Gadis Pemuas Tuan Mahen
Malamnya, setelah Mahesa tertidur, Arleta masih memikirkan kotak musik itu.
Ada sesuatu yang terasa ganjil, seolah kotak itu menyimpan cerita yang belum terungkap.
Ia membuka kotak musik sekali lagi, memutar melodinya, dan memperhatikan ukirannya dengan lebih seksama.
“Mahen, lihat ini,” panggil Arleta sambil menunjuk bagian bawah kotak musik. Ada inisial yang terukir di sana: A.M.
Mahen, yang sedang membaca di sofa, mendekat dan memandangi ukiran itu. “A.M.? Apa itu berarti namamu?” tanyanya sambil mengerutkan dahi.
Hot Chapters