Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Pria Tak Kasat Mata

Pria Tak Kasat Mata

Moyna Pakhi
"Kenapa, Pak? Ada yang salah?" tanyaku. "Eh, nggak, nggak .. Cuma, kalian orang pertama yang menempati rumah ini semenjak ... " Pria tua itu terlihat gugup seolah tak ingin melanjutkan perkataannya. "Semenjak apa?" *** Entah kenapa aku tergerak untuk melangkahkan kakiku ke kamar gadis itu untuk melihatnya. Ia sedang berbaring sambil memejamkan matanya. Perlahan aku beranjak mendekatinya lalu duduk di ujung tempat tidurnya. Aku memperhatikan wajah gadis itu sesaat, ia tampak lelah. Aku tersenyum. Aku bahagia karena aku tak lagi sendirian di rumah ini.
103.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 104 kali sebagai kotoran mata seperti benang
Baca
+Pustaka
Pembalasan Pangeran Mata Iblis

Pembalasan Pangeran Mata Iblis

shennaartha
Lahir dengan mata kanan berwarna merah membuat orang-orang mengutuk dan menjuluki Mo Feng sebagai pembawa sial, titisan iblis, Sang Pangeran Mata Iblis! Terlebih di hari yang sama dengan hari kelahirannya itu, tragedi berdarah terjadi secara tiba-tiba! Monster iblis melakukan pembantaian di mana-mana! Ayah ibunya ikut mati, kerajaan porak-poranda, dan seluruh rakyat menderita. Mo Feng pun hidup nelangsa karena kebencian orang-orang kepadanya. Tidak sedikit orang yang berniat membunuhnya. Hal ini membuat Mo Feng bertekad untuk membuktikan pada dunia kalau dia bukan titisan iblis!
102.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 100 kali sebagai kotoran mata seperti benang
Baca
+Pustaka
Cintai Aku, Seperti Aku Mencintaimu

Cintai Aku, Seperti Aku Mencintaimu

21++ Warning! Bijaklah dalam membaca. Terdapat adegan erotis yang sedikit vulgar didalamnya. --- Cinta... Menurut Gwen itu adalah hal yang paling bulshit yang pernah dia ketahui, karna pada dasarnya pria adalah manusia hidung belang yang tidak akan puas hanya dengan satu wanita. Gwen suka menjelajahi dunia malam, membuat pria bertekuk lutut di hadapannya, dan membuat mereka tergila-gila di bawah kakinya. Hingga pada akhirnya dia bertemu dengan Max, pria yang dengan sifat keras kepala bagaikan batu, tak pernah lelah mendekati dirinya dan membuat hidupnya benar-benar berubah. Max menawarkan cinta, tapi Gwen masih meragukan itu. Apakah Gwen akan menerima cinta itu? Ataukah Gwen akan pergi dari kehidupan max?
1060.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.4K kali sebagai kotoran mata seperti benang
Baca
+Pustaka
Mata Ajaib Pembaca Pikiran

Mata Ajaib Pembaca Pikiran

Thomas memiliki penampilan yang berbeda dari teman-temannya, ia berambut pirang serta sepasang mata unik—satu biru dan satu hijau. Ia kemudian menyadari bahwa ia memiliki kemampuan membaca pikiran orang lain hanya dengan menatap mata mereka. Kekuatan ini membuat Thomas semakin yakin bahwa ada sesuatu yang tersembunyi tentang masa lalunya. Thomas memulai pencarian untuk mengungkap kebenaran di balik asal-usulnya.
1.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 34 kali sebagai kotoran mata seperti benang
Baca
+Pustaka
Misteri Di Balik Mata

Misteri Di Balik Mata

Andi Iwa
Suci, adalah detektif dengan kemampuan indra ke enam. Dirinya tak menyangka bahwa akan terjerat dalam sebuah misteri kuno yang melibatkan kutukan di desa terpencil yang dikenal sebagai "Desa Kegelapan." Satu-satunya cara untuk menghentikan kekuatan jahat tersebut adalah dengan memecahkan teka-teki ritual kuno dan mengungkap rahasia yang selama ini tersembunyi. Akankah Suci berhasil memecahkan misteri itu atau nyawanya menjadi bayaran?
101.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 48 kali sebagai kotoran mata seperti benang
Baca
+Pustaka
SEKELIP MATA CRAZY RICH

SEKELIP MATA CRAZY RICH

YUDI MASRAMID
Meninggalnya putra seorang Konglomerat, tanpa ahli waris membuat Tuan Sanjaya pemilik Sanjaya Corporation menjadi putus ada. Ketika kerajaan Bisnis besarnya, perkebunan kelapa sawit, tambang batubara dan pabrik lenyap dan jatuh ke saudara jauh? Namun harapan timbul, ada cucu pewaris yang tidak diketahui dan dipertemukan . Tapi ada kebohongan ditengah realita dan harapan. Intrik dan kejadian serta masalah,.sampai bila itu terungkap? Apa yang terjadi sesudahnya? YUDI MASRAMID / SOFIE HSARI YUDI MASRAMID
102.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 95 kali sebagai kotoran mata seperti benang
Baca
+Pustaka
Gadis Tanpa Mata Batin

