Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Testpack di Kamar Pembantuku

Testpack di Kamar Pembantuku

Mas Reza melambaikan tangannya lalu masuk ke mobilnya. Sampai di toko, aku langsung sibuk dengan kegiatan yang sudah ku geluti kurang lebih dua tahun ini. Konsumen datang silih berganti, dari yang mulai membeli eceran, dan juga yang datang membeli dalam jumlah banyak untuk dijual lagi. Ya, aku memang menjual berbagai macam hijab, dengan harga yang cukup relatif lebih murah, namun kualitas tidak murahan. Ada banyak toko-toko kecil yang membeli barang kodian di tokoku. Mulai dari yang di dalam kota, dan juga di luar kota, bahkan ada yang dari desa-desa kecil datang kemari berbelanja.
1.9K viewsOngoingAdded to Library 48 Times as kotak p3k kecil
Read
+Library
Istri Kecilku

Istri Kecilku

Diana sedang duduk di kantin bersama Pitaloka, mencoba fokus pada diktat Psikologi Perkembangan. ​"Gila ya, Di. Pak Aksara kalau sudah go public ternyata lebih ngeri daripada pas masih rahasia," ucap Pita sambil menyuap siomay. "Lihat tuh, meja asdos di pojok sana. Rendy mukanya kayak baru saja makan jeruk nipis sekilo."
1.0K viewsOngoingAdded to Library 37 Times as kotak p3k kecil
Read
+Library
Kotak Itu Berbicara

Kotak Itu Berbicara

“Oke, kita mulai latihannya.” Setelah selesai membuka latihan, Roni meminta bantuan Karina untuk membuka kotak yang dia bawa. Kotak itu sering disebut ‘Kotak Berbicara’, kotak yang menjadi bagian penting dalam perjalanan tim teater sejak dulu. Benda sederhana yang setiap waktu berganti tangan. Kotak itu sudah ada sejak angkatan-angkatan tim sebelumnya. Selain menjadi wadah kritik dan saran, kotak itu juga menjadi tempat curahan hati para anggota tim. Masalah memang sering terjadi di antara anggota tim dan Kotak Berbicara menjadi media untuk menyelesaikannya.
2.7K viewsOngoingAdded to Library 106 Times as kotak p3k kecil
Read
+Library
Ayo Bercerai, Kapten!

Ayo Bercerai, Kapten!

Tapi sekarang. Nathan meremas rambutnya sendiri, frustrasi. Ia tidak ingin mendesak Rachel, tapi ia juga tidak bisa hanya diam dan menunggu tanpa melakukan apa-apa. Lalu, sesuatu menarik perhatiannya. Di sudut dapur, di dekat lemari kecil, ada satu kotak putih seperti kotak p3k. Itu bukan kotak p3k yang dia kenali, karena rasa penasaran Nathan berjalan mendekati tempat tersebut dan mengambil kotak persegi kecil itu. Pria itu membuka penutup kotak itu hingga melihat beberapa botol di dalam kotak itu. Ada dua jenis botol berbeda, dan masing-masing ada tiga botol.
104.4K viewsOngoingAdded to Library 135 Times as kotak p3k kecil
Show Reviews (3)
Read
+Library
Jeon Shanty
ceritanya bagus dan sedikit mendebarkan seorang kapten yg hampir di tinggal istri yg tdk pernah dia tau kegiatan nya apa di rumah, istri yg selalu di tinggal pergi karena kecintaan nya terhadap pekerjaannya sehingga membuat Rachel putus asa dan memilih untuk berpisah... lanjut Thor seru nih......
Yanti Wijaya
Ceritanya Menarik juga membawa perasaan kita larut dalam alurnya. Sakit bgt ngebayangin jadi Rachel. Moga akhirnya kalian bisa bahagia menjalani rumah tangga yg sesungguhnya bahagia bersama Nathan dan Rachel.
Read All Reviews
Kita Punya Esok, tapi tak Punya Selamanya

Kita Punya Esok, tapi tak Punya Selamanya

Dia mungkin memaksakan diri duduk di sana agar Angeline tidak khawatir. Aku sebenarnya tidak ingin ikut campur, tetapi suasana hatiku hari ini sedang baik. Lagi pula, aku tidak ingin sesuatu terjadi padanya di rumahku. Itu akan berdampak buruk pada orang tuaku. Setelah ragu sejenak, aku berkata, "Kotak P3K ada di laci kedua lemari putih." Thomas mendongak dan mata kami bertemu. Dia mungkin berpikir aku akan mengambilnya. Jadi, dia tetap duduk dan hanya tersenyum mengejek.
11.8K viewsCompletedAdded to Library 342 Times as kotak p3k kecil
Read
+Library
Kesandung Cinta Dokter Brondong

