Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Terlahir Kembali di Tubuh Ibu Tiri Kejam

Terlahir Kembali di Tubuh Ibu Tiri Kejam

bentak Gu Qingran. Dengan keadaan begini, dia sebagai dokter bedah jenius, sudah memikirkan caranya. Dia segera menekan luka itu dengan kedua tangannya. "Benang! Cepat berikan benangnya!" "Benang apa, Nyonya?" "Benang sutera, bukanlah kalian sudah kusuruh membawa benang sutra, di mana benda itu!" Sialan, wajah pelayan pucat pasi. Mereka lupa, bahkan tidak mencarinya tadi.
1011.0K viewsOngoingAdded to Library 407 Times as benang kusut
Read
+Library
Mandat Langit

Mandat Langit

Lin Suyin menjawab sebelum aku selesai, “Orang itu punya hubungan dengan istana.” Kami saling menatap. Malam itu, kabut seperti menahan napas kami berdua. Aku melanjutkan, “Masih ada satu hal lagi.” Lin Suyin bertanya, “Apa?” Aku mengangkat benang hitam itu ke dekat lentera kecil ditangan Lin Suyin. “Benang ini,” kataku. “Bukan benang biasa. Ini benang halus yang biasanya dipakai untuk dokumen ‘bukan untuk umum’. Benang seperti ini jarang ditemukan di luar istana.”
301 viewsOngoingAdded to Library 9 Times as benang kusut
Read
+Library
I Can See Your Destiny

I Can See Your Destiny

tanya wanita itu lagi. “Mama dan papa juga punya benang yang sama. Bahkan semua orang punya. Benangnya berwarna merah. Ada yang terhubung, dan ada juga yang terputus seperti milik dokter. Benang milik mama dan papa terhubung dengan sangat kuat, dan sulit untuk putus. Sedangkan benang milik dokter, benangnya terlihat rapuh dan bagian ujungnya terputus dengan tidak rapi.”
3.4K viewsOngoingAdded to Library 77 Times as benang kusut
Read
+Library
Putus Cinta Membuatnya Brengsek

Putus Cinta Membuatnya Brengsek

Mengurus *Bersuara*, memimpin gerakan sosial yang kini semakin besar, dan mengelola bisnis fashionnya, semuanya mulai terasa seperti tugas yang menumpuk tanpa akhir. Pada suatu pagi yang cerah, Nara terbangun dengan pusing di kepalanya. Ia mencoba bangun dari tempat tidur, namun tubuhnya terasa berat. Setiap ototnya terasa pegal, seakan-akan ia tidak cukup tidur. Nara menatap jam di meja samping tempat tidur—jam sudah menunjukkan pukul 9 pagi. Namun, ia merasa seakan baru tidur beberapa jam yang lalu.
1.7K viewsOngoingAdded to Library 56 Times as benang kusut
Read
+Library
Penghuni

Penghuni

Bukan dari kain putih bersih, melainkan gumpalan rambut hitam yang sangat panjang. Rambut yang terlalu panjang untuk ukuran manusia. Diikat sangat erat dengan benang berwarna merah darah. Di tengah gumpalan rambut itu, tertancap tiga buah jarum karatan yang menembus hingga ke dalam. "Rambut? Itu rambut siapa, Ru?" tanya Ranti dengan suara terisak. "Dan kenapa baunya kayak bangkai?"
1.2K viewsCompletedAdded to Library 24 Times as benang kusut
Read
+Library
Pernikahan Sebatas Status

Pernikahan Sebatas Status

tutur Jingga. "Kasihan sekali." Ganendra merengkuh tubuh ramping Jingga, lalu mengusap-usap pucuk kepalanya dengan kasar. "Jangan, Pak. Nanti rambutku kusut." Jingga berusaha menghindar seraya merapikan rambutnya kembali. "Kenapa memangnya kalau kusut?" Ganendra mengangkat satu alisnya lucu. "Aku tidak mau kelihatan kusut, karena ingin tampil cantik dan sempurna di depan anda," sahut Jingga.
98.4K viewsCompletedAdded to Library 194 Times as benang kusut
Read
+Library
Dokterku Pemburu Roh

Dokterku Pemburu Roh

Dia mengamati setiap benang yang akan memutuskan anggota tubuh lainnya. Waktu semakin menipis, lengannya yang lain mulai berdarah. Meski gemetaran, Sera tetap mengamati dan akhirnya melihat sesuatu di antara benang-benang itu. "Benang biru? Apa mereka tidak bisa melihatnya?" gumam Sera dalam hati. "KEN! ADA BENANG BIRU DI BELAKANGMU, COBA KAU POTONG!" suruh Sera.
1.8K viewsOngoingAdded to Library 44 Times as benang kusut
Read
+Library
Bukan Pernikahan Kontrak Biasa

Bukan Pernikahan Kontrak Biasa

’ [Mas, kamu masih di sana? “Ah, iya. Saya sedang di jalan. Menuju pulang. Ada apa? Kamu butuh sesuatu?” Kenzo mencoba mentralkan diri dengan berdeham setelahnya. Mencoba untuk terdengar biasa-biasa saja. [Eungh, kalau enggak ngerepotin, apa aku bileh nitip untuk dibelikan benang rajut? Soalnya sudah habis. Tapi, kalau kamu enggak bisa, gak papa, deh aku beli online.]
103.0K viewsOn holdAdded to Library 115 Times as benang kusut
Read
+Library
Perjalanan Sang Batara

Perjalanan Sang Batara

Namun mereka tak peduli. "Kita pancing mereka masuk ke hutan itu." ucap Lu Che.Jaka dan yang lainnya mengangguk. Ternyata para penguntit itu tidaklah sedikit. Memasuki hutan, Lu Che membuat sebuah jebakan dari benang yang sangat tipis. Benang itu bernama Benang Kabut. Hampir tidak terlihat setelah di pasang. Jebakan itu cukup mengerikan. Siapa pun yang terkena jebakan akan langsung terpotong.
1011.1K viewsOngoingAdded to Library 321 Times as benang kusut
Read
+Library
WITHERED

WITHERED

Bunyi tangga yang khas itu membuat Rose menoleh, "oh, kupikir kalian kemana?" Ken mengangguk pada wanita tua yang sudah merajut di depan perapian. Begitu nyaman Rose duduk di kursi goyang, sedang di sampingnya terdapat keranjang berisi bermacam-macam benang rajut yang ukuran dan warnanya berbeda. "Badainya sudah selesai dan tulang-tulangku merasa lebih baik," ucap Rose membuat Ken tersenyum. Ia tidak bertanya kenapa rambut Ken basah dengan aroma sampo dan sabun yang hidung tuanya hafal, sementara mata tuanya yang bisa melihat debu menempel di pakaian yang Ken kenakan.
1023.6K viewsCompletedAdded to Library 732 Times as benang kusut
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status