MAHAR 500 PERAK
Pricilia Kartika adat jawa pernikahancerpen romantis pernikahancerpen nikah kontrakcerpen malam pernikahan romantis
“Mahar itu uang koin?! Lima ratus perak? Apa dia pikir ini candaan?!”
Penghulu tampak canggung. Ia menoleh ke arah Wijaya, berharap sang ayah bisa menenangkan situasi. Tapi Wijaya hanya menghela napas panjang, menunduk, lalu berkata pelan. “Yang penting ijab kabul sah.”
“Tapi, Mas—” protes Ratna lagi, namun sang paman menahan lengannya. “Sudah, Ratna. Ini bukan waktunya mempermalukan pengantin.”
人気のチャプター