KEMBALINYA SANG PEWARIS TRILIUNER
bisiknya lembut, “kapan kau akan memberi tahu mereka? Bahwa ketiga anakmu: Darren, Kirana, dan Nadin sebenarnya adalah darahku, bukan darah mendiang suamimu?”
Senyum kecil terbit di bibir Rukmini, penuh keanggunan dan kelicikan. “Sabar, sayang. Waktu itu akan datang. Tapi belum sekarang. Dunia belum siap mendengar kebenaran itu.”
Rafael menatapnya lama. “Kau sungguh luar biasa, Rukmini. Kau menikahi musuh lamaku, mencuri perusahaannya, dan melahirkan anak-anakku di bawah namanya sendiri.”