Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Who Am I: Past Lives

Who Am I: Past Lives

Rino menatapnya dari perbatasan ruang keluarga dan dapur yang sekaligus terdapat meja makan. Lucy duduk di kursi, memandangi ke bawah kursi di ujung meja. Bekas di mana darahnya seharusnya ada. Lucy duduk di kursi yang hanya diberi cat pelapis, sehingga warnanya terlihat natural, enam kursi dengan satu meja putih berukuran dua kali 1 meter.
2.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 75 kali sebagai kursi ruang keluarga
Baca
+Pustaka
Kami Bisa Tanpamu Mas

Kami Bisa Tanpamu Mas

Ada juga telivisi berlayar datar yang ukurannya cukup besar, selain itu di pojok-pojok ruangan berdiri kokoh guci-guci yang terlihat mahal. Terdapat pula lukisan dan foto-foto keluarga yang ku taksir adalah keluarga ibu Rosmalia, masuk ke ruang tengah, ada sebuah meja makan besar yang di kelilingi kursi berjumlah delapan buah, sepertinya bu Rosmalia memiliki keluarga yang besar, terbukti dari jumlah kursi makannya.
1061.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.3K kali sebagai kursi ruang keluarga
Baca
+Pustaka
Perjalanan Waktu Istri yang Dikhianati

Perjalanan Waktu Istri yang Dikhianati

Tapi, Pak Doni bisa bekerja sama. Keduanya masuk ke dalam rumah. 4 kursi dengan rangka jati berbentuk menggelembung dan padat, punggung dan dudukan dari rotan. Meja marmer bulat di tengah. Sementara di kiri mereka terdapat pintu 2 sisi yang terbuka.
102.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 85 kali sebagai kursi ruang keluarga
Baca
+Pustaka
KETIKA ISTRI LELAH BERTAHAN

KETIKA ISTRI LELAH BERTAHAN

Dari mulai busana yang digunakan yang terlihat lebih spesial, serta dekorasi ruangan yang menambah kesan sakral kali ini. Ruang tamu hingga ruang keluarga rumah Ayah Dayat disulap menjadi aula dengan dekorasi simpel namun terlihat menawan. Di tengah-tengah ruangan terdapat sebuah meja persegi panjang dikelilingi kursi bersarung dengan warna putih tulang.
10150.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 5.0K kali sebagai kursi ruang keluarga
Baca
+Pustaka
The Memories (BAHASA)

The Memories (BAHASA)

Hafid mengingatkan, masih dengan posisi rebahannya di sofa. Mereka sedang di ruang keluarga Azra di lantai dua. Ruangan yang dikelilingi kamar - kamar itu oleh Mama dan Papa memang sengaja difungsikan untuk memaksimalkan kebersamaan keluarga mereka. Ada Home theater, mini library dan PS 5 di sana. Sofa - sofa empuk dan karpet juga tersedia untuk bersantai. Setelah menyapa Icha, Mama pamit untuk balik ke kantor sebentar karena ada urusan mendadak. Azra menegur tadi, seharusnya tunggu aja sampe jam pulang daripada Mama bolak balik gini.
1012.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 478 kali sebagai kursi ruang keluarga
Baca
+Pustaka
Cinta di Kursi Roda

Cinta di Kursi Roda

Pagi itu, Raka duduk di ruang keluarga dengan orang tuanya. Mereka mengelilingi meja makan, namun pembicaraan kali ini terasa berbeda. Di meja yang biasanya dipenuhi canda dan obrolan ringan, kini ada percakapan serius yang menggantung di udara, penuh dengan harapan dan kekhawatiran.
1.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 68 kali sebagai kursi ruang keluarga
Baca
+Pustaka
Priaku di Kursi Roda

Priaku di Kursi Roda

Terlebih pada pria yang duduk di kursi roda, aku sangat membencinya. "Ngapain? Lo pikir gue datang kemari buat ngabisin malam pertama bareng lo? Ck, gak usah berharap banyak. Inget ini cuman pernikahan kontrak." Tanganku terkepal kuat mendengar penuturan pria kursi roda itu. Dasar orang kaya! Memangnya aku tak punya hati apa? Memang benar orang yang banyak hartanya pasti takpunya hati.
102.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 106 kali sebagai kursi ruang keluarga
Baca
+Pustaka
Penguasa Negeri Jin

Penguasa Negeri Jin

Jin Muka Seribu memberi nama ruang pertemuan besar ini sebagai Ruang Seribu Kehormatan. Ruang segi enam itu dipenuhi dengan ratusan kursi- kursi yang memiliki warna sesuai dengan warna dinding di belakangnya. Di sebelah depan setiap baris- an kursi sudah terhidang berbagai makanan dan mi- numan yang lezat-lezat. Semua tamu memasuki ruangan pertemuan lewat pintu gerbang satu-satunya yang terletak di dinding warna merah. Puluhan gadis cantik menyambut kedatangan para tetamu dan mengantarkan mereka ke tempat duduk masing-masing. Agaknya sudah diatur demikian rupa di kursi warna apa setiap tamu dipersilahkan duduk. Di antara para tamu ada yang ingin memilih kursi sendiri, tetapi dengan ramah dan
1031.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 694 kali sebagai kursi ruang keluarga
Baca
+Pustaka
PERNIKAHAN PELUNAS HUTANG

PERNIKAHAN PELUNAS HUTANG

Ruang keluarga di rumah Cakra terasa berbeda. Sofa coklat tua yang biasa jadi rebutan cucu-cucu, hari ini seolah menjadi barisan kursi para dewasa yang menunggu dengan tegang. Mereka saling berbisik, mencari tahu apa yang sebenarnya ingin disampaikan Cakra. Sebagian besar dari mereka tidak tahu apa yang terjadi, sementara yang sudah tahu hanya diam dan tidak berani berspekulasi.
9.99.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 310 kali sebagai kursi ruang keluarga
Tampilkan Ulasan (35)
Baca
+Pustaka
UmiLily
Cerita yang diawali konflik berat, tapi dibacanya tetap terasa ringan. Bahasanya ngalir meskipun ada beberapa typo. Salah satu bacaan on going yang menemani hari-hariku belakangan ini. Semangat nulis ya Kak An
LilyAnnie
Alhamdulillah sudah tamat. Terima kasih buat kalian yang sudah membersamai cerita ini selama beberapa bulan. terima kasih untuk segala dukungannya dan mohon maaf bila banyak kurangnya ya ... sampai jumpa di tulisan saya berukut
Baca Semua Ulasan
JIKA CINTA INI SALAH

JIKA CINTA INI SALAH

katanya sambil pergi. Gayatri menghela nafas panjang. Mengunci pintu rumahnya lalu masuk ke dalam. Tawa riang keluarga mereka nampak tergambar jelas di pikiran Gayatri, termasuk candaan Prayogi yang selalu mesra untuknya, sebelum kejadian itu. Dihempaskannya pantatnya di kursi ruang tamu yang sudah takk nyaman diduduki. Mereka memang membeli kursi iru dari penjual kursi bekas. Karana termakan usia, sudah banyak yang jebol. Untuk memperbaikinya sampai kini mereka tak mampu. “Assalamualaikum!” terdengar dua suara bengucapkan salam. Gayatri terkejut dengan kedua buah hatinya yang siang-siang sudah datang dari sekolah.
1015.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 487 kali sebagai kursi ruang keluarga
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status