebuah sudut. Begitu mendekat, aroma kopi langsung menyeruak indra penciuman. “Nah, ini, Bang. Ada macam-macam jenis. Ada kopi turki, arab, aceh, belgia ….” Satria tersenyum menatap deretan menu dan beberapa alat yang dipajang. “Kopi aceh,” gumamnya.
1013.8K viewsOngoingAdded to Library 357 Times as kopi merah putih ui
Read
+Library
MENIKAH DENGAN SULTAN

MENIKAH DENGAN SULTAN

Lalu meminta Rinai membuat kopi hitam untuknya. “Kopi hitamnya tanpa gula, ya!” Wira duduk sambil menikmati rasa gurih dari rempeyek. Wangi daun limau berpadu dengan krispi membuat dirinya ketagihan. Selain berjualan rempeyek, Rinai juga menyediakan kopi dan air mineral di sana. Sesekali suka ada yang mampir membeli kopi. Rinai mengangguk, dengan cekatan dia membuatkan kopi pada gelas kecil untuk Wira. Pemulung tampan yang sudah jadi langganan rempeyeknya.
9.9259.4K viewsCompletedAdded to Library 8.0K Times as kopi merah putih ui
Show Reviews (28)
Read
+Library
Novan Sulistiawan
Sangat bagus, menginspirasi dan banyak sekali pesan pesan moralnya. Ceritanya nggak bertele-tele dan Semoga kedepannya author makin sukses dengan kisah2 positif lainnya. Terimakasih banyak atas karya nya ...
Mang Tarja
ceritanya seru dan menarik.. saya suka dgn alur cerita yg tidak monoton terutama bisa buat jantung kaya naik roller coster terimakasih sudah mengisi waktu luang saya dgn cerita sebagus ini saya ikuti terus cerita2 yg lain dari author ini sampai selesai.
Read All Reviews
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status