Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Mencintai Pacar Sahabatku

Mencintai Pacar Sahabatku

Dengan buru-buru melepas tautan bibirnya. Dany yang tadinya memejamkan mata, segera membuka matanya dan menoleh ke arah dimana pemuda di depannya ini mengarahkan pandangannya. "Wow.. Sorry gue pura-pura gak tahu nih." Ucap Anggara yang telah membuka kacamata, dan kini menutup matanya dengan kedua tangannya. Dia berjalan menuju gitar listrik yang ada di ruangan itu. Kemudian memainkannya tanpa memperdulikan dua orang yang berada di tempat yang sama.
104.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 117 kali sebagai kunci gitar angga candra
Baca
+Pustaka
Obsesi Tuan Muda Candra

Obsesi Tuan Muda Candra

Candra mengangguk, matanya tertuju pada foto-foto yang terpampang di dinding lobi—Hasan yang kini menjadi instruktur musik untuk anak-anak, Rudi yang sedang membacakan cerita di acara literasi nasional, Maria dari Raja Ampat yang sedang mengajar ibu-ibu menggambar, dan Joko dari Fakfak yang menunjukkan hasil panen pertanian bersama keluarganya. "Saat aku pertama kali bertemu denganmu, aku berpikir obsesiku akan membuatku hancur selamanya," kata Candra dengan lembut. "Kamu yang mengajarkanku bahwa rasa sakit bisa menjadi bahan untuk menciptakan sesuatu yang indah." Lina tersenyum. "Kita saling menyelamatkan, Candra. Dan kini kita melihat hasilnya—setiap orang yang kita bantu menjadi pelita ba
10606 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 18 kali sebagai kunci gitar angga candra
Baca
+Pustaka
Para Pencari Kunci

Para Pencari Kunci

Sero terus mengetik dan hanya kedip-kedip samar (tanda sandi salah) yang keluar dari mesin. Aku menyetor angka 8-2-8 tapi gagal. Lalu kami kombinasikan berbagai macam angka yang mungkin terpikir olej para penjaga untuk dipakai. 7-2-9. 8-5-7. 4-4-4. 8-9-8. 1-1-2. 3-3-3. -9-0-0. Semuanya salah. Tak ada jalan keluar dan anak kunci yang boleh meloloskan mesin pin ini demi mendorong engsel pintu. Lututku lemas, dadaku sesak membayangkan akan kembali ke gedung utama. Namun Sero terus mencurah isi kepala demi membongkar sandi rahasia mesin pin.
3.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 149 kali sebagai kunci gitar angga candra
Baca
+Pustaka
Tetanggaku Kesakitan Tiap Malam

Tetanggaku Kesakitan Tiap Malam

Hampir empat kali aku merapikannya. Tanpa mengatakan apa pun, aku mendekati kotak itu. Mataku melebar melihat ada gembok di sana. Buru-buru aku mengeluarkan kunci dari kantong celana. "Itu kunci apa, Bi?" tanya Angga sambil mendekatiku. Aku memasukkan kunci itu. Ceklek! Yes! Ini yang aku tunggu-tunggu. Petunjuk dari Pia! *** Jangan lupa like dan komen, yaa.
1017.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 461 kali sebagai kunci gitar angga candra
Baca
+Pustaka
BUKAN MEMPELAI IMPIAN

BUKAN MEMPELAI IMPIAN

Sentuhan itu singkat, tapi cukup membuat pria itu terdiam. Bayangan tubuh Dania saat bersamanya berkelebat di pikiran Angga. Sejenak, ia mencoba menepisnya, tapi tubuhnya tak sepenuhnya patuh. Ada sisa rasa yang ia tahu tidak seharusnya muncul. "Kamu jalan-jalan sebentar. Aku tutup toko ini," ucap Angga tiba-tiba sambil mengambil kunci dari meja. Dania mengangkat alis. "Serius mau tutup?"
1038.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.5K kali sebagai kunci gitar angga candra
Baca
+Pustaka
Kelana Penyintas Waktu

Kelana Penyintas Waktu

pinta Rinjani, pada pria yang tengah menyetem gitar. Hadrian mendekatkan mikrofon ke bibirnya, lalu dia berkata, "Mas Linggha Atthaya Pangestu pada gitar. Mas Giandra Ardianto pada bas. Mas Trevor Aryeswara pada keyboard. Mas Arrivan Qais Latief, pemain saksofon kita."
101.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 43 kali sebagai kunci gitar angga candra
Baca
+Pustaka
Jerat Obsesi Masa Laluku.