Gadis Tanpa Mata Batin

Seorang perempuan biasa, bukan dari kalangan ahli agama, namun keluarganya membesarkannya dengan penuh kehangatan dan cinta. Dirinya berasal dari keluarga sederhana yang pergi ke kota untuk bekerja. Karena keuangan yang terbatas Minama seorang perempuan berhijab terpaksa mencari kostan yang sesuai dengan budgetnya, sampai dia menemukan sebuah tempat tinggal kostan berlantai 2 yang menurutnya bagus, fasilitas yang memadai namun harganya sangat jauh di bawah rata-rata. Saat pertama kali penyerahan kunci kamar, dari sanalah semua cerita Mina di mulai..
1.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 26 kali sebagai kotoran mata seperti benang
Baca
+Pustaka
Air mata yang Kutumpahkan

Air mata yang Kutumpahkan

Menikah dengan Panji Wicaksana, yang tidak lain adalah pacar adik kembarnya, bukanlah keinginan Keira Prawirajaya. Masalahnya adik kembarnya tersebut kabur seminggu menjelang hari pernikahannya. Sementara keluarga besarnya memerlukan tameng untuk menutupi aib keluarga. Dan seperti biasa, Keira lah yang harus mengambil alih semua dosa-dosa adik kembarnya. Masalah timbul saat Keisha kembali. Keisha memutarbalikkan fakta, dan menjadikan Keira kambing hitam atas segala kesalahannya. Panji yang masih sangat mencintai Keisha, mengupayakan segala cara agar bisa menceraikan Keira. Termasuk menuduh Keira berselingkuh dan mengandung benih dari pria lain. Keputusan apa yang akhirnya akan diambil oleh Keira? Mempertahankan rumah tangga dan maruah keluarga, atau menyelamatkan harga dirinya sebagai seorang wanita? "Aku diam bukan karena aku kalah. Aku hanya tidak mau kamu semakin mempermalukan dirimu sendiri. Karena secepat apapun kebohongan berlari, yakinlah bahwa kebenaran pasti akan selalu melewatinya." -Keira Prawirajaya- "Bertahanlah, jika kamu betah. Dan pergilah, jika kamu lelah. Aku tidak pernah memaksa." -Panji Wicaksana- "Jangan biasakan menelan stigma bulat-bulat tanpa ditelaah terlebih dahulu. Cinta boleh, tapi tolong otak kamu itu dipakai!" -Alrasya Abiyaksa-
1091.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.8K kali sebagai kotoran mata seperti benang
Baca
+Pustaka
Masa Lalu yang Meluruh Seperti Salju

Masa Lalu yang Meluruh Seperti Salju

Di kehidupan sebelumnya, Maya Asraf menikah dengan seorang "suami tak kasat mata". Di hari dia bersalin, Maya mengalami perdarahan hebat hingga koma. Namun, panggilan teleponnya ke Howard Bandri tak pernah diangkat. Setelah dokter menyadarkannya, dengan tangan gemetar dia menandatangani sendiri surat persetujuan operasi. Saat anak-anaknya demam tinggi hingga 40 derajat, Howard tetap tidak menampakkan batang hidungnya. Maya pun menggendong anaknya sendirian ke rumah sakit. Penjagaan selama tiga hari tiga malam, membuatnya sangat letih hingga jatuh pingsan di lorong. Di hari orang tuanya meninggal karena kecelakaan, Howard masih tidak ada. Ketika dia membawa pulang kotak abu kedua orang tuanya, pamannya langsung menamparnya dan mencaci-maki dirinya yang tidak becus menjaga hati suami. Akibatnya, orang tuanya meninggal dengan tidak tenang karena menantu mereka tidak hadir di saat terakhir. Hingga pada usia lima puluh delapan tahun, kanker stadium akhir merenggut sisa hidupnya.
4.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 95 kali sebagai kotoran mata seperti benang
Baca
+Pustaka
Menghadapi Kematian di Depan Mata

Menghadapi Kematian di Depan Mata

Aku mengalami kram menstruasi dan memesan obat pereda nyeri. Di aplikasi, pengantarnya tertulis seorang pengendara wanita, tapi yang datang ternyata seorang pria mabuk. Kali ini, aku tidak menelepon dua kakakku untuk meminta bantuan. Langsung saja aku melapor ke polisi. Di kehidupan sebelumnya, kedua kakakku bukan hanya memanggil semua pengawal pribadi yang ada, tetapi mereka sendiri juga buru-buru kembali. Akibatnya, mereka melewatkan drama panggung yang dimainkan oleh adik angkat mereka. Adik angkat mereka begitu sedih hingga dia menusukkan tombak mainan ke dirinya sendiri di atas panggung dan membuat dirinya terluka parah. Kedua kakakku mencoba menghiburku, "Jangan merasa bersalah. Setidaknya kamu tetap selamat." Namun, di balik itu, mereka mengikatku dan menyerahkanku kepada sekelompok pria mabuk. "Cuma pria mabuk, 'kan? Kamu bisa mengusirnya sendiri. Kenapa harus manggil kami? Sekarang lihat akibatnya. Kalau Hilda meninggal, kamu juga jangan berharap bisa hidup!" Ketika aku membuka mata lagi, aku kembali ke hari di mana pria mabuk itu mengetuk pintuku. Kali ini, aku tidak menelepon mereka. Mereka akhirnya bisa menyaksikan drama panggung adik angkat mereka, memberi dukungan dan semangat. Namun, setelah drama itu selesai, mereka malah menyesal.
7.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 221 kali sebagai kotoran mata seperti benang
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
50
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status