PERJAKA NEXT LEVEL
Jangankan buntalan kapas sintetis itu, dinding saja sampai terasa berguncang.
Mau tidak mau Nobu bangun juga. Menggosok mata yang masih berat. Tangannya otomatis meraba meja samping tempat tidur, mengambil kacamata, lalu memakainya.
Dunia langsung jadi kabut. Semuanya buram, bercak-bercak, seperti melihat lewat kaca yang berembun parah. Ia melepas kacamata, menggosok mata kuat-kuat, lalu memakainya lagi.