Cinta Posesif Mina
Bukan karena cinta, melainkan nafsu sebagai candu penetral rindu.
"Sena, kamu pecinta terbaikku dalam hidup. Tiada yang lebih kurindukan selain berduaan denganmu. Namun, cerita kita harus cukup sampai di sini."
Vhera mengucapkan kalimat terakhirnya, sebelum benar-benar pergi meninggalkan Sena. Hati Sena hancur, langit di atas kepalanya seakan runtuh, pandangan matanya buyar. Dia berpikir, apakah sakit seperti ini yang dirasakan Mina, hingga membuatnya pingsan setiap kali mendengar kata perpisahan.
Hot Chapters