Terjebak Hasrat Terlarang Tetanggaku
“Tadi pagi, waktu kamu main gitar, Mama sampai nangis. Aku nggak pernah lihat Mama sebahagia itu sejak Papa meninggal.”
Fahmi mengusap punggung tangan Rina dengan ibu jarinya. “Aku serius, Rin, aku sangat menyukai lagu Gun N’ Roses itu. Dan aku bisa melihat betapa berartinya lagu itu bagi Mama kamu. Aku hanya ingin Mama kamu merasa nyaman. Aku nggak bermaksud memanipulasi. Papaku juga suka dengan band itu, dan ….” Ia menjeda kalimatnya. Membuat Rina menunggu lanjutan katanya.
“Dan … apa?”