Jerat Obsesi Masa Laluku.

“Kamu gelap-gelapan begini, Ki? Bukannya kamu takut gelap!” Angga mengeluarkan ponsel dari dalam saku jas, menyalakan senter lalu membuka perlahan pintu. Setelah menutup rapat, dia kembali melangkah ke arah kamar Kinanti. Angga hafal betul seluk-beluk rumah kecil Kinanti, bahkan dia tahu di mana letak kamar Kinanti.
101.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 57 kali sebagai kunci gitar angga candra
Baca
+Pustaka
Rahasia di Malam Pertama: Istri Perawan Disangka Janda

Rahasia di Malam Pertama: Istri Perawan Disangka Janda

Pria itu masih duduk dengan tenang, tetapi sorot matanya tidak pernah benar-benar lepas dari Angga yang kini menggenggam ponsel di tangannya. Layar yang sejak tadi menyala masih memperlihatkan satu nama yang begitu dikenali oleh keduanya. (Miss M.) "Angkat," ucap Garendra sekali lagi dengan nada datar. "Jangan membuatnya curiga." Angga mengembuskan napas pelan. Ada keraguan yang sempat melintas di wajahnya, tetapi ia tahu tidak memiliki pilihan lain. Jemarinya segera menekan tombol hijau, lalu mengaktifkan pengeras suara dengan gerakan yang begitu halus hingga seolah tidak disengaja.
9.9141.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 5.1K kali sebagai kunci gitar angga candra
Tampilkan Ulasan (74)
Baca
+Pustaka
Jw Hasya
Hi pembacaku, mohon maaf sebelumnya, mungkin ada pembaca yang punya nomor lamaku. Maaf, nomor itu sudah hilang beserta ponselnya, jadi untuk yang ada keperluan, bisa hubungi othor ke akun ig @jw_hasya. tks. love love untuk Kelen semua.
Hesti Dhania
yang suka sama alur cerita plot twist bisa bgt sih baca novel ini, bakal gayangka klok alur ceritanya bakal banyak boomnya. sisi gelap Garendra dan sisi lain Arumi seolah dikupas tuntas sih ini. tapi aku suka banget sama karakter Angga. jujurly awalnya kukira Angga tuh jahat kan kebanyakan gitu.
Baca Semua Ulasan
Armaya Dvyendu Paksha

Armaya Dvyendu Paksha

ucap Chandra membuat tergelak. "Ntar Dy. Aku punya lagu menarik nih. Semoga nggak salah nada, 2 minggu aku belajar. Sampai di ketawain Azriel sama Gerald,"ucap Chandra memetik gitar membuat ku fokus dengan alunan yang tercipta. Kau seperti nyanyian dalam hatiku Yang memanggil rinduku padamu Seperti udara yang kuhela kau selalu ada
103.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 94 kali sebagai kunci gitar angga candra
Baca
+Pustaka
Menantu Sultan

Menantu Sultan

Kuanggukkan kepala, Angga menggeleng sambil tersenyum “Enggak kak, sekarang aku di rumah aja. Aku daftar paket C, mau lanjutin sekolah aja kayak yang kak Citra bilang.” “Bagus, memang begitu harusnya. Sayang sama masa depan kamu kalau jadi anak jalanan, sia-sia nantinya.” Angga hanya tersenyum simpul, lalu meminta izin untuk mencicipi suguhanku. “Anu, aku boleh minta nomor baru kak Citra enggak kak? Soalnya nomor yang lama kok enggak bisa kuhubungi ya..”
1020.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 806 kali sebagai kunci gitar angga candra
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status