Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Between Two Loves

Between Two Loves

Dalam kebingungan, setetes bulir bening mengalir dari sudut matanya yang mulai basah. Bersambung ...
1016.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 635 kali sebagai kotoran mata seperti benang
Baca
+Pustaka
Pelet Kopi Darah Haid

Pelet Kopi Darah Haid

Benang itu bergerak sendiri, seperti cacing. Suara itu membisikkan Sumi bahwa benang Itu adalah, benang gangguan yang selama 7 malam menempel padanya. Sumi terpaku saat melihat dari arah rumahnya, ada satu benang putih. Benang itu panjang sekali, berkelok, menembus malam. Ujungnya menancap di punggungnya sendiri, tepat di bekas genggaman tangan itu.
10516 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 10 kali sebagai kotoran mata seperti benang
Baca
+Pustaka
Jerat Obsesi Mafia Kejam

Jerat Obsesi Mafia Kejam

“Ada apa ini…?” Penglihatan di mata kanannya berubah, tidak sepenuhnya gelap, tapi memburam. Seolah ada lapisan tipis yang menghalangi pandangannya, membuat garis-garis di hadapannya kehilangan bentuk. Jasmine mengedip lebih cepat, berusaha menyesuaikan, tapi tetap sama. Ia mengangkat tangan, mengucek mata kanannya perlahan. “Ah… mungkin cuma kena debu…” gumamnya lirih, lebih untuk menenangkan diri sendiri.
104.1K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 119 kali sebagai kotoran mata seperti benang
Baca
+Pustaka
Benang Merah Rigel dan Nada

Benang Merah Rigel dan Nada

Mimpi yang baru saja ia alami rasanya seperti sangat nyata, bahkan ia sedang meneteskan air mata sekarang. Nada melihat ke arah jendela dan melihat kondisi diluar sudah terang. Ia melihat jam yang berada di nakas menunjukkan pukul enam lebih lima belas menit. Nada mencoba bangkit dari tempat tidur untuk segera membersihkan diri. “Argh!” Nada memekik tertahan saat merasakan kepalanya yang masih berdenyut nyeri. Ia kembali duduk di ranjangnya.
2.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 78 kali sebagai kotoran mata seperti benang
Baca
+Pustaka
OB - Sang Pewaris Rajah Terkuat

OB - Sang Pewaris Rajah Terkuat

Mata elangnya yang terbiasa melihat detail menangkap sesuatu yang ganjil. Di sepanjang kusen luar bagian bawah setiap jendela, terdapat taburan bubuk hitam. Sekilas, benda itu terlihat seperti debu tanah, namun warnanya terlalu pekat seperti areng atau jelaga halus yang sengaja ditaburkan memanjang membentuk garis pembatas. Kukuh melangkah mendekati salah satu jendela untuk memastikan pandangannya.
1011.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 415 kali sebagai kotoran mata seperti benang
Baca
+Pustaka
Aku Juga Keturunan Jenderal

Aku Juga Keturunan Jenderal

Melainkan rambutnya diikat menjadi ekor kuda tinggi dengan pita sutra berwarna putih polos. Raut wajah Intan terlihat pucat, rongga matanya sedikit memerah dan juga samar-samar terdapat bayangan berwarna hitam di bawah matanya, seperti orang yang tidak tidur semalaman dan juga terdapat air mata di bulu mata Intan yang sedikit melengkung. Intan memiliki penampilan yang menakjubkan, dia terlihat berlinangan air mata, tapi sama sekali tidak terlihat seperti seorang wanita lemah, melainkan terdapat semacam kekuatan dan ketegasan di dalam matanya.
10190.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 5.7K kali sebagai kotoran mata seperti benang
Tampilkan Ulasan (50)
Baca
+Pustaka
Hamfa Merman
"Selingkuh? Aku hanya ingin hidup bersama pria yang layak untukku! Kamu suami rendahan tak pantas untukku!" bentak Alya dengan arogan. Ikuti perjalanan Bara menghadapi perselingkuhan istrinya Alya. Mampukah Bara membalas dendamnya? Langsung baca di novel DERITA WAJAH JELEK
Arumi Nasha
baru mulai baca dari author ini, memang lagi nyari² novel begini. Krena saat ini lagi baca mayor jendral joka yg masih on going. sambil nungguin updatenya tiap hari, jadi kesini dulu... mantapp Thor ... ada karyawan baru kah ???
Baca Semua Ulasan
Ketika Samudra dan Langit Jatuh Cinta