Kesandung Cinta Dokter Brondong

kata Radit yang kembali memejamkan matanya. Nirmala menghela nafas, lalu matanya melihat sebuah kotak yang bertuliskan P3K, segera saja diambilnya kotak itu dia melihat isinya dengan miris. Sebagai seorang dokter, persediaan obat-obatan Radit sangat memprihatinkan. Hanya ada peralatan pertolongan pertama untuk luka, beberapa obat gosok. dan juga beberapa paracetamol. “Ini nggak ada obat lain, kamu tidak ke dokter?”
109.2K viewsCompletedAdded to Library 184 Times as kotak p3k kecil
Read
+Library
KELAMBU MERAH JAMBU

KELAMBU MERAH JAMBU

Nggak sama sekali! By the way, itu tadi apa ya, yang mirip pil kecil-kecil putih di kotak P3K? Kenapa Kenzy terlibat begitu marah, tahu kalau aku hampir saja mengambilnya? Baru hampir lho, belum terambil sama sekali. Ummm, apakah itu yang disebut dengan obat-obatan terlarang di seluruh penjuru dunia ini? Kalau iya, mengapa Kenzy teledor? Maksudku, mengapa dia ceroboh, menyimpannya di kotak P3K? Tunggu, tunggu sebentar!
1020.4K viewsCompletedAdded to Library 551 Times as kotak p3k kecil
Read
+Library
Perangkap Dendam Tuan Miliarder

Perangkap Dendam Tuan Miliarder

"Aku akan ambil kotak P3K." Aaron hanya mengangguk. Aku berjalan cepat ke dapur, di mana aku tahu kotak itu disimpan di laci bawah, dekat wastafel. Tanganku menarik laci itu terbuka, dan aku merasa lega ketika melihat kotak putih bertanda palang merah di sana. Aaron masih duduk di sofa ketika aku tiba. Aku berlutut di depannya, membuka kotak P3K di atas meja. "Ini akan sedikit sakit," kataku, mencelupkan kapas ke antiseptik.
824 viewsOngoingAdded to Library 25 Times as kotak p3k kecil
Read
+Library
Saat Matanya Terbuka

Saat Matanya Terbuka

Shelly mengeluarkan kotak P3K portabel dari tasnya dan mulai merawat luka Hayden. "Ibuku juga punya kotak P3K yang mirip," kata Hayden. “Bibi yang merekomendasikan ini ke aku. Katanya isinya banyak obat-obatan dan umumnya bisa memenuhi kebutuhan luka ringan dalam kehidupan sehari-hari, jadi aku beli satu,” kata Shelly sambil memoles ulang jarinya. Dia melihat lengan pendek Hayden dan bertanya, "Apa kamu bawa jaket? Di tepi laut agak dingin di malam hari."
9.54.8M viewsCompletedAdded to Library 166.6K Times as kotak p3k kecil
Show Reviews (1744)
Read
+Library
Juli Anty
ceritanya bagus bgt good job author cm skrg kami dipersulit utk membaca tiap bab nya sedangkan novelnya ribuan bab kpn kami selesai baca klo poinnya makin kecil pdhl udh ntn iklan byk tp gk bisa buka bab please author tlog dipermudah ya biar kami makin semangat membaca novel ini maaf ya author ......
Syamsiah
greget bacanya karna panjang sekali,mau berhenti tapi isi ceritanya selalu bikin penasaran.aku tidak percaya ini sudah hari ke 25 aku membaca novel ini... sedangkan novel yang dibukukan setebal kamus bahasa inggris bisa ku selesaikan baca nya dlm waktu seminggu. novel ini bagus banget tiap bab nya...
Read All Reviews
KAU MENDUA AKU PUN SAMA

KAU MENDUA AKU PUN SAMA

“Luka kecil gimana? Ini pasti sakit,“ ucapku sambil menatap lukanya yang menurutku lumayan parah. “Itu nggak sakit, Khai,“ katanya sambil menatapku lekat-lekat. Aku mengernyit tak percaya. “Yang sakit bukan itu, Khai. Tapi ini,“ katanya sambil menangkap tanganku dan meletakannya di dada bidangnya. Aku berdecak dan pura-pura melotot. “Simpan dulu gombalannya. Kita obati dulu lukamu.“ Aku menyapukan pandangan ke sekeliling ruangan, lalu menatapnya. “Apa ada kotak P3K di sini?“ “Tidak ada. Adanya di dekat dapur.“ Aric menjawab datar. “Kalau begitu biar aku ambil dulu,“ sahutku sambil beranjak berdiri. Tapi dengan cepat ia menahan tangan ini.
9.971.3K viewsCompletedAdded to Library 2.7K Times as kotak p3k kecil
Read
+Library
PREV
1
...
34567
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status