Semalam Bersamamu
Aldrich Candratri suaka menua bersamamu liriknonton surga bersamamupegang tangankulirik masih denganmu
Aku enggak tahan untuk diam ketika dia justru memainkan jemari pada setiap lekuk yang terbentuk di dadaku.
"Enggak ada waktu yang lain. Enggak ada jarak lagi. Enggak ada orang lain. Cukup. Kamu harus membayar satu malam yang telah mengubahku sampai sejauh ini." Anggaplah kali ini aku egois dengan menarik kedua tangan yang bertaut di atas kepala.
Sara berada tepat di bawahku, terpejam. Sesaat dia sempat tersenyum mendengar kalimatku. Tanpa perlawanan mengikuti permainan. Aku menekannya dengan segenap rasa.