Ketika Samudra dan Langit Jatuh Cinta

“Cin? Lo masih idup kan? Ini gue udah bawa amunisi... seblak ceker sama masker timun buat mata kodok lo!” Gedoran pintu Rara yang brutal itu seolah-olah menghantam gendang telinga Cinta yang masih berdenyut. Cinta mengerang, mencoba membuka kelopak matanya yang terasa seberat beton. Benar kata Rara semalam, matanya benar-benar bengkak, merah, dan nyaris tidak bisa terbuka... persis kodok sawah yang habis kena lindas ban motor.
101.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 40 kali sebagai kotoran mata seperti benang
Baca
+Pustaka
LANTING BRUGA

LANTING BRUGA

"Benang macam apa ini? tajamnya melebihi sebuah senjata level tinggi, mendekati pusaka." Dengan mata kirinya, Lanting Beruga mulai memeriksa kemungkinan untuk melewati benar-benang penghadang di depannya. Sungguh, jika dia tidak menggunakan mata kiri, dia tidak mungkin bisa melihat ada banyak benang tajam di tempat ini. Lanting Beruga menarik pedang sisik naga, mencoba menguji benang itu dengan pedang pusakanya, tapi sial, pedang sisik naga hijau bahkan tidak bisa memotongnya.
9.33.2M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 88.8K kali sebagai kotoran mata seperti benang
Tampilkan Ulasan (1034)
Baca
+Pustaka
Insan Perantau
sangat menarik jalan cerita..menunggu bab selanjutnya terasa debar di hati menantikan cerita seterusnya.Seakan diri termasuk dalam cerita menantikan lawan yang akan ditewaskan. Rakan- rakan seperjuangan juga menarik isi cerita menghadirkan sebuah cerita yang hebat. Seni pertarungan yang menarik lag
Jayashree
Kalo kamu dijodohkan sosok kaya, rupawan dan sempurna gimana gais? Sayangnya Zora menolak dengan pasti dan memilih kekasihnya yang sederhana. Ayahnya tidak bisa membiarkan hal ini dan berencana untuk menghancurkan kekasih dari putrinya. Hemm gimana kelanjutannya? Mampir ya di "Arti Cinta Untuk Zora"
Baca Semua Ulasan
TULPA

TULPA

Kejora Amara. Sedangkan di sisi lain Kejora mengernyit ketika mendapati jari kelingking kanannya telah terikat sebuah benang merah. Dia tidak mengetahui apapun tentang benang merah tersebut. Seingatnya, tadi belum ada benang merah itu. Ekor matanya bergerak, mengikuti benang merah yang tergeletak di atas tanah menuju ke suatu tempat. "Benang apa ini sebenarnya?" gumamnya pelan masih belum mengerti.
106.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 146 kali sebagai kotoran mata seperti benang
Baca
+Pustaka
BENIH 2 MILIAR

BENIH 2 MILIAR

Air mata tak henti mengalir di kedua bola matanya yang cekung. Dari awal bertemu aku memang merasakan sesuatu. Seperti ada ikatan yang sulit kumengerti apalagi saat mengingat bahwa kami sering kali mengalami keluhan sakit kepala yang sama. Ada kemiripan juga di hidung dan bibir. Walau mata kecokelatanku berasal dari si penabur benih. "Kalau nggak ada, biar saya yang mulai. Gimana rasanya meniduri menantu sendiri?"
1082.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.7K kali sebagai kotoran mata seperti benang
Tampilkan Ulasan (24)
Baca
+Pustaka
Dwrite
Hola, Ges. B2M tinggal enam part lagi, ya. Harusnya akhir Agustus udah tamat, cuma karena aku sempet sakit makanya ke-pending. (emot nangis) Kemungkinan akan langsung aku up keenamnya akhir minggu ini (bisa lebih cepet kalau nggak ada halangan) Jadi, mohon maaf kalau updatenya lama, ya. Alapyuuu.
Hida SuryanaNuryani
ending nya itu thor ... cakep tapi sakit hatiii pas tau nindi meninggal, di kira bahagia didunia trnyata di Alam yg berbeda tapi ada bahagianya jga karena nindi insyaa alloh mendapatkan kebahagiaan dan ketanangan abadi ... terimakasih thor... aku udah kek baca kisah nyata aja nih menghayati ny...
Baca Semua Ulasan
Sebelumnya
1
...
456789
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status